Analisis Komparatif Kualitas Produk Kopi Gunung Sanggabuana Loji Karawang

A B S T R A C T The area to the south of Karawang, to be precise in Mekarbuana Village, Tegalwaru District, is a protected area used as a tourist area. The main object is the natural tourism of Mount Sanggabuana with an altitude of 1,074 mdpl.. One of the potentials in Mekarbuana Village is the...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Robby Fauji, Sihabudin, Yudi Firmansyah
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Buana Perjuangan Karawang 2023-05-01
Series:Jurnal Manajemen dan Bisnis Kreatif
Online Access:https://journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/Manajemen/article/view/5322
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:A B S T R A C T The area to the south of Karawang, to be precise in Mekarbuana Village, Tegalwaru District, is a protected area used as a tourist area. The main object is the natural tourism of Mount Sanggabuana with an altitude of 1,074 mdpl.. One of the potentials in Mekarbuana Village is the potential for coffee farming, for available rice fields covering an area of 1.71 km², plantations covering an area of 6.01 km² with forest covering an area of 1.2 km² and ponds or ponds covering an area of 0.02 km². The data analysis method used is quantitative research and uses a quantitative descriptive research method design: a comparative study. The sample used in this study were 98 respondents who were consumers in Karawang Regency who had bought "Hideung Coffee" and "Sanggabuana Coffee". This research uses analysis of paired sample test which is a statistical test used to test the average difference between two paired or interrelated variables. Based on the results of the Paired Sample T-Test conducted on the quality of Hideung Coffee and KoSa Coffee, a p-value of 0.605 was obtained which was greater than the specified significance level (usually 0.05). This shows that there is no significant difference between the average quality of Hideung Coffee and KoSa Coffee. We can maintain the null hypothesis which states that there is no significant difference between the two coffee products A B S T R A K Kawasan di sebelah selatan karawang tepatnya di Desa Mekarbuana Kecamatan Tegalwaru merupakan Kawasan Lindung yang dimanfaatkan menjadi kawasan wisata. objek utama yaitu wisata alam gunung sanggabuana dengan ketinggian 1.074 Mdpl. Salah satu potensi di Desa Mekarbuana yaitu potensi Pertanian kopi, untuk luas sawah yang tersedia seluas 1,71Km², perkebunan 6,01 Km² dengan hutan 1,2 Km² dan kolam empang atau tambak seluas 0,02 Km². Metode analisis data yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif desain: studi komparatif. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 98 responden yang merupakan konsumen di Kabupaten Karawang yang pernah melakukan pembelian “ Kopi Hideung” dan “Kopi Sanggabuana”. Penelitian ini menggunakan analisis Uji paired sample merupakan uji statistik yang digunakan untuk menguji perbedaan rata-rata dua variabel yang berpasangan (paired) atau saling terkait.. Berdasarkan hasil Uji Paired Sample T-Test yang dilakukan pada kualitas produkKopi Hideung dan Kopi KoSa, nilai p-value yang diperoleh adalah 0.605 yang lebih besar dari tingkat signifikansi yang ditentukan (biasanya 0,05). Ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara rata-rata kualitas produk Kopi Hideung dan Kopi KoSa. Kita dapat mempertahankan hipotesis nol yang menyatakan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara kedua produk kopi tersebut
ISSN:2528-0597
2580-5428