Homo Capax Dei: Kemampuan Penyandang Disabilitas Intelektual dalam Mengenal Allah

Abstract. The church has always been faced with the issue of serving people with intellectual disabilities. The question arises, whether people with intellectual disabilities are whole human beings who the Image of God (Imago Dei) are, which is traditionally understood as only related to the intelle...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Emy Magdalena
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta 2024-12-01
Series:Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Subjects:
Online Access:https://sttintheos.ac.id/e-journal/index.php/dunamis/article/view/1447
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850141317069275136
author Emy Magdalena
author_facet Emy Magdalena
author_sort Emy Magdalena
collection DOAJ
description Abstract. The church has always been faced with the issue of serving people with intellectual disabilities. The question arises, whether people with intellectual disabilities are whole human beings who the Image of God (Imago Dei) are, which is traditionally understood as only related to the intellectual and rational dimensions. This study aimed to explore the divine ability (Capax Dei) of people with intellectual disabilities in acknowleging God. The research method used was literature study. The result of this study confirmed that people with intellectual disabilities have a unique way of building a relationship with the Creator. Divine ability cannot only be determined based on cognitive capacity and fluency in expressing one's spiritual condition. Abstrak. Gereja selalu berhadapan dengan isu pelayanan terhadap penyandang disabilitas intelektual. Muncul pertanyaan, apakah penyandang disabilitas intelektual adalah manusia seutuhnya yang merupakan Gambar Allah (Imago Dei), yang mana secara tradisional konsep tersebut dipahami hanya terkait dengan dimensi intelektual dan rasionalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan ilahi (Capax Dei) penyandang disabilitas intelektual dalam mengenal Allah. Metode peneltian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil kajian ini menegaskan bahwa penyandang disabilitas intelektual memiliki cara yang unik di dalam membangun relasi dengan Sang Pencipta. Kemampuan ilahi tidak bisa hanya ditentukan berdasarkan kapasitas kognitif dan kefasihan dalam mengekspresikan kondisi spiritualnya.
format Article
id doaj-art-e858ccae0b784fb8bba0b731304ce2a7
institution OA Journals
issn 2541-3937
2541-3945
language Indonesian
publishDate 2024-12-01
publisher Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta
record_format Article
series Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
spelling doaj-art-e858ccae0b784fb8bba0b731304ce2a72025-08-20T02:29:29ZindSekolah Tinggi Teologi Intheos SurakartaDunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani2541-39372541-39452024-12-019264866310.30648/dun.v9i2.1447476Homo Capax Dei: Kemampuan Penyandang Disabilitas Intelektual dalam Mengenal AllahEmy Magdalena0Institut Agama Kristen Negeri KupangAbstract. The church has always been faced with the issue of serving people with intellectual disabilities. The question arises, whether people with intellectual disabilities are whole human beings who the Image of God (Imago Dei) are, which is traditionally understood as only related to the intellectual and rational dimensions. This study aimed to explore the divine ability (Capax Dei) of people with intellectual disabilities in acknowleging God. The research method used was literature study. The result of this study confirmed that people with intellectual disabilities have a unique way of building a relationship with the Creator. Divine ability cannot only be determined based on cognitive capacity and fluency in expressing one's spiritual condition. Abstrak. Gereja selalu berhadapan dengan isu pelayanan terhadap penyandang disabilitas intelektual. Muncul pertanyaan, apakah penyandang disabilitas intelektual adalah manusia seutuhnya yang merupakan Gambar Allah (Imago Dei), yang mana secara tradisional konsep tersebut dipahami hanya terkait dengan dimensi intelektual dan rasionalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan ilahi (Capax Dei) penyandang disabilitas intelektual dalam mengenal Allah. Metode peneltian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil kajian ini menegaskan bahwa penyandang disabilitas intelektual memiliki cara yang unik di dalam membangun relasi dengan Sang Pencipta. Kemampuan ilahi tidak bisa hanya ditentukan berdasarkan kapasitas kognitif dan kefasihan dalam mengekspresikan kondisi spiritualnya.https://sttintheos.ac.id/e-journal/index.php/dunamis/article/view/1447gambar allahimage of godimago deiintelektualintellectualkognitifrasioratiospiritual
spellingShingle Emy Magdalena
Homo Capax Dei: Kemampuan Penyandang Disabilitas Intelektual dalam Mengenal Allah
Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
gambar allah
image of god
imago dei
intelektual
intellectual
kognitif
rasio
ratio
spiritual
title Homo Capax Dei: Kemampuan Penyandang Disabilitas Intelektual dalam Mengenal Allah
title_full Homo Capax Dei: Kemampuan Penyandang Disabilitas Intelektual dalam Mengenal Allah
title_fullStr Homo Capax Dei: Kemampuan Penyandang Disabilitas Intelektual dalam Mengenal Allah
title_full_unstemmed Homo Capax Dei: Kemampuan Penyandang Disabilitas Intelektual dalam Mengenal Allah
title_short Homo Capax Dei: Kemampuan Penyandang Disabilitas Intelektual dalam Mengenal Allah
title_sort homo capax dei kemampuan penyandang disabilitas intelektual dalam mengenal allah
topic gambar allah
image of god
imago dei
intelektual
intellectual
kognitif
rasio
ratio
spiritual
url https://sttintheos.ac.id/e-journal/index.php/dunamis/article/view/1447
work_keys_str_mv AT emymagdalena homocapaxdeikemampuanpenyandangdisabilitasintelektualdalammengenalallah