Stabilisasi Tanah Lunak Menggunakan Lumpur Bledug Kuwu dan Larutan Asam Fosfat Ditinjau Dari Nilai Kuat Tekan Bebas

Abstrak Tanah lunak dengan daya dukung rendah merupakan salah satu masalah utama dalam konstruksi yang dapat menyebabkan kegagalan, seperti kerusakan jalan, kemiringan bangunan, dan runtuhnya jembatan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya dukung tanah lunak di Gedebage, Bandung, melal...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Arief Budi Winarno, S. Syahril
Format: Article
Language:English
Published: Institut Teknologi Bandung 2024-08-01
Series:Jurnal Teknik Sipil
Subjects:
Online Access:https://journals.itb.ac.id/index.php/jts/article/view/24050
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849716713396895744
author Arief Budi Winarno
S. Syahril
author_facet Arief Budi Winarno
S. Syahril
author_sort Arief Budi Winarno
collection DOAJ
description Abstrak Tanah lunak dengan daya dukung rendah merupakan salah satu masalah utama dalam konstruksi yang dapat menyebabkan kegagalan, seperti kerusakan jalan, kemiringan bangunan, dan runtuhnya jembatan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya dukung tanah lunak di Gedebage, Bandung, melalui metode stabilisasi tanah menggunakan lumpur Bledug Kuwu (LBK) dan larutan asam fosfat (LAF). Lumpur Bledug Kuwu dipilih karena kandungan kimianya yang serupa dengan fly ash dan abu vulkanik, terutama dalam hal kandungan SiO₂, Al₂O₃, dan Fe₂O₃. Larutan asam fosfat, meskipun jarang digunakan dalam dunia konstruksi, dipilih karena potensinya sebagai bahan stabilisasi tanah yang efektif. Metode penelitian melibatkan pengambilan sampel tanah asli dari Gedebage dan pengujian sifat fisis serta mekanis di Laboratorium Geoteknik Politeknik Negeri Bandung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran optimum 15% LBK dan 10% LAF mampu menurunkan nilai Plasticity Index (PI) tanah sebesar 73,91%, dari 46% menjadi 12%. Selain itu, nilai kuat tekan tanah (qu) meningkat sebesar 35% dibandingkan tanah asli, dengan nilai qu sebesar 1,02 kg/cm² dan kohesi (c) sebesar 0,51 kg/cm², menunjukkan peningkatan dalam kategori konsistensi tanah yang kaku. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi LBK dan LAF efektif dalam meningkatkan daya dukung tanah lunak, memberikan solusi inovatif untuk perbaikan tanah subgrade dan mendukung peningkatan kualitas infrastruktur di Indonesia.
format Article
id doaj-art-e4a47253e18144519fcb8a510b800153
institution DOAJ
issn 0853-2982
2549-2659
language English
publishDate 2024-08-01
publisher Institut Teknologi Bandung
record_format Article
series Jurnal Teknik Sipil
spelling doaj-art-e4a47253e18144519fcb8a510b8001532025-08-20T03:12:54ZengInstitut Teknologi BandungJurnal Teknik Sipil0853-29822549-26592024-08-01312Stabilisasi Tanah Lunak Menggunakan Lumpur Bledug Kuwu dan Larutan Asam Fosfat Ditinjau Dari Nilai Kuat Tekan BebasArief Budi Winarno0S. Syahril1Program Studi Magister Terapan Rekayasa Infrastruktur, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri BandungProgram Studi Magister Terapan Rekayasa Infrastruktur, Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Abstrak Tanah lunak dengan daya dukung rendah merupakan salah satu masalah utama dalam konstruksi yang dapat menyebabkan kegagalan, seperti kerusakan jalan, kemiringan bangunan, dan runtuhnya jembatan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya dukung tanah lunak di Gedebage, Bandung, melalui metode stabilisasi tanah menggunakan lumpur Bledug Kuwu (LBK) dan larutan asam fosfat (LAF). Lumpur Bledug Kuwu dipilih karena kandungan kimianya yang serupa dengan fly ash dan abu vulkanik, terutama dalam hal kandungan SiO₂, Al₂O₃, dan Fe₂O₃. Larutan asam fosfat, meskipun jarang digunakan dalam dunia konstruksi, dipilih karena potensinya sebagai bahan stabilisasi tanah yang efektif. Metode penelitian melibatkan pengambilan sampel tanah asli dari Gedebage dan pengujian sifat fisis serta mekanis di Laboratorium Geoteknik Politeknik Negeri Bandung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran optimum 15% LBK dan 10% LAF mampu menurunkan nilai Plasticity Index (PI) tanah sebesar 73,91%, dari 46% menjadi 12%. Selain itu, nilai kuat tekan tanah (qu) meningkat sebesar 35% dibandingkan tanah asli, dengan nilai qu sebesar 1,02 kg/cm² dan kohesi (c) sebesar 0,51 kg/cm², menunjukkan peningkatan dalam kategori konsistensi tanah yang kaku. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi LBK dan LAF efektif dalam meningkatkan daya dukung tanah lunak, memberikan solusi inovatif untuk perbaikan tanah subgrade dan mendukung peningkatan kualitas infrastruktur di Indonesia. https://journals.itb.ac.id/index.php/jts/article/view/24050Larutan asam fosfatlumpur bledug kuwustabilisasi tanahTanah lunakUCS
spellingShingle Arief Budi Winarno
S. Syahril
Stabilisasi Tanah Lunak Menggunakan Lumpur Bledug Kuwu dan Larutan Asam Fosfat Ditinjau Dari Nilai Kuat Tekan Bebas
Jurnal Teknik Sipil
Larutan asam fosfat
lumpur bledug kuwu
stabilisasi tanah
Tanah lunak
UCS
title Stabilisasi Tanah Lunak Menggunakan Lumpur Bledug Kuwu dan Larutan Asam Fosfat Ditinjau Dari Nilai Kuat Tekan Bebas
title_full Stabilisasi Tanah Lunak Menggunakan Lumpur Bledug Kuwu dan Larutan Asam Fosfat Ditinjau Dari Nilai Kuat Tekan Bebas
title_fullStr Stabilisasi Tanah Lunak Menggunakan Lumpur Bledug Kuwu dan Larutan Asam Fosfat Ditinjau Dari Nilai Kuat Tekan Bebas
title_full_unstemmed Stabilisasi Tanah Lunak Menggunakan Lumpur Bledug Kuwu dan Larutan Asam Fosfat Ditinjau Dari Nilai Kuat Tekan Bebas
title_short Stabilisasi Tanah Lunak Menggunakan Lumpur Bledug Kuwu dan Larutan Asam Fosfat Ditinjau Dari Nilai Kuat Tekan Bebas
title_sort stabilisasi tanah lunak menggunakan lumpur bledug kuwu dan larutan asam fosfat ditinjau dari nilai kuat tekan bebas
topic Larutan asam fosfat
lumpur bledug kuwu
stabilisasi tanah
Tanah lunak
UCS
url https://journals.itb.ac.id/index.php/jts/article/view/24050
work_keys_str_mv AT ariefbudiwinarno stabilisasitanahlunakmenggunakanlumpurbledugkuwudanlarutanasamfosfatditinjaudarinilaikuattekanbebas
AT ssyahril stabilisasitanahlunakmenggunakanlumpurbledugkuwudanlarutanasamfosfatditinjaudarinilaikuattekanbebas