Konsep Pendidikan Islam dan Psikologi Humanistik tentang Potensi Manusia
Bila merujuk kepada berbagai pendapat tentang konsep Islam dan psikologi humanistik ketika berbicara potensi manusia, akan dijumpai beragam pendapat. Pada satu sisi ada yang memandang bahwa konsep yang ditawarkan oleh aliran tersebut tidak bertentangan dengan ajaran Islam, sedang di sisi lain meman...
Saved in:
| Main Authors: | , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup
2021-11-01
|
| Series: | Fokus |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://journal.iaincurup.ac.id/index.php/JF/article/view/3526 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849731564044288000 |
|---|---|
| author | Ratnawati Ratnawati Mirzon Daheri |
| author_facet | Ratnawati Ratnawati Mirzon Daheri |
| author_sort | Ratnawati Ratnawati |
| collection | DOAJ |
| description |
Bila merujuk kepada berbagai pendapat tentang konsep Islam dan psikologi humanistik ketika berbicara potensi manusia, akan dijumpai beragam pendapat. Pada satu sisi ada yang memandang bahwa konsep yang ditawarkan oleh aliran tersebut tidak bertentangan dengan ajaran Islam, sedang di sisi lain memandang bahwa apa yang ditawarkan oleh aliran tersebut bertentangan dengan ajaran Islam. Kelompok pertama, memandang psikologi humanistik mewakili suara Islam. Sementara kelompok yang kedua mengatakan bahwa over optimistik jika menjadikan manusia sebagai penentu tunggal pengembangan sumber daya manusia, sedangkan di dalamnya ada peran Tuhan.
Bertitik tolak perbedaan persepsi ahli tentang hal tersebut, studi ini bermaksud memaparkan informasi normatif deskriptif melalui analisis kritis tentang potensi manusia sehingga dapat dipetakan bagaimana konsep pendidikan Islam dan bagaimana pandangan psikologi humanistik. Dengan itu, diharapkan akan jelas sisi mana dari psikologi humanistik yang sesuai dan benar-benar bertentangan dengan sudut pandang Islam, khususnya dalam melihat potensi manusia.
Konklusi studi ini adalah, dalam perspektif pendidikan Islam, manusia adalah suatu entity yang unik karena memilik potensi melebihi dari makhluk-makhluk yang lain. Salah satu kekhasannya adalah terkait wujudnya yang multi dimensi dan bahkan untuk menciptakannya pernah didialogkan lebih dahulu oleh Allah dengan Malaikat. Sementara mazhab psikologi humanis memandang manusia memiliki kebutuhan serta kecenderungan untuk mengaktualisasikan diri. Kendatipun semua manusia memiliki kemampuan ini, hanya kecil sekali prosentase orang yang berhasil mencapainya.
|
| format | Article |
| id | doaj-art-ee99dc992ce5411a8c679f24612dd0e4 |
| institution | DOAJ |
| issn | 2548-334X 2548-3358 |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2021-11-01 |
| publisher | Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup |
| record_format | Article |
| series | Fokus |
| spelling | doaj-art-ee99dc992ce5411a8c679f24612dd0e42025-08-20T03:08:31ZindInstitut Agama Islam Negeri (IAIN) CurupFokus2548-334X2548-33582021-11-016210.29240/jf.v6i2.3526Konsep Pendidikan Islam dan Psikologi Humanistik tentang Potensi ManusiaRatnawati Ratnawati0Mirzon Daheri1Institut Agama ISlam Negeri CurupInstitut Agama Islam Negeri Curup Bila merujuk kepada berbagai pendapat tentang konsep Islam dan psikologi humanistik ketika berbicara potensi manusia, akan dijumpai beragam pendapat. Pada satu sisi ada yang memandang bahwa konsep yang ditawarkan oleh aliran tersebut tidak bertentangan dengan ajaran Islam, sedang di sisi lain memandang bahwa apa yang ditawarkan oleh aliran tersebut bertentangan dengan ajaran Islam. Kelompok pertama, memandang psikologi humanistik mewakili suara Islam. Sementara kelompok yang kedua mengatakan bahwa over optimistik jika menjadikan manusia sebagai penentu tunggal pengembangan sumber daya manusia, sedangkan di dalamnya ada peran Tuhan. Bertitik tolak perbedaan persepsi ahli tentang hal tersebut, studi ini bermaksud memaparkan informasi normatif deskriptif melalui analisis kritis tentang potensi manusia sehingga dapat dipetakan bagaimana konsep pendidikan Islam dan bagaimana pandangan psikologi humanistik. Dengan itu, diharapkan akan jelas sisi mana dari psikologi humanistik yang sesuai dan benar-benar bertentangan dengan sudut pandang Islam, khususnya dalam melihat potensi manusia. Konklusi studi ini adalah, dalam perspektif pendidikan Islam, manusia adalah suatu entity yang unik karena memilik potensi melebihi dari makhluk-makhluk yang lain. Salah satu kekhasannya adalah terkait wujudnya yang multi dimensi dan bahkan untuk menciptakannya pernah didialogkan lebih dahulu oleh Allah dengan Malaikat. Sementara mazhab psikologi humanis memandang manusia memiliki kebutuhan serta kecenderungan untuk mengaktualisasikan diri. Kendatipun semua manusia memiliki kemampuan ini, hanya kecil sekali prosentase orang yang berhasil mencapainya. https://journal.iaincurup.ac.id/index.php/JF/article/view/3526Pendidikan IslamPsokologi HumanistikPotensi |
| spellingShingle | Ratnawati Ratnawati Mirzon Daheri Konsep Pendidikan Islam dan Psikologi Humanistik tentang Potensi Manusia Fokus Pendidikan Islam Psokologi Humanistik Potensi |
| title | Konsep Pendidikan Islam dan Psikologi Humanistik tentang Potensi Manusia |
| title_full | Konsep Pendidikan Islam dan Psikologi Humanistik tentang Potensi Manusia |
| title_fullStr | Konsep Pendidikan Islam dan Psikologi Humanistik tentang Potensi Manusia |
| title_full_unstemmed | Konsep Pendidikan Islam dan Psikologi Humanistik tentang Potensi Manusia |
| title_short | Konsep Pendidikan Islam dan Psikologi Humanistik tentang Potensi Manusia |
| title_sort | konsep pendidikan islam dan psikologi humanistik tentang potensi manusia |
| topic | Pendidikan Islam Psokologi Humanistik Potensi |
| url | https://journal.iaincurup.ac.id/index.php/JF/article/view/3526 |
| work_keys_str_mv | AT ratnawatiratnawati konseppendidikanislamdanpsikologihumanistiktentangpotensimanusia AT mirzondaheri konseppendidikanislamdanpsikologihumanistiktentangpotensimanusia |