IMPLEMENTASIRIZOBAKTERI SEBAGAI PUPUK HAYATIUNTUK MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SOLOK

Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok merupakan salah satu nagari penghasil kentang. Produksi kentang di kabupaten Solok mencapai 28.939 ton/Ha (BPS, 2023).Budidaya kentang selama ini sangat tergantung pada input pupuk buatan dan pestisida yang tinggi, hal ini akan...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Milda Ernita, Afri Rona Diyanti, Aslan Sari Thesiwati, Ermawati Ermawati, Sunadi Sunadi, Widodo Haryoko, Yulfidesi Yulfidesi
Format: Article
Language:English
Published: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas 2025-06-01
Series:Jurnal Hilirisasi IPTEKS
Subjects:
Online Access:https://hilirisasi.lppm.unand.ac.id/index.php/hilirisasi/article/view/876
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849713841715281920
author Milda Ernita
Afri Rona Diyanti
Aslan Sari Thesiwati
Ermawati Ermawati
Sunadi Sunadi
Widodo Haryoko
Yulfidesi Yulfidesi
author_facet Milda Ernita
Afri Rona Diyanti
Aslan Sari Thesiwati
Ermawati Ermawati
Sunadi Sunadi
Widodo Haryoko
Yulfidesi Yulfidesi
author_sort Milda Ernita
collection DOAJ
description Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok merupakan salah satu nagari penghasil kentang. Produksi kentang di kabupaten Solok mencapai 28.939 ton/Ha (BPS, 2023).Budidaya kentang selama ini sangat tergantung pada input pupuk buatan dan pestisida yang tinggi, hal ini akan bedampak negatif terhadap lingkungan biotik dan abiotik.. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah implementasi mikroorganisme lokal, khususnya Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR), yang sudah dikenal mampu mensubsidi hara sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman dan meningkatkan kesehatan tanaman. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat petani tentang peran PGPR untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kentang. Kegiatan dilaksanakan di Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok yang dilaksanakan pada bulan Februari 2025. Metode kegiatan 1) Sosialiasiuntuk memberikan pemahaman tentang fungsi dan manfaat PGPR, 2) Pelatihan cara perbanyakan PGPR dan 3) Aplikasi PGPR pada tanaman kentang. Kegiatan ini memberikan hasil positif, dimana petani telah memahami manfaatPGPR dan cara perbanyakan dan aplikasinyapada tanaman kentang.Hasil kegiatan pendekatan secara edukatif dan praktik langsung pada tanaman kentang telah meningkatkan pengetahuan, keterampilan petani dalam implementasi PGPR. Hasil implementasi PGPR pada tanaman kentang mampu menurunkan penggunaan NPK 20% dan pestisida 39,2% dengan produksi umbi 5,91 kg per plot setara 36,94 ton/ha. Hal ini menunjukkan bahwa rizobakteri berpotensi sebagai alternatif pupuk hayati yang mendukung pertanian berkelanjutan.
format Article
id doaj-art-e2f755f4354c46fca57258c48150a0d8
institution DOAJ
issn 2621-7198
language English
publishDate 2025-06-01
publisher Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas
record_format Article
series Jurnal Hilirisasi IPTEKS
spelling doaj-art-e2f755f4354c46fca57258c48150a0d82025-08-20T03:13:51ZengLembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas AndalasJurnal Hilirisasi IPTEKS2621-71982025-06-018210.25077/jhi.v8i2.876537IMPLEMENTASIRIZOBAKTERI SEBAGAI PUPUK HAYATIUNTUK MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SOLOKMilda Ernita0Afri Rona Diyanti1Aslan Sari Thesiwati2Ermawati Ermawati3Sunadi Sunadi4Widodo Haryoko5Yulfidesi Yulfidesi6Program Studi Magister Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa PadangProgram studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa PadangProgram Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa PadangProgram Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa PadangProgram Studi Magister Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa PadangProgram Studi Magister Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa PadangProgram Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Uniersitas Ekasakti Padang Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok merupakan salah satu nagari penghasil kentang. Produksi kentang di kabupaten Solok mencapai 28.939 ton/Ha (BPS, 2023).Budidaya kentang selama ini sangat tergantung pada input pupuk buatan dan pestisida yang tinggi, hal ini akan bedampak negatif terhadap lingkungan biotik dan abiotik.. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah implementasi mikroorganisme lokal, khususnya Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR), yang sudah dikenal mampu mensubsidi hara sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman dan meningkatkan kesehatan tanaman. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat petani tentang peran PGPR untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kentang. Kegiatan dilaksanakan di Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok yang dilaksanakan pada bulan Februari 2025. Metode kegiatan 1) Sosialiasiuntuk memberikan pemahaman tentang fungsi dan manfaat PGPR, 2) Pelatihan cara perbanyakan PGPR dan 3) Aplikasi PGPR pada tanaman kentang. Kegiatan ini memberikan hasil positif, dimana petani telah memahami manfaatPGPR dan cara perbanyakan dan aplikasinyapada tanaman kentang.Hasil kegiatan pendekatan secara edukatif dan praktik langsung pada tanaman kentang telah meningkatkan pengetahuan, keterampilan petani dalam implementasi PGPR. Hasil implementasi PGPR pada tanaman kentang mampu menurunkan penggunaan NPK 20% dan pestisida 39,2% dengan produksi umbi 5,91 kg per plot setara 36,94 ton/ha. Hal ini menunjukkan bahwa rizobakteri berpotensi sebagai alternatif pupuk hayati yang mendukung pertanian berkelanjutan. https://hilirisasi.lppm.unand.ac.id/index.php/hilirisasi/article/view/876rizobakteri, pupuk hayati, pertanian berkelanjutan
spellingShingle Milda Ernita
Afri Rona Diyanti
Aslan Sari Thesiwati
Ermawati Ermawati
Sunadi Sunadi
Widodo Haryoko
Yulfidesi Yulfidesi
IMPLEMENTASIRIZOBAKTERI SEBAGAI PUPUK HAYATIUNTUK MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SOLOK
Jurnal Hilirisasi IPTEKS
rizobakteri, pupuk hayati, pertanian berkelanjutan
title IMPLEMENTASIRIZOBAKTERI SEBAGAI PUPUK HAYATIUNTUK MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SOLOK
title_full IMPLEMENTASIRIZOBAKTERI SEBAGAI PUPUK HAYATIUNTUK MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SOLOK
title_fullStr IMPLEMENTASIRIZOBAKTERI SEBAGAI PUPUK HAYATIUNTUK MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SOLOK
title_full_unstemmed IMPLEMENTASIRIZOBAKTERI SEBAGAI PUPUK HAYATIUNTUK MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SOLOK
title_short IMPLEMENTASIRIZOBAKTERI SEBAGAI PUPUK HAYATIUNTUK MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SOLOK
title_sort implementasirizobakteri sebagai pupuk hayatiuntuk mendukung pertanian berkelanjutan di kabupaten solok
topic rizobakteri, pupuk hayati, pertanian berkelanjutan
url https://hilirisasi.lppm.unand.ac.id/index.php/hilirisasi/article/view/876
work_keys_str_mv AT mildaernita implementasirizobakterisebagaipupukhayatiuntukmendukungpertanianberkelanjutandikabupatensolok
AT afrironadiyanti implementasirizobakterisebagaipupukhayatiuntukmendukungpertanianberkelanjutandikabupatensolok
AT aslansarithesiwati implementasirizobakterisebagaipupukhayatiuntukmendukungpertanianberkelanjutandikabupatensolok
AT ermawatiermawati implementasirizobakterisebagaipupukhayatiuntukmendukungpertanianberkelanjutandikabupatensolok
AT sunadisunadi implementasirizobakterisebagaipupukhayatiuntukmendukungpertanianberkelanjutandikabupatensolok
AT widodoharyoko implementasirizobakterisebagaipupukhayatiuntukmendukungpertanianberkelanjutandikabupatensolok
AT yulfidesiyulfidesi implementasirizobakterisebagaipupukhayatiuntukmendukungpertanianberkelanjutandikabupatensolok