Penilaian Sifat Fisik Daging Kerbau dengan Variasi Lama Perendaman dalam Ekstrak Bonggol Nanas

Latar Belakang: Daging kerbau mengandung protein 20-23,3%, memiliki warna yang lebih gelap dibanding daging sapi, lemak kerbau berwarna lebih putih dengan kadar lemak daging lebih rendah, tekstur daging liat, memiliki serat yang lebih besar,  kasar, dan padat. Nanas mengandung enzim bromelin, sumbe...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Erdina Chyntia Br Barus, Olfa Mega, Indra Sulaksana
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Jambi 2025-05-01
Series:Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan
Subjects:
Online Access:https://online-journal.unja.ac.id/jiip/article/view/36471
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850280332683640832
author Erdina Chyntia Br Barus
Olfa Mega
Indra Sulaksana
author_facet Erdina Chyntia Br Barus
Olfa Mega
Indra Sulaksana
author_sort Erdina Chyntia Br Barus
collection DOAJ
description Latar Belakang: Daging kerbau mengandung protein 20-23,3%, memiliki warna yang lebih gelap dibanding daging sapi, lemak kerbau berwarna lebih putih dengan kadar lemak daging lebih rendah, tekstur daging liat, memiliki serat yang lebih besar,  kasar, dan padat. Nanas mengandung enzim bromelin, sumber vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan dan kandungan serat yang tinggi. Perendaman daging kerbau dalam esktrak bonggol nanas dilakukan untuk memperbaiki kualitas fisik daging. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh perendaman daging kerbau dalam esktrak bonggol nanas terhadap nilai pH, daya ikat air, dan susut masak. Metode: Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuannya adalah daging kerbau tanpa perendaman dalam ekstrak bonggol nanas (P0), daging kerbau dengan perendaman dalam ekstrak bonggol nanas selama 15 menit (P1), 30 menit (P2), 45 menit (P3), dan 60 menit (P4). Konsentrasi ekstrak bonggol nanas adalah 20% (v/v). Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai pH, daya ikat air , dan susut masak. Kisaran nilai pH yang diperoleh adalah 5,82–6,19, daya ikat air 20,14%–24,86%, dan susut masak  35,82%–39,77%, dengan rata-rata nilai pH, daya ikat air dan susut masak berturut-turut adalah sebesar 5,94;  21,95%, dan 38,66%. Kesimpulan: Perendaman daging kerbau dalam ekstrak bonggol nanas pada konsentrasi 20% sampai  60 menit tidak merubah nilai  pH, daya ikat air dan susut masak.
format Article
id doaj-art-50fb8635371d42deb8532e027bec421e
institution OA Journals
issn 1410-7791
2528-0805
language Indonesian
publishDate 2025-05-01
publisher Universitas Jambi
record_format Article
series Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan
spelling doaj-art-50fb8635371d42deb8532e027bec421e2025-08-20T01:48:47ZindUniversitas JambiJurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan1410-77912528-08052025-05-0128110.22437/jiiip.v28i1.36471Penilaian Sifat Fisik Daging Kerbau dengan Variasi Lama Perendaman dalam Ekstrak Bonggol NanasErdina Chyntia Br Barus0Olfa Mega1Indra Sulaksana2Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas JambiProgram Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas JambiProgram Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi Latar Belakang: Daging kerbau mengandung protein 20-23,3%, memiliki warna yang lebih gelap dibanding daging sapi, lemak kerbau berwarna lebih putih dengan kadar lemak daging lebih rendah, tekstur daging liat, memiliki serat yang lebih besar,  kasar, dan padat. Nanas mengandung enzim bromelin, sumber vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan dan kandungan serat yang tinggi. Perendaman daging kerbau dalam esktrak bonggol nanas dilakukan untuk memperbaiki kualitas fisik daging. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh perendaman daging kerbau dalam esktrak bonggol nanas terhadap nilai pH, daya ikat air, dan susut masak. Metode: Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuannya adalah daging kerbau tanpa perendaman dalam ekstrak bonggol nanas (P0), daging kerbau dengan perendaman dalam ekstrak bonggol nanas selama 15 menit (P1), 30 menit (P2), 45 menit (P3), dan 60 menit (P4). Konsentrasi ekstrak bonggol nanas adalah 20% (v/v). Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai pH, daya ikat air , dan susut masak. Kisaran nilai pH yang diperoleh adalah 5,82–6,19, daya ikat air 20,14%–24,86%, dan susut masak  35,82%–39,77%, dengan rata-rata nilai pH, daya ikat air dan susut masak berturut-turut adalah sebesar 5,94;  21,95%, dan 38,66%. Kesimpulan: Perendaman daging kerbau dalam ekstrak bonggol nanas pada konsentrasi 20% sampai  60 menit tidak merubah nilai  pH, daya ikat air dan susut masak. https://online-journal.unja.ac.id/jiip/article/view/36471bonggol nanasdaging kerbaudaya ikat airpHsusut masak
spellingShingle Erdina Chyntia Br Barus
Olfa Mega
Indra Sulaksana
Penilaian Sifat Fisik Daging Kerbau dengan Variasi Lama Perendaman dalam Ekstrak Bonggol Nanas
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan
bonggol nanas
daging kerbau
daya ikat air
pH
susut masak
title Penilaian Sifat Fisik Daging Kerbau dengan Variasi Lama Perendaman dalam Ekstrak Bonggol Nanas
title_full Penilaian Sifat Fisik Daging Kerbau dengan Variasi Lama Perendaman dalam Ekstrak Bonggol Nanas
title_fullStr Penilaian Sifat Fisik Daging Kerbau dengan Variasi Lama Perendaman dalam Ekstrak Bonggol Nanas
title_full_unstemmed Penilaian Sifat Fisik Daging Kerbau dengan Variasi Lama Perendaman dalam Ekstrak Bonggol Nanas
title_short Penilaian Sifat Fisik Daging Kerbau dengan Variasi Lama Perendaman dalam Ekstrak Bonggol Nanas
title_sort penilaian sifat fisik daging kerbau dengan variasi lama perendaman dalam ekstrak bonggol nanas
topic bonggol nanas
daging kerbau
daya ikat air
pH
susut masak
url https://online-journal.unja.ac.id/jiip/article/view/36471
work_keys_str_mv AT erdinachyntiabrbarus penilaiansifatfisikdagingkerbaudenganvariasilamaperendamandalamekstrakbonggolnanas
AT olfamega penilaiansifatfisikdagingkerbaudenganvariasilamaperendamandalamekstrakbonggolnanas
AT indrasulaksana penilaiansifatfisikdagingkerbaudenganvariasilamaperendamandalamekstrakbonggolnanas