Kelayakan Ekologis Pengembangan Taman Wisata Alam Seblat sebagai Objek Daya Tarik Wisata di Provinsi Bengkulu Indonesia

Taman Wisata Alam (TWA) Seblat merupakan salah satu hutan konservasi di Provinsi Bengkulu Indonesia yang luas arealnya 7.732.80 ha. Penetapan kawasan hutan ini tujuan utamanya adalah pelestarian keanekaragaman hayati melalui pengembangan kegiatan wisata alam dan rekreasi. Objek dan daya tarik wisata...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Gunggung Senoaji, Edi Suharto, Agung Hasan Lukman, Elvi Susanti
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Diponegoro University 2024-02-01
Series:Jurnal Ilmu Lingkungan
Subjects:
Online Access:https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/52452
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850171469351354368
author Gunggung Senoaji
Edi Suharto
Agung Hasan Lukman
Elvi Susanti
author_facet Gunggung Senoaji
Edi Suharto
Agung Hasan Lukman
Elvi Susanti
author_sort Gunggung Senoaji
collection DOAJ
description Taman Wisata Alam (TWA) Seblat merupakan salah satu hutan konservasi di Provinsi Bengkulu Indonesia yang luas arealnya 7.732.80 ha. Penetapan kawasan hutan ini tujuan utamanya adalah pelestarian keanekaragaman hayati melalui pengembangan kegiatan wisata alam dan rekreasi. Objek dan daya tarik wisata TWA Seblat adalah keanekaragaman flora fauna di ekosistem hutan tropis dan pusat pelatihan gajah (PLG) Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik wisatawan yang berkunjung ke TWA Seblat dan menentukan kelayakan ekologis TWA Seblat sebagai objek dan daya tarik wisata. Penelitian ini menggunakan metode pengamatan lapangan (field observation) dan wawancara mendalam (dept interview) dengan para wisatawan yang terpilih menjadi responden sebanyak 71 orang. Kelayakan ekologis TWA Seblat sebagai Objek daya tarik wisata dianalisis menggunakan Analisis Daerah Operasi dan Objek Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA). Hasil penelitian menujukan bahwa pengunjung yang berasal dari luar Provinsi Bengkulu hanya 12,7% dengan tingkat pendidikan sebagian besar (69,0%) SLTA. Frekuensi kunjungannya ke lokasi TWA Seblat, sebanyak 52,1% baru pertama kali, 31,0% pernah 2-4 kali kunjungan dan 16,9% telah lebih dari 4 kali melakukan kunjungan. Secara ekologis, TWA Seblat layak dikembangkan sebagai objek daya tarik wisata dengan nilai rata-rata 75,2%. Ini berarti kawasannya layak dikembangkan sebagai objek daya tarik wisata. Beberapa kriteria yang bernilai rendah untuk pengembangan sebagai Objek daerah wisata adalah kondisi ketersediaan akomodasi, kondisi iklim, aksesibilitas, dan daya tarik wisata.
format Article
id doaj-art-e21b2530ea4942aeaae1d20602b483f3
institution OA Journals
issn 1829-8907
language Indonesian
publishDate 2024-02-01
publisher Diponegoro University
record_format Article
series Jurnal Ilmu Lingkungan
spelling doaj-art-e21b2530ea4942aeaae1d20602b483f32025-08-20T02:20:16ZindDiponegoro UniversityJurnal Ilmu Lingkungan1829-89072024-02-0122228929510.14710/jil.22.2.289-29523389Kelayakan Ekologis Pengembangan Taman Wisata Alam Seblat sebagai Objek Daya Tarik Wisata di Provinsi Bengkulu IndonesiaGunggung Senoaji0Edi Suharto1Agung Hasan Lukman2Elvi Susanti3Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, IndonesiaJurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, IndonesiaJurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, IndonesiaDinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu, IndonesiaTaman Wisata Alam (TWA) Seblat merupakan salah satu hutan konservasi di Provinsi Bengkulu Indonesia yang luas arealnya 7.732.80 ha. Penetapan kawasan hutan ini tujuan utamanya adalah pelestarian keanekaragaman hayati melalui pengembangan kegiatan wisata alam dan rekreasi. Objek dan daya tarik wisata TWA Seblat adalah keanekaragaman flora fauna di ekosistem hutan tropis dan pusat pelatihan gajah (PLG) Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik wisatawan yang berkunjung ke TWA Seblat dan menentukan kelayakan ekologis TWA Seblat sebagai objek dan daya tarik wisata. Penelitian ini menggunakan metode pengamatan lapangan (field observation) dan wawancara mendalam (dept interview) dengan para wisatawan yang terpilih menjadi responden sebanyak 71 orang. Kelayakan ekologis TWA Seblat sebagai Objek daya tarik wisata dianalisis menggunakan Analisis Daerah Operasi dan Objek Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA). Hasil penelitian menujukan bahwa pengunjung yang berasal dari luar Provinsi Bengkulu hanya 12,7% dengan tingkat pendidikan sebagian besar (69,0%) SLTA. Frekuensi kunjungannya ke lokasi TWA Seblat, sebanyak 52,1% baru pertama kali, 31,0% pernah 2-4 kali kunjungan dan 16,9% telah lebih dari 4 kali melakukan kunjungan. Secara ekologis, TWA Seblat layak dikembangkan sebagai objek daya tarik wisata dengan nilai rata-rata 75,2%. Ini berarti kawasannya layak dikembangkan sebagai objek daya tarik wisata. Beberapa kriteria yang bernilai rendah untuk pengembangan sebagai Objek daerah wisata adalah kondisi ketersediaan akomodasi, kondisi iklim, aksesibilitas, dan daya tarik wisata.https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/52452kelayakan ekologisobjek daya tarik wisatapengunjungtwa seblat
spellingShingle Gunggung Senoaji
Edi Suharto
Agung Hasan Lukman
Elvi Susanti
Kelayakan Ekologis Pengembangan Taman Wisata Alam Seblat sebagai Objek Daya Tarik Wisata di Provinsi Bengkulu Indonesia
Jurnal Ilmu Lingkungan
kelayakan ekologis
objek daya tarik wisata
pengunjung
twa seblat
title Kelayakan Ekologis Pengembangan Taman Wisata Alam Seblat sebagai Objek Daya Tarik Wisata di Provinsi Bengkulu Indonesia
title_full Kelayakan Ekologis Pengembangan Taman Wisata Alam Seblat sebagai Objek Daya Tarik Wisata di Provinsi Bengkulu Indonesia
title_fullStr Kelayakan Ekologis Pengembangan Taman Wisata Alam Seblat sebagai Objek Daya Tarik Wisata di Provinsi Bengkulu Indonesia
title_full_unstemmed Kelayakan Ekologis Pengembangan Taman Wisata Alam Seblat sebagai Objek Daya Tarik Wisata di Provinsi Bengkulu Indonesia
title_short Kelayakan Ekologis Pengembangan Taman Wisata Alam Seblat sebagai Objek Daya Tarik Wisata di Provinsi Bengkulu Indonesia
title_sort kelayakan ekologis pengembangan taman wisata alam seblat sebagai objek daya tarik wisata di provinsi bengkulu indonesia
topic kelayakan ekologis
objek daya tarik wisata
pengunjung
twa seblat
url https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/52452
work_keys_str_mv AT gunggungsenoaji kelayakanekologispengembangantamanwisataalamseblatsebagaiobjekdayatarikwisatadiprovinsibengkuluindonesia
AT edisuharto kelayakanekologispengembangantamanwisataalamseblatsebagaiobjekdayatarikwisatadiprovinsibengkuluindonesia
AT agunghasanlukman kelayakanekologispengembangantamanwisataalamseblatsebagaiobjekdayatarikwisatadiprovinsibengkuluindonesia
AT elvisusanti kelayakanekologispengembangantamanwisataalamseblatsebagaiobjekdayatarikwisatadiprovinsibengkuluindonesia