Optimasi Injeksi Photovoltaic Distributed Generation Menggunakan Metode Ant Colony Optimization Continuous Domain dan Improved Particle Swarm Optimization
Pada sistem tenaga listrik, kualitas daya listrik yang diterima oleh beban yang jauh dari pusat pembangkitan listrik semakin menurun dan rugi-rugi daya semakin meningkat. Dalam mempertahankan kualitas tegangan dan menambah pasokan daya pada jaringan, perlu pemanfaatan pembangkit energi matahari yait...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Departement of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya
2019-12-01
|
| Series: | Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) |
| Online Access: | https://jurnaleeccis.ub.ac.id/index.php/eeccis/article/view/623 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850110773161885696 |
|---|---|
| author | Alvin Zuhair Hadi Suyono M. Aziz Muslim |
| author_facet | Alvin Zuhair Hadi Suyono M. Aziz Muslim |
| author_sort | Alvin Zuhair |
| collection | DOAJ |
| description | Pada sistem tenaga listrik, kualitas daya listrik yang diterima oleh beban yang jauh dari pusat pembangkitan listrik semakin menurun dan rugi-rugi daya semakin meningkat. Dalam mempertahankan kualitas tegangan dan menambah pasokan daya pada jaringan, perlu pemanfaatan pembangkit energi matahari yaitu Photovoltaic Distributed Generation (PVDG). Penelitian ini membahas optimasi PVDG dengan melakukan pencarian lokasi injeksi dan kapasitas daya menggunakan metode Ant Colony Optimization Continuous Domain (ACOCD) dan Improved Particle Swarm Optimization (IPSO). Terdapat tiga skenario yang di implementasikan pada pada sistem yang berdasarkan peningkatan nilai injeksi dan penyebaran pembangkit dari sumber pembangkitan awal. Hasil yang diperoleh menunjukkan kondisi ideal sistem terdapat pada optimasi skenario-3 dengan penambahan 4 PVDG dengan daya injeksi 50% nilai daya beban dengan konstrain yang diberikan pada batas bawah pembangkitan yaitu 0.5 kW dan batas atas pembangkitan yaitu 2 MW. Rugi-rugi daya setelah injeksi daya PVDG, pengurangan daya yang sebelum injkesi 5.08% namun, setelah injeksi daya PVDG rugi-rugi daya aktif menurun menjadi 0.09% (ACOCD) dan 0,13% (IPSO). Dari penelitian ini menunjukkan metode ACOCD lebih baik dibandingkan metode IPSO. |
| format | Article |
| id | doaj-art-e67ceeefb51643e3b0fdec53648520de |
| institution | OA Journals |
| issn | 2460-8122 |
| language | English |
| publishDate | 2019-12-01 |
| publisher | Departement of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya |
| record_format | Article |
| series | Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) |
| spelling | doaj-art-e67ceeefb51643e3b0fdec53648520de2025-08-20T02:37:46ZengDepartement of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas BrawijayaJurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems)2460-81222019-12-0113314514910.21776/jeeccis.v13i3.623417Optimasi Injeksi Photovoltaic Distributed Generation Menggunakan Metode Ant Colony Optimization Continuous Domain dan Improved Particle Swarm OptimizationAlvin Zuhair0Hadi SuyonoM. Aziz Muslimbrawijaya universityPada sistem tenaga listrik, kualitas daya listrik yang diterima oleh beban yang jauh dari pusat pembangkitan listrik semakin menurun dan rugi-rugi daya semakin meningkat. Dalam mempertahankan kualitas tegangan dan menambah pasokan daya pada jaringan, perlu pemanfaatan pembangkit energi matahari yaitu Photovoltaic Distributed Generation (PVDG). Penelitian ini membahas optimasi PVDG dengan melakukan pencarian lokasi injeksi dan kapasitas daya menggunakan metode Ant Colony Optimization Continuous Domain (ACOCD) dan Improved Particle Swarm Optimization (IPSO). Terdapat tiga skenario yang di implementasikan pada pada sistem yang berdasarkan peningkatan nilai injeksi dan penyebaran pembangkit dari sumber pembangkitan awal. Hasil yang diperoleh menunjukkan kondisi ideal sistem terdapat pada optimasi skenario-3 dengan penambahan 4 PVDG dengan daya injeksi 50% nilai daya beban dengan konstrain yang diberikan pada batas bawah pembangkitan yaitu 0.5 kW dan batas atas pembangkitan yaitu 2 MW. Rugi-rugi daya setelah injeksi daya PVDG, pengurangan daya yang sebelum injkesi 5.08% namun, setelah injeksi daya PVDG rugi-rugi daya aktif menurun menjadi 0.09% (ACOCD) dan 0,13% (IPSO). Dari penelitian ini menunjukkan metode ACOCD lebih baik dibandingkan metode IPSO.https://jurnaleeccis.ub.ac.id/index.php/eeccis/article/view/623 |
| spellingShingle | Alvin Zuhair Hadi Suyono M. Aziz Muslim Optimasi Injeksi Photovoltaic Distributed Generation Menggunakan Metode Ant Colony Optimization Continuous Domain dan Improved Particle Swarm Optimization Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) |
| title | Optimasi Injeksi Photovoltaic Distributed Generation Menggunakan Metode Ant Colony Optimization Continuous Domain dan Improved Particle Swarm Optimization |
| title_full | Optimasi Injeksi Photovoltaic Distributed Generation Menggunakan Metode Ant Colony Optimization Continuous Domain dan Improved Particle Swarm Optimization |
| title_fullStr | Optimasi Injeksi Photovoltaic Distributed Generation Menggunakan Metode Ant Colony Optimization Continuous Domain dan Improved Particle Swarm Optimization |
| title_full_unstemmed | Optimasi Injeksi Photovoltaic Distributed Generation Menggunakan Metode Ant Colony Optimization Continuous Domain dan Improved Particle Swarm Optimization |
| title_short | Optimasi Injeksi Photovoltaic Distributed Generation Menggunakan Metode Ant Colony Optimization Continuous Domain dan Improved Particle Swarm Optimization |
| title_sort | optimasi injeksi photovoltaic distributed generation menggunakan metode ant colony optimization continuous domain dan improved particle swarm optimization |
| url | https://jurnaleeccis.ub.ac.id/index.php/eeccis/article/view/623 |
| work_keys_str_mv | AT alvinzuhair optimasiinjeksiphotovoltaicdistributedgenerationmenggunakanmetodeantcolonyoptimizationcontinuousdomaindanimprovedparticleswarmoptimization AT hadisuyono optimasiinjeksiphotovoltaicdistributedgenerationmenggunakanmetodeantcolonyoptimizationcontinuousdomaindanimprovedparticleswarmoptimization AT mazizmuslim optimasiinjeksiphotovoltaicdistributedgenerationmenggunakanmetodeantcolonyoptimizationcontinuousdomaindanimprovedparticleswarmoptimization |