Kajian Penggunaan Ciprofloxacin terhadap Hematologi Ikan Botia (Botia macracanthus, Bleeker) yang Diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila
Uji hematologi sangat bermanfaat sebagai alat diagnostik didalam menetapkan status kesehatan ikan. Salah satu aspek dari infeksi adalah terjadinya perubahan gambaran darah. Pemeriksaan darah dapat digunakan sebagai indikator keparahan suatu penyakit tertentu. Beberapa parameter yang dapat memperliha...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
University of Brawijaya
2012-12-01
|
| Series: | Journal of Experimental Life Science |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://jels.ub.ac.id/index.php/jels/article/view/140 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849732579736944640 |
|---|---|
| author | Maftuch Maftuch Happy Nursyam Sukarni Sukarni |
| author_facet | Maftuch Maftuch Happy Nursyam Sukarni Sukarni |
| author_sort | Maftuch Maftuch |
| collection | DOAJ |
| description | Uji hematologi sangat bermanfaat sebagai alat diagnostik didalam menetapkan status kesehatan ikan. Salah satu aspek dari infeksi adalah terjadinya perubahan gambaran darah. Pemeriksaan darah dapat digunakan sebagai indikator keparahan suatu penyakit tertentu. Beberapa parameter yang dapat memperlihatkan perubahan patologi pada darah meliputi jumlah leukosit, deferensial leukosit, eritrosit. Dari hasil penelitian diketahui jumlah rata-rata sel darah merah dalam darah ikan botia sehat pada masing-masing perlakuan K-, K+, A, B, C, D berturut-turut adalah 2.470.000, 2.500.000, 2.560.000, 2.350.000, 2.440.000, dan 2.430.000. Sementara itu pada ikan botia yang terinfeksi bakteri A.hydrophila diketahui jumlah rata-rata eritrosit pada masing-masing perlakuan K-, K+, A, B, C, dan D berturut-turut adalah 2.420.0000, 1.770.000, 1.780.000, 1.890.000, 1.780.000, dan 1.870.000. jumlah rata-rata eritrosit ikan botia yang terinfeksi bakteri A.hydrophila, dan kemudian diobati dengan ciprofloxacin pada masing-masing perlakuan K-, K+,A, B, C, dan D berturut-turut adalah 2.420.000, 1.630.000, 2.090.000, 2.280.000, 2.500.000, dah 2.540.000. Sementara jumlah rata-rata sel darah putih dalam darah ikan botia yang sehat pada masing-masing perlakuan K-, K+, A, B, C, D berturut-turut adalah 97.000, 90.000, 88.000, 87.000, 93.000 dan 88.000. Sementara itu jumlah rata-rata sel darah putih pada ikan botia yang terinfeksi bakteri A.hydrophila, pada masing-masing perlakuan K-, K+, A, B, C, D berturut-turut adalah 97.000, 174.000, 174.000, 179.000, 185.000 dan 185.000. Sedangkan dari hasil penelitian terhadap ikan botia yang terinfeksi A.hydrophila dan kemudian diobati dengan ciprofloxacin diperoleh hasil perhitungan rata-rata leukosit pada masing-masing perlakuan berturut-turut adalah sebagai berikut 980.000, 189.000, 125.000, 137.000, 133.000, dan 136.000. |
| format | Article |
| id | doaj-art-e49a34fab3ee432da1c1995854db210d |
| institution | DOAJ |
| issn | 2087-2852 2338-1655 |
| language | English |
| publishDate | 2012-12-01 |
| publisher | University of Brawijaya |
| record_format | Article |
| series | Journal of Experimental Life Science |
| spelling | doaj-art-e49a34fab3ee432da1c1995854db210d2025-08-20T03:08:18ZengUniversity of BrawijayaJournal of Experimental Life Science2087-28522338-16552012-12-01226569https://doi.org/10.21776/ub.jels.2012.002.02.02Kajian Penggunaan Ciprofloxacin terhadap Hematologi Ikan Botia (Botia macracanthus, Bleeker) yang Diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophilaMaftuch Maftuch0Happy Nursyam1Sukarni Sukarni2Universitas Brawijaya, Malang, IndonesiaUniversitas Brawijaya, Malang, IndonesiaUniversitas Brawijaya, Malang, IndonesiaUji hematologi sangat bermanfaat sebagai alat diagnostik didalam menetapkan status kesehatan ikan. Salah satu aspek dari infeksi adalah terjadinya perubahan gambaran darah. Pemeriksaan darah dapat digunakan sebagai indikator keparahan suatu penyakit tertentu. Beberapa parameter yang dapat memperlihatkan perubahan patologi pada darah meliputi jumlah leukosit, deferensial leukosit, eritrosit. Dari hasil penelitian diketahui jumlah rata-rata sel darah merah dalam darah ikan botia sehat pada masing-masing perlakuan K-, K+, A, B, C, D berturut-turut adalah 2.470.000, 2.500.000, 2.560.000, 2.350.000, 2.440.000, dan 2.430.000. Sementara itu pada ikan botia yang terinfeksi bakteri A.hydrophila diketahui jumlah rata-rata eritrosit pada masing-masing perlakuan K-, K+, A, B, C, dan D berturut-turut adalah 2.420.0000, 1.770.000, 1.780.000, 1.890.000, 1.780.000, dan 1.870.000. jumlah rata-rata eritrosit ikan botia yang terinfeksi bakteri A.hydrophila, dan kemudian diobati dengan ciprofloxacin pada masing-masing perlakuan K-, K+,A, B, C, dan D berturut-turut adalah 2.420.000, 1.630.000, 2.090.000, 2.280.000, 2.500.000, dah 2.540.000. Sementara jumlah rata-rata sel darah putih dalam darah ikan botia yang sehat pada masing-masing perlakuan K-, K+, A, B, C, D berturut-turut adalah 97.000, 90.000, 88.000, 87.000, 93.000 dan 88.000. Sementara itu jumlah rata-rata sel darah putih pada ikan botia yang terinfeksi bakteri A.hydrophila, pada masing-masing perlakuan K-, K+, A, B, C, D berturut-turut adalah 97.000, 174.000, 174.000, 179.000, 185.000 dan 185.000. Sedangkan dari hasil penelitian terhadap ikan botia yang terinfeksi A.hydrophila dan kemudian diobati dengan ciprofloxacin diperoleh hasil perhitungan rata-rata leukosit pada masing-masing perlakuan berturut-turut adalah sebagai berikut 980.000, 189.000, 125.000, 137.000, 133.000, dan 136.000.https://jels.ub.ac.id/index.php/jels/article/view/140aeromonas hydrophilaeritrosithemotologiikan botialeukosit |
| spellingShingle | Maftuch Maftuch Happy Nursyam Sukarni Sukarni Kajian Penggunaan Ciprofloxacin terhadap Hematologi Ikan Botia (Botia macracanthus, Bleeker) yang Diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila Journal of Experimental Life Science aeromonas hydrophila eritrosit hemotologi ikan botia leukosit |
| title | Kajian Penggunaan Ciprofloxacin terhadap Hematologi Ikan Botia (Botia macracanthus, Bleeker) yang Diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila |
| title_full | Kajian Penggunaan Ciprofloxacin terhadap Hematologi Ikan Botia (Botia macracanthus, Bleeker) yang Diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila |
| title_fullStr | Kajian Penggunaan Ciprofloxacin terhadap Hematologi Ikan Botia (Botia macracanthus, Bleeker) yang Diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila |
| title_full_unstemmed | Kajian Penggunaan Ciprofloxacin terhadap Hematologi Ikan Botia (Botia macracanthus, Bleeker) yang Diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila |
| title_short | Kajian Penggunaan Ciprofloxacin terhadap Hematologi Ikan Botia (Botia macracanthus, Bleeker) yang Diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila |
| title_sort | kajian penggunaan ciprofloxacin terhadap hematologi ikan botia botia macracanthus bleeker yang diinfeksi bakteri aeromonas hydrophila |
| topic | aeromonas hydrophila eritrosit hemotologi ikan botia leukosit |
| url | https://jels.ub.ac.id/index.php/jels/article/view/140 |
| work_keys_str_mv | AT maftuchmaftuch kajianpenggunaanciprofloxacinterhadaphematologiikanbotiabotiamacracanthusbleekeryangdiinfeksibakteriaeromonashydrophila AT happynursyam kajianpenggunaanciprofloxacinterhadaphematologiikanbotiabotiamacracanthusbleekeryangdiinfeksibakteriaeromonashydrophila AT sukarnisukarni kajianpenggunaanciprofloxacinterhadaphematologiikanbotiabotiamacracanthusbleekeryangdiinfeksibakteriaeromonashydrophila |