Diagnosis kesulitan belajar siswa dari keluarga broken home (studi kasus pada MAN 4 Aceh)

Keluarga  merupakan lingkungan terdekat untuk membesarkan dan mendewasakan, di dalamnya siswa mendapat pendidikan pertama kali. Keluarga juga memiliki peranan penting dalam tumbuh kembang siswa, k arena lingkungan yang baik akan membawa dampak yang positif terhadap perkembangan siswa. Begitu juga se...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Mery Fajriyati, Said Nurdin, Zahra Nelissa
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Indraprasta PGRI 2022-06-01
Series:Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Subjects:
Online Access:https://journal.unindra.ac.id/index.php/teraputik/article/view/890
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849722263837868032
author Mery Fajriyati
Said Nurdin
Zahra Nelissa
author_facet Mery Fajriyati
Said Nurdin
Zahra Nelissa
author_sort Mery Fajriyati
collection DOAJ
description Keluarga  merupakan lingkungan terdekat untuk membesarkan dan mendewasakan, di dalamnya siswa mendapat pendidikan pertama kali. Keluarga juga memiliki peranan penting dalam tumbuh kembang siswa, k arena lingkungan yang baik akan membawa dampak yang positif terhadap perkembangan siswa. Begitu juga sebaliknya, lingkungan yang kurang baik maka juga akan berpengaruh negatif pada pertumbuhan dan perkembangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor permasalahan belajar anak dengan latar belakang keluarga broken home  di MAN 4 Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara semi-struktur. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII sebanyak 6 responden dan sebagai pendukung dalam penelitian wali kelas dan guru BK di MAN 4 Aceh Besar. Hasil yang diperoleh adalah faktor yang menyebabkan masalah belajar yang terdiri dari faktor internal yaitu perhatian, minat, bakat, motif, kematangan,dan kesiapan, dan faktor kelelahan. Kemudian faktor eksternalnya adalah cara mendidik orangtua, relasi antar keluarga, suasana rumah, keadaan ekonomi, dan latar belakang kebudayaan. Lalu didukung oleh faktor dari sekolah yang meliputi kurikulum, metode mengajar, dan interaksi guru-siswa, dan sarana-prasarana sekolah
format Article
id doaj-art-e44bb5b5c92e45f594232081745fa408
institution DOAJ
issn 2580-2046
2580-2054
language Indonesian
publishDate 2022-06-01
publisher Universitas Indraprasta PGRI
record_format Article
series Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
spelling doaj-art-e44bb5b5c92e45f594232081745fa4082025-08-20T03:11:24ZindUniversitas Indraprasta PGRITeraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling2580-20462580-20542022-06-0161879410.26539/teraputik.61890641Diagnosis kesulitan belajar siswa dari keluarga broken home (studi kasus pada MAN 4 Aceh)Mery Fajriyati0Said Nurdin1Zahra Nelissa2Syiah Kuala UniversitySyiah Kuala UniversitySyiah Kuala UniversityKeluarga  merupakan lingkungan terdekat untuk membesarkan dan mendewasakan, di dalamnya siswa mendapat pendidikan pertama kali. Keluarga juga memiliki peranan penting dalam tumbuh kembang siswa, k arena lingkungan yang baik akan membawa dampak yang positif terhadap perkembangan siswa. Begitu juga sebaliknya, lingkungan yang kurang baik maka juga akan berpengaruh negatif pada pertumbuhan dan perkembangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor permasalahan belajar anak dengan latar belakang keluarga broken home  di MAN 4 Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara semi-struktur. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII sebanyak 6 responden dan sebagai pendukung dalam penelitian wali kelas dan guru BK di MAN 4 Aceh Besar. Hasil yang diperoleh adalah faktor yang menyebabkan masalah belajar yang terdiri dari faktor internal yaitu perhatian, minat, bakat, motif, kematangan,dan kesiapan, dan faktor kelelahan. Kemudian faktor eksternalnya adalah cara mendidik orangtua, relasi antar keluarga, suasana rumah, keadaan ekonomi, dan latar belakang kebudayaan. Lalu didukung oleh faktor dari sekolah yang meliputi kurikulum, metode mengajar, dan interaksi guru-siswa, dan sarana-prasarana sekolahhttps://journal.unindra.ac.id/index.php/teraputik/article/view/890permasalahan belajar, keluarga broken home
spellingShingle Mery Fajriyati
Said Nurdin
Zahra Nelissa
Diagnosis kesulitan belajar siswa dari keluarga broken home (studi kasus pada MAN 4 Aceh)
Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
permasalahan belajar, keluarga broken home
title Diagnosis kesulitan belajar siswa dari keluarga broken home (studi kasus pada MAN 4 Aceh)
title_full Diagnosis kesulitan belajar siswa dari keluarga broken home (studi kasus pada MAN 4 Aceh)
title_fullStr Diagnosis kesulitan belajar siswa dari keluarga broken home (studi kasus pada MAN 4 Aceh)
title_full_unstemmed Diagnosis kesulitan belajar siswa dari keluarga broken home (studi kasus pada MAN 4 Aceh)
title_short Diagnosis kesulitan belajar siswa dari keluarga broken home (studi kasus pada MAN 4 Aceh)
title_sort diagnosis kesulitan belajar siswa dari keluarga broken home studi kasus pada man 4 aceh
topic permasalahan belajar, keluarga broken home
url https://journal.unindra.ac.id/index.php/teraputik/article/view/890
work_keys_str_mv AT meryfajriyati diagnosiskesulitanbelajarsiswadarikeluargabrokenhomestudikasuspadaman4aceh
AT saidnurdin diagnosiskesulitanbelajarsiswadarikeluargabrokenhomestudikasuspadaman4aceh
AT zahranelissa diagnosiskesulitanbelajarsiswadarikeluargabrokenhomestudikasuspadaman4aceh