Modifikasi Kaolin Dengan Limbah Kertas Sebagai Adsorben Timbal dan Besi

Pencemaran logam berat seperti Pb dan Fe dapat menimbulkan pencemaran lingkungan yang berdampak pada ekosistem, ekonomi, dan sosial masyarakat. Adsorbsi merupakan salah satu metode untuk mengurangi kadar logam dalam air, salah satunya menggunakan kaolin yang bersumber dari alam. Efisiensi adsorbsi k...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Muhammad Nabil Maulana, Muhammad Geovani Ridwan, Susi Murwani
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Diponegoro University 2022-10-01
Series:Jurnal Ilmu Lingkungan
Subjects:
Online Access:https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/45203
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Pencemaran logam berat seperti Pb dan Fe dapat menimbulkan pencemaran lingkungan yang berdampak pada ekosistem, ekonomi, dan sosial masyarakat. Adsorbsi merupakan salah satu metode untuk mengurangi kadar logam dalam air, salah satunya menggunakan kaolin yang bersumber dari alam. Efisiensi adsorbsi kaolin dapat ditingkatkan dengan modifikasi. Di sisi lain, limbah kertas banyak ditemukan di sekitar lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas, potensi dan pengaruh modifikasi kaolin-kertas sebagai adsorben logam Pb dan Fe pada limbah penyamakan kulit. Pada penelitian ini, sebelum dilakukan modifikasi adsorben, kaolin diaktivasi secara fisika dengan dipanaskan pada suhu 100 °C selama 2,5 jam dan kertas yang diaktivasi dengan larutan NaOH 10% selama 24 Jam, dinetralkan kembali dan dikeringkan pada suhu 60-70°C selama 24 Jam. Modifikasi kaolin-kertas menggunakan perbandingan 1:1, 1:2, 1:3, 1:4, dan 1:8 berupa serbuk yang sudah kering. Pengujian daya adsorben terhadap air limbah menggunakan perbandingan adsorben: limbah = 1:8, kemudian dianalisis menggunakan parameter organoleptik (bau dan warna), pH, padatan terlarut, kadar oksigen, konsentrasi Pb dan Fe. Modifikasi kaolin-kertas 1:8 dapat menurunkan kadar Pb dari 2,47 menjadi 0,02 mg/L dengan efektivitas 99%, dan Fe dari 6,19 menjadi 1,92 mg/L dengan efektivitas 69%, serta efektif untuk parameter yang lain sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai adsorben.
ISSN:1829-8907