Addressing Implementation Challenges of Minimum Service Standards in Local Government Using Soft System Methodology: A Case Study of Bekasi City, Indonesia

Minimum Service Standards (MSS) are specific provisions that must be fulfilled by local governments as a concurrent obligation targeted to reach 100% every year. However, as of 2023, Bekasi City has not achieved the set targets. The MSS Service Quality Achievement Index in Bekasi City is still relat...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Maharina Desimaria, Amy Yayuk Sri Rahayu, Junarti Junarti, Reni Novia
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Muhammadiyah Tangerang 2024-10-01
Series:Nyimak: Journal of Communication
Online Access:https://jurnal.umt.ac.id/index.php/nyimak/article/view/11410
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850195710743412736
author Maharina Desimaria
Amy Yayuk Sri Rahayu
Junarti Junarti
Reni Novia
author_facet Maharina Desimaria
Amy Yayuk Sri Rahayu
Junarti Junarti
Reni Novia
author_sort Maharina Desimaria
collection DOAJ
description Minimum Service Standards (MSS) are specific provisions that must be fulfilled by local governments as a concurrent obligation targeted to reach 100% every year. However, as of 2023, Bekasi City has not achieved the set targets. The MSS Service Quality Achievement Index in Bekasi City is still relatively low, with all 6 MSS falling under the "Unfinished" category. This indicates problems in MSS implementation, including issues related to policy, planning, budgeting, and execution involving policymakers, implementers, and service recipients. This study aims to map the challenges in implementing MSS in Bekasi using Soft System Methodology (SSM) analysis and provide recommendations for addressing the identified issues. This research adopts a qualitative approach with action research methodology. Data collection techniques include analyzing relevant documents to understand the problem situation and conducting SSM's seven stages of analysis. This study contributes to the literature by applying SSM to understand and enhance policy implementation at the local level, which can be adapted to similar contexts in neighboring Malaysia and Singapore. The findings serve as a reference for improving MSS implementation and enhancing public service quality. Keywords: Minimum Service Standards, Soft System Methodology, policy implementation, Bekasi City   Abstrak Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah sebagai kewajiban bersama yang ditargetkan mencapai 100% setiap tahun. Namun, hingga tahun 2023, Kota Bekasi belum mencapai target yang ditetapkan. Indeks Pencapaian Kualitas Layanan SPM di Kota Bekasi masih tergolong rendah, di mana dari 6 SPM, semuanya berada dalam kategori belum tercapai. Hal ini menunjukkan adanya permasalahan dalam implementasi SPM, baik dari aspek kebijakan, perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan yang melibatkan aktor-aktor kebijakan, pelaksana, dan penerima layanan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan permasalahan dalam penerapan SPM di Kota Bekasi menggunakan analisis Soft System Methodology (SSM) serta memberikan rekomendasi untuk tindak lanjut dari permasalahan yang telah dipetakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode action research. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memahami dokumen-dokumen terkait untuk memberikan gambaran situasi masalah dan melakukan analisis dengan menerapkan tujuh tahapan SSM. Hasil penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan menerapkan SSM untuk memahami dan meningkatkan implementasi kebijakan di tingkat lokal, yang dapat diadaptasi di sistem serupa seperti Malaysia dan Singapura. Temuan ini dapat digunakan sebagai acuan untuk memperbaiki implementasi SPM dan meningkatkan kualitas layanan publik. Kata Kunci: Standar Pelayanan Minimal, Soft System Methodology, implementasi kebijakan, Kota Bekasi
format Article
id doaj-art-e874ab3c88e0427783b66bd16e6c5340
institution OA Journals
issn 2580-3808
2580-3832
language English
publishDate 2024-10-01
publisher Universitas Muhammadiyah Tangerang
record_format Article
series Nyimak: Journal of Communication
spelling doaj-art-e874ab3c88e0427783b66bd16e6c53402025-08-20T02:13:41ZengUniversitas Muhammadiyah TangerangNyimak: Journal of Communication2580-38082580-38322024-10-018226128210.31000/nyimak.v8i2.114105152Addressing Implementation Challenges of Minimum Service Standards in Local Government Using Soft System Methodology: A Case Study of Bekasi City, IndonesiaMaharina Desimaria0Amy Yayuk Sri Rahayu1Junarti Junarti2Reni Novia3Faculty of Administrative Sciences, Institute Of Islamic Banking And Finance, University of IndonesiaFaculty of Administrative Sciences, Institute Of Islamic Banking And Finance, University of IndonesiaInternational Of Islamic University Malaysia, MalaysiaInstitut Bisnis Muhammadiyah BekasiMinimum Service Standards (MSS) are specific provisions that must be fulfilled by local governments as a concurrent obligation targeted to reach 100% every year. However, as of 2023, Bekasi City has not achieved the set targets. The MSS Service Quality Achievement Index in Bekasi City is still relatively low, with all 6 MSS falling under the "Unfinished" category. This indicates problems in MSS implementation, including issues related to policy, planning, budgeting, and execution involving policymakers, implementers, and service recipients. This study aims to map the challenges in implementing MSS in Bekasi using Soft System Methodology (SSM) analysis and provide recommendations for addressing the identified issues. This research adopts a qualitative approach with action research methodology. Data collection techniques include analyzing relevant documents to understand the problem situation and conducting SSM's seven stages of analysis. This study contributes to the literature by applying SSM to understand and enhance policy implementation at the local level, which can be adapted to similar contexts in neighboring Malaysia and Singapore. The findings serve as a reference for improving MSS implementation and enhancing public service quality. Keywords: Minimum Service Standards, Soft System Methodology, policy implementation, Bekasi City   Abstrak Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah sebagai kewajiban bersama yang ditargetkan mencapai 100% setiap tahun. Namun, hingga tahun 2023, Kota Bekasi belum mencapai target yang ditetapkan. Indeks Pencapaian Kualitas Layanan SPM di Kota Bekasi masih tergolong rendah, di mana dari 6 SPM, semuanya berada dalam kategori belum tercapai. Hal ini menunjukkan adanya permasalahan dalam implementasi SPM, baik dari aspek kebijakan, perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan yang melibatkan aktor-aktor kebijakan, pelaksana, dan penerima layanan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan permasalahan dalam penerapan SPM di Kota Bekasi menggunakan analisis Soft System Methodology (SSM) serta memberikan rekomendasi untuk tindak lanjut dari permasalahan yang telah dipetakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode action research. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memahami dokumen-dokumen terkait untuk memberikan gambaran situasi masalah dan melakukan analisis dengan menerapkan tujuh tahapan SSM. Hasil penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan menerapkan SSM untuk memahami dan meningkatkan implementasi kebijakan di tingkat lokal, yang dapat diadaptasi di sistem serupa seperti Malaysia dan Singapura. Temuan ini dapat digunakan sebagai acuan untuk memperbaiki implementasi SPM dan meningkatkan kualitas layanan publik. Kata Kunci: Standar Pelayanan Minimal, Soft System Methodology, implementasi kebijakan, Kota Bekasihttps://jurnal.umt.ac.id/index.php/nyimak/article/view/11410
spellingShingle Maharina Desimaria
Amy Yayuk Sri Rahayu
Junarti Junarti
Reni Novia
Addressing Implementation Challenges of Minimum Service Standards in Local Government Using Soft System Methodology: A Case Study of Bekasi City, Indonesia
Nyimak: Journal of Communication
title Addressing Implementation Challenges of Minimum Service Standards in Local Government Using Soft System Methodology: A Case Study of Bekasi City, Indonesia
title_full Addressing Implementation Challenges of Minimum Service Standards in Local Government Using Soft System Methodology: A Case Study of Bekasi City, Indonesia
title_fullStr Addressing Implementation Challenges of Minimum Service Standards in Local Government Using Soft System Methodology: A Case Study of Bekasi City, Indonesia
title_full_unstemmed Addressing Implementation Challenges of Minimum Service Standards in Local Government Using Soft System Methodology: A Case Study of Bekasi City, Indonesia
title_short Addressing Implementation Challenges of Minimum Service Standards in Local Government Using Soft System Methodology: A Case Study of Bekasi City, Indonesia
title_sort addressing implementation challenges of minimum service standards in local government using soft system methodology a case study of bekasi city indonesia
url https://jurnal.umt.ac.id/index.php/nyimak/article/view/11410
work_keys_str_mv AT maharinadesimaria addressingimplementationchallengesofminimumservicestandardsinlocalgovernmentusingsoftsystemmethodologyacasestudyofbekasicityindonesia
AT amyyayuksrirahayu addressingimplementationchallengesofminimumservicestandardsinlocalgovernmentusingsoftsystemmethodologyacasestudyofbekasicityindonesia
AT junartijunarti addressingimplementationchallengesofminimumservicestandardsinlocalgovernmentusingsoftsystemmethodologyacasestudyofbekasicityindonesia
AT reninovia addressingimplementationchallengesofminimumservicestandardsinlocalgovernmentusingsoftsystemmethodologyacasestudyofbekasicityindonesia