Kebolehgunaan (Usability) Modul Ajar Discovery Learning Materi Bangun Datar Matematika Kelas IV
Modul ajar memiliki peran penting sebagai penopang bagi guru dalam merancang proses pembelajaran. Dalam penyusunan perangkat pembelajaran, guru memegang peranan utama. Hal ini melatih kemampuan berpikir guru untuk berinovasi dan mengembangkan modul ajar yang efektif. Kemampuan berpikir kreatif dala...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY
2025-04-01
|
| Series: | Ideguru |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://jurnal-dikpora.jogjaprov.go.id/index.php/jurnalideguru/article/view/1761 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850199374679769088 |
|---|---|
| author | Nuni Sri Wahyuni Dede Tri Kurniawan Tatang Muhtar |
| author_facet | Nuni Sri Wahyuni Dede Tri Kurniawan Tatang Muhtar |
| author_sort | Nuni Sri Wahyuni |
| collection | DOAJ |
| description |
Modul ajar memiliki peran penting sebagai penopang bagi guru dalam merancang proses pembelajaran. Dalam penyusunan perangkat pembelajaran, guru memegang peranan utama. Hal ini melatih kemampuan berpikir guru untuk berinovasi dan mengembangkan modul ajar yang efektif. Kemampuan berpikir kreatif dalam matematika merupakan kemampuan yang perlu dimiliki oleh setiap siswa untuk menganalisis masalah matematika dari sudut pandang yang berbeda, kemudian menyelesaikannya dengan berbagai cara dan menghasilkan ide-ide kreatif yang bervariasi. Salah satu pendekatan pembelajaran yang saat ini banyak diterapkan adalah Discovery Learning. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan atau kebolehgunaan modul ajar dengan menggunakan pendekatan Discovery Learning pada materi bangun datar untuk siswa kelas IV. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yaitu dengan metode survey berupa kuesioner menggunakan software SmartPLS dalam pengelolaan datanya. Hasil penelitian menunjukan analisis model pengukuran dari variabel-variabel yang diuji menunjukan bahwa variabel Pembelajaran Kooperatif/Kolaboratif menunjukan nilai yang lebih tinggi dari beberapa variabel yang lainnya dan menjelaskan lebih banyak varians dari indikator-indikator lainnya.Pada diagram ini, kita dapat melihat bahwa nilai AP tertinggi,dengan nilai sekitar 0,756. Sedangkan nilai terendah adalah variabel 0,4 dari variabel-variabel yang lainnya.
|
| format | Article |
| id | doaj-art-e59a35594f5d4e6ab5ece52111a5f182 |
| institution | OA Journals |
| issn | 2527-5712 2722-2195 |
| language | English |
| publishDate | 2025-04-01 |
| publisher | Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY |
| record_format | Article |
| series | Ideguru |
| spelling | doaj-art-e59a35594f5d4e6ab5ece52111a5f1822025-08-20T02:12:38ZengDinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIYIdeguru2527-57122722-21952025-04-0110210.51169/ideguru.v10i2.1761Kebolehgunaan (Usability) Modul Ajar Discovery Learning Materi Bangun Datar Matematika Kelas IVNuni Sri Wahyuni0Dede Tri Kurniawan1Tatang Muhtar2Universitas Pendidikan Indonesia, Kota Bandung, Jawa BaratUniversitas Pendidikan Indonesia, Kota Bandung, Jawa BaratUniversitas Pendidikan Indonesia, Kota Bandung, Jawa Barat Modul ajar memiliki peran penting sebagai penopang bagi guru dalam merancang proses pembelajaran. Dalam penyusunan perangkat pembelajaran, guru memegang peranan utama. Hal ini melatih kemampuan berpikir guru untuk berinovasi dan mengembangkan modul ajar yang efektif. Kemampuan berpikir kreatif dalam matematika merupakan kemampuan yang perlu dimiliki oleh setiap siswa untuk menganalisis masalah matematika dari sudut pandang yang berbeda, kemudian menyelesaikannya dengan berbagai cara dan menghasilkan ide-ide kreatif yang bervariasi. Salah satu pendekatan pembelajaran yang saat ini banyak diterapkan adalah Discovery Learning. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan atau kebolehgunaan modul ajar dengan menggunakan pendekatan Discovery Learning pada materi bangun datar untuk siswa kelas IV. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yaitu dengan metode survey berupa kuesioner menggunakan software SmartPLS dalam pengelolaan datanya. Hasil penelitian menunjukan analisis model pengukuran dari variabel-variabel yang diuji menunjukan bahwa variabel Pembelajaran Kooperatif/Kolaboratif menunjukan nilai yang lebih tinggi dari beberapa variabel yang lainnya dan menjelaskan lebih banyak varians dari indikator-indikator lainnya.Pada diagram ini, kita dapat melihat bahwa nilai AP tertinggi,dengan nilai sekitar 0,756. Sedangkan nilai terendah adalah variabel 0,4 dari variabel-variabel yang lainnya. https://jurnal-dikpora.jogjaprov.go.id/index.php/jurnalideguru/article/view/1761KebolehgunaanDiscovery LearningBangun Datar |
| spellingShingle | Nuni Sri Wahyuni Dede Tri Kurniawan Tatang Muhtar Kebolehgunaan (Usability) Modul Ajar Discovery Learning Materi Bangun Datar Matematika Kelas IV Ideguru Kebolehgunaan Discovery Learning Bangun Datar |
| title | Kebolehgunaan (Usability) Modul Ajar Discovery Learning Materi Bangun Datar Matematika Kelas IV |
| title_full | Kebolehgunaan (Usability) Modul Ajar Discovery Learning Materi Bangun Datar Matematika Kelas IV |
| title_fullStr | Kebolehgunaan (Usability) Modul Ajar Discovery Learning Materi Bangun Datar Matematika Kelas IV |
| title_full_unstemmed | Kebolehgunaan (Usability) Modul Ajar Discovery Learning Materi Bangun Datar Matematika Kelas IV |
| title_short | Kebolehgunaan (Usability) Modul Ajar Discovery Learning Materi Bangun Datar Matematika Kelas IV |
| title_sort | kebolehgunaan usability modul ajar discovery learning materi bangun datar matematika kelas iv |
| topic | Kebolehgunaan Discovery Learning Bangun Datar |
| url | https://jurnal-dikpora.jogjaprov.go.id/index.php/jurnalideguru/article/view/1761 |
| work_keys_str_mv | AT nunisriwahyuni kebolehgunaanusabilitymodulajardiscoverylearningmateribangundatarmatematikakelasiv AT dedetrikurniawan kebolehgunaanusabilitymodulajardiscoverylearningmateribangundatarmatematikakelasiv AT tatangmuhtar kebolehgunaanusabilitymodulajardiscoverylearningmateribangundatarmatematikakelasiv |