Kajian Teologis Mengenai Praktik Okultisme Dan Pelayanan Pelepasan Bagi Mahasiswa

Types of occultism practices in the society were  trusting in the spirit of the dead, a talisman which was considered to have the power to keep the body, and the science of strength given by the ancestors to offspring. So that made offspring suffer from frequent manifestations and was possessed by...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Elfrida Saragih, Ebenhaizer I Nuban Timo
Format: Article
Language:English
Published: Sekolah Tinggi Teologi Simpson Ungaran 2020-01-01
Series:Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat
Subjects:
Online Access:https://journal.sttsimpson.ac.id/index.php/EJTI/article/view/198
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849416999646527488
author Elfrida Saragih
Ebenhaizer I Nuban Timo
author_facet Elfrida Saragih
Ebenhaizer I Nuban Timo
author_sort Elfrida Saragih
collection DOAJ
description Types of occultism practices in the society were  trusting in the spirit of the dead, a talisman which was considered to have the power to keep the body, and the science of strength given by the ancestors to offspring. So that made offspring suffer from frequent manifestations and was possessed by an evil spirit. This article examines that issues. Theory about the exorcist services by Graham H. Twelftree the theoretical frame observe carefully these problems. Methods of this research was the direct involvment method by viewing, serving and interviewing the people who involved in the power of the occult. This research was conducted in STT Abdi Sabda Medan. Three things that invited by researcher are first, which causes people involved with occultism practices. Secondly, due both to the occult practices and to their descendants who are having a negative impact, they often encounter manifestations of evil spirits also stressed physically, psychologically and spiritually. Third, efforts  to heal and cure that people from  the occult is exorcist services.   Okultisme adalah kepercayaan mengenai kuasa-kuasa gelap yaitu kekuatan gaib di luar kekuatan Tuhan.Jenis praktik okultisme yang terdapat pada masyarakat ialah kepercayaan terhadap roh orang mati, jimat yang dianggap memiliki kesaktian untuk menjaga badan, dan ilmu kekebalan yang diberikan oleh nenek moyang kepada keturunannya, sehingga membuat keturunannya menderita karena sering manifestasi dan dirasuki oleh roh-roh jahat. Artikel ini mengkaji persoalan tadi.Teori mengenai pelayanan eksorsis oleh Graham H.Twelftree dalam bingkai teoritis meneropong permasalahan tersebut.Metode penelitian yang penulis lakukan untuk menulis artikel ini adalah keterlibatan langsung melihat, melayani dan interview kepada mereka yang terlibat kuasa okultisme. Penelitian ini dilakukan di STT Abdi sabda Medan, Tiga hal yang menjadi temuan penelitian: Pertama, yang menyebabkan orang terlibat dengan praktik okultisme adalah karena diturunkan oleh nenek moyang yang melakukan praktik okultisme. Kedua, akibat praktik okultisme baik terhadap orang yang melakukan dan terhadap keturunannya adalah memiliki dampak negatif, mereka akan sering mengalami manifestasi roh-roh jahat juga tertekan secara fisik, psikologis dan secara rohani. Ketiga, Upaya yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan dan memulihkan seseorang agar terlepas dari kuasa okultisme adalah melalui pelayanan eksorsis.
format Article
id doaj-art-e7e8d1ad73974a28a360da675de07d59
institution Kabale University
issn 2548-7868
2548-7558
language English
publishDate 2020-01-01
publisher Sekolah Tinggi Teologi Simpson Ungaran
record_format Article
series Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat
spelling doaj-art-e7e8d1ad73974a28a360da675de07d592025-08-20T03:32:58ZengSekolah Tinggi Teologi Simpson UngaranEvangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat2548-78682548-75582020-01-014110.46445/ejti.v4i1.198Kajian Teologis Mengenai Praktik Okultisme Dan Pelayanan Pelepasan Bagi MahasiswaElfrida Saragih0Ebenhaizer I Nuban Timo1Faculty of Theology, Satya Wacana Christian University, Salatiga-IndonesiaFaculty of Theology, Satya Wacana Christian University, Salatiga-Indonesia Types of occultism practices in the society were  trusting in the spirit of the dead, a talisman which was considered to have the power to keep the body, and the science of strength given by the ancestors to offspring. So that made offspring suffer from frequent manifestations and was possessed by an evil spirit. This article examines that issues. Theory about the exorcist services by Graham H. Twelftree the theoretical frame observe carefully these problems. Methods of this research was the direct involvment method by viewing, serving and interviewing the people who involved in the power of the occult. This research was conducted in STT Abdi Sabda Medan. Three things that invited by researcher are first, which causes people involved with occultism practices. Secondly, due both to the occult practices and to their descendants who are having a negative impact, they often encounter manifestations of evil spirits also stressed physically, psychologically and spiritually. Third, efforts  to heal and cure that people from  the occult is exorcist services.   Okultisme adalah kepercayaan mengenai kuasa-kuasa gelap yaitu kekuatan gaib di luar kekuatan Tuhan.Jenis praktik okultisme yang terdapat pada masyarakat ialah kepercayaan terhadap roh orang mati, jimat yang dianggap memiliki kesaktian untuk menjaga badan, dan ilmu kekebalan yang diberikan oleh nenek moyang kepada keturunannya, sehingga membuat keturunannya menderita karena sering manifestasi dan dirasuki oleh roh-roh jahat. Artikel ini mengkaji persoalan tadi.Teori mengenai pelayanan eksorsis oleh Graham H.Twelftree dalam bingkai teoritis meneropong permasalahan tersebut.Metode penelitian yang penulis lakukan untuk menulis artikel ini adalah keterlibatan langsung melihat, melayani dan interview kepada mereka yang terlibat kuasa okultisme. Penelitian ini dilakukan di STT Abdi sabda Medan, Tiga hal yang menjadi temuan penelitian: Pertama, yang menyebabkan orang terlibat dengan praktik okultisme adalah karena diturunkan oleh nenek moyang yang melakukan praktik okultisme. Kedua, akibat praktik okultisme baik terhadap orang yang melakukan dan terhadap keturunannya adalah memiliki dampak negatif, mereka akan sering mengalami manifestasi roh-roh jahat juga tertekan secara fisik, psikologis dan secara rohani. Ketiga, Upaya yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan dan memulihkan seseorang agar terlepas dari kuasa okultisme adalah melalui pelayanan eksorsis. https://journal.sttsimpson.ac.id/index.php/EJTI/article/view/198KeywordsOccultismDisposal ServicesManifestationthe Spirit of Evil
spellingShingle Elfrida Saragih
Ebenhaizer I Nuban Timo
Kajian Teologis Mengenai Praktik Okultisme Dan Pelayanan Pelepasan Bagi Mahasiswa
Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat
Keywords
Occultism
Disposal Services
Manifestation
the Spirit of Evil
title Kajian Teologis Mengenai Praktik Okultisme Dan Pelayanan Pelepasan Bagi Mahasiswa
title_full Kajian Teologis Mengenai Praktik Okultisme Dan Pelayanan Pelepasan Bagi Mahasiswa
title_fullStr Kajian Teologis Mengenai Praktik Okultisme Dan Pelayanan Pelepasan Bagi Mahasiswa
title_full_unstemmed Kajian Teologis Mengenai Praktik Okultisme Dan Pelayanan Pelepasan Bagi Mahasiswa
title_short Kajian Teologis Mengenai Praktik Okultisme Dan Pelayanan Pelepasan Bagi Mahasiswa
title_sort kajian teologis mengenai praktik okultisme dan pelayanan pelepasan bagi mahasiswa
topic Keywords
Occultism
Disposal Services
Manifestation
the Spirit of Evil
url https://journal.sttsimpson.ac.id/index.php/EJTI/article/view/198
work_keys_str_mv AT elfridasaragih kajianteologismengenaipraktikokultismedanpelayananpelepasanbagimahasiswa
AT ebenhaizerinubantimo kajianteologismengenaipraktikokultismedanpelayananpelepasanbagimahasiswa