Karakter Biokimia dan Profil Protein Yogurt Kambing PE Difermentasi Bakteri Asam Laktat (BAL)

Yogurt merupakan salah satu makanan fermentasi dari susu dengan penambahan Bakteri Asam Laktat (BAL). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakter biokimia dan profil protein yogurt kambing PE difermentasi BAL. Susu kambing dan sapi di perah pada pagi hari dan dibagi menjadi 5 golongan: susu...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Lulus K Khoiriyah, Fatchiyah Fatchiyah
Format: Article
Language:English
Published: University of Brawijaya 2013-06-01
Series:Journal of Experimental Life Science
Subjects:
Online Access:https://jels.ub.ac.id/index.php/jels/article/view/114
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849732745703456768
author Lulus K Khoiriyah
Fatchiyah Fatchiyah
author_facet Lulus K Khoiriyah
Fatchiyah Fatchiyah
author_sort Lulus K Khoiriyah
collection DOAJ
description Yogurt merupakan salah satu makanan fermentasi dari susu dengan penambahan Bakteri Asam Laktat (BAL). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakter biokimia dan profil protein yogurt kambing PE difermentasi BAL. Susu kambing dan sapi di perah pada pagi hari dan dibagi menjadi 5 golongan: susu segar (sapi dan kambing), susu fermentasi kultur tunggal dengan starter bakteri L. acidophilus, kultur ganda dengan starter bakteri L. acidophilus+S. thermophilus, dan kultur campuran dengan starter komersial (yogurt mix). Protein susu dan yogurt diisolasi dan dimurnikan dengan 5x volume ekstrak buffer lisis (4mM PMSF, 1x PBS, 0,05 % Tween 20) dan diekstraksi dengan sonikasi amplitudo 20%. Separasi pita protein dengan SDS-PAGE discontinous separating gel 15% dan analisis hasil elektroforesis dihitung berat molekulnya berdasarkan protein standar menggunakan Rf. Analisis densitas profil protein menggunakan software Quantity One dan SPSS 15.0. Hasil menunjukkan bahwa pada susu sapi dan kambing segar, kultur tunggal dan ganda, serta yogurt mix ditemukan Κ-casein, β-casein, dan α-S1 casein pada berat molekul antara 30-38 kDa. Sedangkan pada susu kambing segar dan yogurt mix pada berat molekul 36 kDa yaitu α-S2 casein. Secara umum komposisi protein antara susu sapi dan susu kambing adalah sama, tetapi masing-masing memiliki pita protein yang berbeda, sehingga diduga memiliki fungsi yang berbeda pula.
format Article
id doaj-art-d0e0e8827fd54aa5a33f9a4fc73226fc
institution DOAJ
issn 2087-2852
2338-1655
language English
publishDate 2013-06-01
publisher University of Brawijaya
record_format Article
series Journal of Experimental Life Science
spelling doaj-art-d0e0e8827fd54aa5a33f9a4fc73226fc2025-08-20T03:08:16ZengUniversity of BrawijayaJournal of Experimental Life Science2087-28522338-16552013-06-013116https://doi.org/10.21776/ub.jels.2013.003.01.01Karakter Biokimia dan Profil Protein Yogurt Kambing PE Difermentasi Bakteri Asam Laktat (BAL)Lulus K Khoiriyah0Fatchiyah Fatchiyah1Universitas Brawijaya, Malang, IndonesiaUniversitas Brawijaya, Malang, IndonesiaYogurt merupakan salah satu makanan fermentasi dari susu dengan penambahan Bakteri Asam Laktat (BAL). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakter biokimia dan profil protein yogurt kambing PE difermentasi BAL. Susu kambing dan sapi di perah pada pagi hari dan dibagi menjadi 5 golongan: susu segar (sapi dan kambing), susu fermentasi kultur tunggal dengan starter bakteri L. acidophilus, kultur ganda dengan starter bakteri L. acidophilus+S. thermophilus, dan kultur campuran dengan starter komersial (yogurt mix). Protein susu dan yogurt diisolasi dan dimurnikan dengan 5x volume ekstrak buffer lisis (4mM PMSF, 1x PBS, 0,05 % Tween 20) dan diekstraksi dengan sonikasi amplitudo 20%. Separasi pita protein dengan SDS-PAGE discontinous separating gel 15% dan analisis hasil elektroforesis dihitung berat molekulnya berdasarkan protein standar menggunakan Rf. Analisis densitas profil protein menggunakan software Quantity One dan SPSS 15.0. Hasil menunjukkan bahwa pada susu sapi dan kambing segar, kultur tunggal dan ganda, serta yogurt mix ditemukan Κ-casein, β-casein, dan α-S1 casein pada berat molekul antara 30-38 kDa. Sedangkan pada susu kambing segar dan yogurt mix pada berat molekul 36 kDa yaitu α-S2 casein. Secara umum komposisi protein antara susu sapi dan susu kambing adalah sama, tetapi masing-masing memiliki pita protein yang berbeda, sehingga diduga memiliki fungsi yang berbeda pula.https://jels.ub.ac.id/index.php/jels/article/view/114balkaseinsds-pagesusu kambing etawah
spellingShingle Lulus K Khoiriyah
Fatchiyah Fatchiyah
Karakter Biokimia dan Profil Protein Yogurt Kambing PE Difermentasi Bakteri Asam Laktat (BAL)
Journal of Experimental Life Science
bal
kasein
sds-page
susu kambing etawah
title Karakter Biokimia dan Profil Protein Yogurt Kambing PE Difermentasi Bakteri Asam Laktat (BAL)
title_full Karakter Biokimia dan Profil Protein Yogurt Kambing PE Difermentasi Bakteri Asam Laktat (BAL)
title_fullStr Karakter Biokimia dan Profil Protein Yogurt Kambing PE Difermentasi Bakteri Asam Laktat (BAL)
title_full_unstemmed Karakter Biokimia dan Profil Protein Yogurt Kambing PE Difermentasi Bakteri Asam Laktat (BAL)
title_short Karakter Biokimia dan Profil Protein Yogurt Kambing PE Difermentasi Bakteri Asam Laktat (BAL)
title_sort karakter biokimia dan profil protein yogurt kambing pe difermentasi bakteri asam laktat bal
topic bal
kasein
sds-page
susu kambing etawah
url https://jels.ub.ac.id/index.php/jels/article/view/114
work_keys_str_mv AT luluskkhoiriyah karakterbiokimiadanprofilproteinyogurtkambingpedifermentasibakteriasamlaktatbal
AT fatchiyahfatchiyah karakterbiokimiadanprofilproteinyogurtkambingpedifermentasibakteriasamlaktatbal