IJTIHÂD PERSPEKTIF MUHAMMAD IBN 'ABD AL-WAHHAB

Perjumpaan antara dunia Muslim dan peradaban sejak abad ke-19 M membawa implikasi berupa ketersisihan hukum Islâm (syarî'ah) dari posisi sentralnya. Ketika dunia Muslim secara politis terlepas dari hegemoni Barat, persoalan yang muncul adalah bagaimana menformulasikan syarî'ah  agar kompat...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Basry Ashari
Format: Article
Language:Arabic
Published: Fakultas Syariah IAIN Madura 2007-09-01
Series:Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial
Subjects:
Online Access:https://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/alihkam/article/view/2620
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849773590214344704
author Basry Ashari
author_facet Basry Ashari
author_sort Basry Ashari
collection DOAJ
description Perjumpaan antara dunia Muslim dan peradaban sejak abad ke-19 M membawa implikasi berupa ketersisihan hukum Islâm (syarî'ah) dari posisi sentralnya. Ketika dunia Muslim secara politis terlepas dari hegemoni Barat, persoalan yang muncul adalah bagaimana menformulasikan syarî'ah  agar kompatibel dengan standar HAM universal. Dalam konteks inilah, An-Na'im menawarkan gagasan evolusi syarî'ah,  sebuah upaya untuk merekonsiliasi ketegangan antara syarî'ah dan HAM universal. Dalam proyek ini, An-Na'im mula-mula membedakan secara kategoris antara syarî'ah historis (Madânîyah) dan syarî'ah moderen(Makkîyah).  Menurutnya, syarî'ah historis sudah tidak relevan lagi untuk menjawab berbagai persoalan kontemporer. Karenanya, melalui teori naskh, ia harus ditangguhkan pemberlakuannya dan diganti dengan syarî'ah moderen yang dinilai dapat memenuhi kebutuhan kontemporer sesuai dengan standar HAM universal.
format Article
id doaj-art-ee360eb4fe824e578545a56a994e5b59
institution DOAJ
issn 1907-591X
2442-3084
language Arabic
publishDate 2007-09-01
publisher Fakultas Syariah IAIN Madura
record_format Article
series Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial
spelling doaj-art-ee360eb4fe824e578545a56a994e5b592025-08-20T03:01:59ZaraFakultas Syariah IAIN MaduraAl-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial1907-591X2442-30842007-09-012217318210.19105/al-lhkam.v2i2.26202620IJTIHÂD PERSPEKTIF MUHAMMAD IBN 'ABD AL-WAHHABBasry AshariPerjumpaan antara dunia Muslim dan peradaban sejak abad ke-19 M membawa implikasi berupa ketersisihan hukum Islâm (syarî'ah) dari posisi sentralnya. Ketika dunia Muslim secara politis terlepas dari hegemoni Barat, persoalan yang muncul adalah bagaimana menformulasikan syarî'ah  agar kompatibel dengan standar HAM universal. Dalam konteks inilah, An-Na'im menawarkan gagasan evolusi syarî'ah,  sebuah upaya untuk merekonsiliasi ketegangan antara syarî'ah dan HAM universal. Dalam proyek ini, An-Na'im mula-mula membedakan secara kategoris antara syarî'ah historis (Madânîyah) dan syarî'ah moderen(Makkîyah).  Menurutnya, syarî'ah historis sudah tidak relevan lagi untuk menjawab berbagai persoalan kontemporer. Karenanya, melalui teori naskh, ia harus ditangguhkan pemberlakuannya dan diganti dengan syarî'ah moderen yang dinilai dapat memenuhi kebutuhan kontemporer sesuai dengan standar HAM universal.https://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/alihkam/article/view/2620evolusi syarî'ahham universalnaskhsyarî'ah historisdan syarî'ah moderen.
spellingShingle Basry Ashari
IJTIHÂD PERSPEKTIF MUHAMMAD IBN 'ABD AL-WAHHAB
Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial
evolusi syarî'ah
ham universal
naskh
syarî'ah historis
dan syarî'ah moderen.
title IJTIHÂD PERSPEKTIF MUHAMMAD IBN 'ABD AL-WAHHAB
title_full IJTIHÂD PERSPEKTIF MUHAMMAD IBN 'ABD AL-WAHHAB
title_fullStr IJTIHÂD PERSPEKTIF MUHAMMAD IBN 'ABD AL-WAHHAB
title_full_unstemmed IJTIHÂD PERSPEKTIF MUHAMMAD IBN 'ABD AL-WAHHAB
title_short IJTIHÂD PERSPEKTIF MUHAMMAD IBN 'ABD AL-WAHHAB
title_sort ijtihad perspektif muhammad ibn abd al wahhab
topic evolusi syarî'ah
ham universal
naskh
syarî'ah historis
dan syarî'ah moderen.
url https://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/alihkam/article/view/2620
work_keys_str_mv AT basryashari ijtihadperspektifmuhammadibnabdalwahhab