Analisa Perlakuan Akuntansi Pembiayaan Take Over Berdasarkan Prinsip Qardh Wal Murabahah Pada PT. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Bukittinggi

Salah satu produk jasa yang ditawarkan oleh Bank Syariah Mandiri Cabang Bukittinggi adalah pembiayaan take over berdasarkan prinsip qardh wal murabahah. Pembiayaan take over berdasarkan prinsip qardh wal murabahah merupakan pengalihan hutang dari bank konvensional ke bank syariah dimana dalam pembia...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Zakaria Batubara, Eli Marlina
Format: Article
Language:English
Published: LPPM Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis 2018-12-01
Series:JAS (Jurnal Akuntansi Syariah)
Subjects:
Online Access:https://ejournal.stiesyariahbengkalis.ac.id/index.php/jas/article/view/142
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849314375343538176
author Zakaria Batubara
Eli Marlina
author_facet Zakaria Batubara
Eli Marlina
author_sort Zakaria Batubara
collection DOAJ
description Salah satu produk jasa yang ditawarkan oleh Bank Syariah Mandiri Cabang Bukittinggi adalah pembiayaan take over berdasarkan prinsip qardh wal murabahah. Pembiayaan take over berdasarkan prinsip qardh wal murabahah merupakan pengalihan hutang dari bank konvensional ke bank syariah dimana dalam pembiayaan tersebut menggunakan konsep qardh juga dengan konsep murabahah. Dalam penelitian ini, jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan penulis mengumpulkan data melalui wawancara dan dokumentasi serta studi pustaka dan dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian mendapati bahwa aplikasi akuntansi pembiayaan take over menggunakan dua akad sekaligus yaitu akad qardh dan akad murabahah. pembiayaan take over berdasarkan prinsip qardh wal murabahah yang ada pada PT. Bank Syariah mandiri Cabang Bukittinggi secara keseluruhan belum sesuai dengan syariah dan PSAK. Meskipun ada sebagian yang sudah sesuai baik itu jika ditinjau berdasarkan PSAK maupun syariah. Namun dikatakan tidak sesuai karena pembiayaan take over sebaiknya dilakukan dengan menggunakan satu akad saja baik itu menggunakan akad tabarru’ yaitu akad qardh ataupun akad tijarah yaitu menggunakan akad murabahah, agar lebih jelas tujuan dari transaksi take over tersebut, apakah untuk tolong menolong atau bersifat komersial.
format Article
id doaj-art-e772e66003b849d4b6803859caf1a5a8
institution Kabale University
issn 2549-3086
2657-1676
language English
publishDate 2018-12-01
publisher LPPM Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis
record_format Article
series JAS (Jurnal Akuntansi Syariah)
spelling doaj-art-e772e66003b849d4b6803859caf1a5a82025-08-20T03:52:28ZengLPPM Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) BengkalisJAS (Jurnal Akuntansi Syariah)2549-30862657-16762018-12-0122151183142Analisa Perlakuan Akuntansi Pembiayaan Take Over Berdasarkan Prinsip Qardh Wal Murabahah Pada PT. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang BukittinggiZakaria Batubara0Eli Marlina1STIE Syariah BengkalisSTIE Syariah BengkalisSalah satu produk jasa yang ditawarkan oleh Bank Syariah Mandiri Cabang Bukittinggi adalah pembiayaan take over berdasarkan prinsip qardh wal murabahah. Pembiayaan take over berdasarkan prinsip qardh wal murabahah merupakan pengalihan hutang dari bank konvensional ke bank syariah dimana dalam pembiayaan tersebut menggunakan konsep qardh juga dengan konsep murabahah. Dalam penelitian ini, jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan penulis mengumpulkan data melalui wawancara dan dokumentasi serta studi pustaka dan dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian mendapati bahwa aplikasi akuntansi pembiayaan take over menggunakan dua akad sekaligus yaitu akad qardh dan akad murabahah. pembiayaan take over berdasarkan prinsip qardh wal murabahah yang ada pada PT. Bank Syariah mandiri Cabang Bukittinggi secara keseluruhan belum sesuai dengan syariah dan PSAK. Meskipun ada sebagian yang sudah sesuai baik itu jika ditinjau berdasarkan PSAK maupun syariah. Namun dikatakan tidak sesuai karena pembiayaan take over sebaiknya dilakukan dengan menggunakan satu akad saja baik itu menggunakan akad tabarru’ yaitu akad qardh ataupun akad tijarah yaitu menggunakan akad murabahah, agar lebih jelas tujuan dari transaksi take over tersebut, apakah untuk tolong menolong atau bersifat komersial.https://ejournal.stiesyariahbengkalis.ac.id/index.php/jas/article/view/142akuntansitake overqardh wal murabahah
spellingShingle Zakaria Batubara
Eli Marlina
Analisa Perlakuan Akuntansi Pembiayaan Take Over Berdasarkan Prinsip Qardh Wal Murabahah Pada PT. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Bukittinggi
JAS (Jurnal Akuntansi Syariah)
akuntansi
take over
qardh wal murabahah
title Analisa Perlakuan Akuntansi Pembiayaan Take Over Berdasarkan Prinsip Qardh Wal Murabahah Pada PT. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Bukittinggi
title_full Analisa Perlakuan Akuntansi Pembiayaan Take Over Berdasarkan Prinsip Qardh Wal Murabahah Pada PT. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Bukittinggi
title_fullStr Analisa Perlakuan Akuntansi Pembiayaan Take Over Berdasarkan Prinsip Qardh Wal Murabahah Pada PT. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Bukittinggi
title_full_unstemmed Analisa Perlakuan Akuntansi Pembiayaan Take Over Berdasarkan Prinsip Qardh Wal Murabahah Pada PT. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Bukittinggi
title_short Analisa Perlakuan Akuntansi Pembiayaan Take Over Berdasarkan Prinsip Qardh Wal Murabahah Pada PT. Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Bukittinggi
title_sort analisa perlakuan akuntansi pembiayaan take over berdasarkan prinsip qardh wal murabahah pada pt bank syariah mandiri bsm cabang bukittinggi
topic akuntansi
take over
qardh wal murabahah
url https://ejournal.stiesyariahbengkalis.ac.id/index.php/jas/article/view/142
work_keys_str_mv AT zakariabatubara analisaperlakuanakuntansipembiayaantakeoverberdasarkanprinsipqardhwalmurabahahpadaptbanksyariahmandiribsmcabangbukittinggi
AT elimarlina analisaperlakuanakuntansipembiayaantakeoverberdasarkanprinsipqardhwalmurabahahpadaptbanksyariahmandiribsmcabangbukittinggi