Evaluasi Mutu Beton Proyek Pembangunan Gedung di Desa Pesagi Kabupaten Tabanan-Bali
Pekerjaan beton struktural pada Mayakhosa Pesagi Project dalam Pembangunan Gedung Soul Centre Healing & Retreat dikerjakan oleh PT. Karya Laksana Gemilang berdasarkan job mix design yang diterbitkan oleh Politeknik Negeri Bali dengan mutu beton rencana K-225 (f’c=18,68MPa). Analisis diperlukan u...
Saved in:
| Main Authors: | , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Universitas Pendidikan Nasional
2024-04-01
|
| Series: | Jurnal Ilmiah Telsinas |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://journal.undiknas.ac.id/index.php/teknik/article/view/5175 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849402241720516608 |
|---|---|
| author | Eka Partama I Gusti Ngurah Ni Kadek Astariani I Gusti Made Sudika Ni Putu Silvi |
| author_facet | Eka Partama I Gusti Ngurah Ni Kadek Astariani I Gusti Made Sudika Ni Putu Silvi |
| author_sort | Eka Partama I Gusti Ngurah |
| collection | DOAJ |
| description | Pekerjaan beton struktural pada Mayakhosa Pesagi Project dalam Pembangunan Gedung Soul Centre Healing & Retreat dikerjakan oleh PT. Karya Laksana Gemilang berdasarkan job mix design yang diterbitkan oleh Politeknik Negeri Bali dengan mutu beton rencana K-225 (f’c=18,68MPa). Analisis diperlukan untuk mendapatkan informasi mutu beton yang dikerjakan berdasarkan spesimen yang telah disiapkan. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi mutu beton yang dikerjakan berdasarkan SNI 2847:2019 pasal 26.12.3. Evaluasi mutu beton dilakukan berdasarkan 16 spesimen silinder 150x300mm yang disiapkan saat pengecoran, 8 spesimen pada Pelat Timur dan 8 lainnya dari Pelat Barat. Analisis penerimaan mutu beton yang dikerjakan mengacu pada 2 ketentuan dalam standar tersebut. Syarat pertama: mutu beton dapat diterima jika rerata kuat tekan 3 spesimen berurutan tidak boleh kurang dari f’c dan syarat kedua: untuk mutu beton sampai f’c=35MPa setiap spesimen tidak boleh memiliki kuat tekan lebih rendah (f’c-3,5)MPa. Hasil evaluasi menyimpulkan mutu beton hasil pengecoran Pelat Barat memenuhi K-225 sedangkan Pelat Timur tidak memenuhi, yang ditunjukkan oleh 2 spesimen tidak memenuhi kuat tekan yang disyaratkan. Tiga parameter penting untuk mencapai mutu beton yang disyaratkan yaitu: material yang sesuai rancangan, pelaksanaan yang benar dan sumberdaya manusia yang memadai. |
| format | Article |
| id | doaj-art-ec22def548d34ff295418520bdabb3a5 |
| institution | Kabale University |
| issn | 2621-5276 |
| language | English |
| publishDate | 2024-04-01 |
| publisher | Universitas Pendidikan Nasional |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Ilmiah Telsinas |
| spelling | doaj-art-ec22def548d34ff295418520bdabb3a52025-08-20T03:37:34ZengUniversitas Pendidikan NasionalJurnal Ilmiah Telsinas2621-52762024-04-0171748310.38043/telsinas.v7i1.51754437Evaluasi Mutu Beton Proyek Pembangunan Gedung di Desa Pesagi Kabupaten Tabanan-BaliEka Partama I Gusti Ngurah0Ni Kadek Astariani1I Gusti Made Sudika2Ni Putu Silvi3Universitas Ngurah RaiUniversitas Ngurah RaiUniversitas Ngurah RaiUniversitas Ngurah RaiPekerjaan beton struktural pada Mayakhosa Pesagi Project dalam Pembangunan Gedung Soul Centre Healing & Retreat dikerjakan oleh PT. Karya Laksana Gemilang berdasarkan job mix design yang diterbitkan oleh Politeknik Negeri Bali dengan mutu beton rencana K-225 (f’c=18,68MPa). Analisis diperlukan untuk mendapatkan informasi mutu beton yang dikerjakan berdasarkan spesimen yang telah disiapkan. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi mutu beton yang dikerjakan berdasarkan SNI 2847:2019 pasal 26.12.3. Evaluasi mutu beton dilakukan berdasarkan 16 spesimen silinder 150x300mm yang disiapkan saat pengecoran, 8 spesimen pada Pelat Timur dan 8 lainnya dari Pelat Barat. Analisis penerimaan mutu beton yang dikerjakan mengacu pada 2 ketentuan dalam standar tersebut. Syarat pertama: mutu beton dapat diterima jika rerata kuat tekan 3 spesimen berurutan tidak boleh kurang dari f’c dan syarat kedua: untuk mutu beton sampai f’c=35MPa setiap spesimen tidak boleh memiliki kuat tekan lebih rendah (f’c-3,5)MPa. Hasil evaluasi menyimpulkan mutu beton hasil pengecoran Pelat Barat memenuhi K-225 sedangkan Pelat Timur tidak memenuhi, yang ditunjukkan oleh 2 spesimen tidak memenuhi kuat tekan yang disyaratkan. Tiga parameter penting untuk mencapai mutu beton yang disyaratkan yaitu: material yang sesuai rancangan, pelaksanaan yang benar dan sumberdaya manusia yang memadai.https://journal.undiknas.ac.id/index.php/teknik/article/view/5175evaluasi penerimaan mutu betongedung souldesa pesagi |
| spellingShingle | Eka Partama I Gusti Ngurah Ni Kadek Astariani I Gusti Made Sudika Ni Putu Silvi Evaluasi Mutu Beton Proyek Pembangunan Gedung di Desa Pesagi Kabupaten Tabanan-Bali Jurnal Ilmiah Telsinas evaluasi penerimaan mutu beton gedung soul desa pesagi |
| title | Evaluasi Mutu Beton Proyek Pembangunan Gedung di Desa Pesagi Kabupaten Tabanan-Bali |
| title_full | Evaluasi Mutu Beton Proyek Pembangunan Gedung di Desa Pesagi Kabupaten Tabanan-Bali |
| title_fullStr | Evaluasi Mutu Beton Proyek Pembangunan Gedung di Desa Pesagi Kabupaten Tabanan-Bali |
| title_full_unstemmed | Evaluasi Mutu Beton Proyek Pembangunan Gedung di Desa Pesagi Kabupaten Tabanan-Bali |
| title_short | Evaluasi Mutu Beton Proyek Pembangunan Gedung di Desa Pesagi Kabupaten Tabanan-Bali |
| title_sort | evaluasi mutu beton proyek pembangunan gedung di desa pesagi kabupaten tabanan bali |
| topic | evaluasi penerimaan mutu beton gedung soul desa pesagi |
| url | https://journal.undiknas.ac.id/index.php/teknik/article/view/5175 |
| work_keys_str_mv | AT ekapartamaigustingurah evaluasimutubetonproyekpembangunangedungdidesapesagikabupatentabananbali AT nikadekastariani evaluasimutubetonproyekpembangunangedungdidesapesagikabupatentabananbali AT igustimadesudika evaluasimutubetonproyekpembangunangedungdidesapesagikabupatentabananbali AT niputusilvi evaluasimutubetonproyekpembangunangedungdidesapesagikabupatentabananbali |