EDUKASI PENCEGAHAN KANKER SERVIKS SEDARI DINI DENGAN VAKSINASI HPV BAGI SISWA SDN 44 PADANG
Faktor risiko utama penyebab kanker serviks adalah infeksi Human Pappiloma Virus (HPV). Upaya pencegahan primer yang bisa dilakukan salah satunya vaksinasi HPV yaitu terbukti efektif menurunkan risiko wanita terpajan infeksi HPV. Di Indonesia, Kanker serviks merupakan kanker kedua yang sering terja...
Saved in:
| Main Authors: | , , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Universitas Andalas, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
2025-03-01
|
| Series: | Buletin Ilmiah Nagari Membangun |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://buletinnagari.lppm.unand.ac.id/index.php/bln/article/view/761 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Faktor risiko utama penyebab kanker serviks adalah infeksi Human Pappiloma Virus (HPV). Upaya pencegahan primer yang bisa dilakukan salah satunya vaksinasi HPV yaitu terbukti efektif menurunkan risiko wanita terpajan infeksi HPV. Di Indonesia, Kanker serviks merupakan kanker kedua yang sering terjadi pada perempuan setelah kanker payudara. Provinsi Sumatera Barat termasuk prevalensi tertinggi kanker serviks yaitu peringkat ke dua di Indonesia yaitu sebanyak 2,47 per 1000 penduduk. Pemerintah telah mewajibkan pemberian vaksinasi HPV gratis bagi anak sekolah untuk mencegah kanker serviks dikemudian hari, namun cakupan vaksinasi ini masih rendah karena berbagai stigma anti vaksin, banyaknya penolakan dari orang tua untuk vaksin. Adanya penolakan dan stigma ini adalah kurangnya informasi kepada masyarakat akan efektivitas vaksin HPV. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi dan edukasi kepada sasaran vaksinasi HPV kepada anak sekolah dasar kelas 5 dan 6. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswi sekolah tentang kanker serviks dan pencegahannya dengan edukasi kesehatan. Kegiatan diselenggarakan di SDN 44 Kalumbuk, Padang. Metode dalam pengabdian diawali dengan analisis situasi, persiapan dan perencanaan kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan adalah terjadinya peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 62,5 menjadi 76, 3 dengan rata- rata peningkatan sebanyak 13,8 poin. Kegiatan edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang kanker serviks dan pentingnya vaksinasi HPV. Puskesmas dan sekolah bisa bersinergi terus meningkatkan edukasi kesehatan secara rutin bukan hanya kepada anak saja, juga kepada orang tua murid.
|
|---|---|
| ISSN: | 2622-9978 |