Studi Etnobotani Tumbuhan Obat di Kelurahan Pendahara Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan

Pemanfaatan tumbuhan oleh suatu bagian masyarakat dalam cakupan budaya dikaji dalam cabang ilmu biologi khusus yaitu etnobotani. Etnobotani adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara manusia dengan tumbuhan dan lingkungannya berdasarkan kehidupan yang dialami oleh masyarakat. Penelitian i...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Elga Araina, Ennike Gusti Rahmi, Liswara Neneng, Bejo Basuki, Nuriman Wijaya, Akhmadi Akhmadi, Ririn Fahrina, Chaidir Adam, Priscilla Panny, Melly Herniati
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Nusa Nipa 2025-02-01
Series:Spizaetus
Subjects:
Online Access:https://spizaetus.nusanipa.ac.id/index.php/spizaetus/article/view/491
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Pemanfaatan tumbuhan oleh suatu bagian masyarakat dalam cakupan budaya dikaji dalam cabang ilmu biologi khusus yaitu etnobotani. Etnobotani adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara manusia dengan tumbuhan dan lingkungannya berdasarkan kehidupan yang dialami oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan apa saja yang dimanfaatkan sebagai obat oleh masyarakat lokal di Kelurahan Pendahara dan untuk mengetahui cara pengolahan serta penggunaan tumbuhan sebagai obat oleh masyarakat. Metode pada penelitian ini menggunakan  metode survey eksploratif, yaitu sebuah penelitian yang ingin menggali sesuatu hal yang baru, yang belum banyak diketahui oleh khalayak, sehingga ingin dikaji lebih dalam dengan melakukan wawancara langsung dengan narasumber dan informan yaitu masyarakat di    Kelurahan Pendahara. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian kusioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan 16 jenis tumbuhan yang dapat digunakan sebagai obat tradisional. Jenis-jenis tumbuhan tersebut, yaitu Orthosiphon aristatus, tumbuhan petindis, Hippobroma longifora, Tinospora cordifolia, Arcangesia flava (L.) Merr, Annona muricate, Hibiscus rosa-sinensis L., Asplenium nidus L., Averrhoa bilimbi L., Areca catechu, Psidium guajava L., Cordyline, Acorus calamus L., Phyllanthus niruri L., Kalanchoe pinnata, dan Luvunga sarmentosa. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan tumbuhan tersebut sebagai obat tradisional telah dirasakan khasiatnya pada pengobatan luar maupun pengobatan dalam.    
ISSN:2716-151X
2722-869X