PELATIHAN MENCIPTAKAN CLOTH BOOK EDUCATIF BAGI GURU-GURU PAUD DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN GAJAHMUNGKUR SEMARANG

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk menambah wawasan guru-guru PAUD tentang bahan yang dapat digunakan untuk membuat cloth book educatif, dan untuk meningkatkan keterampilan tentang pembuatan alat peraga cloth book educatif. Cloth Book Educatif yaitu buku yang terbuat dari kain l...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Sri Sulistyorini, Hardjono Hardjono, Yuyarti Yuyarti
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Negeri Semarang 2014-12-01
Series:Jurnal Abdimas
Subjects:
Online Access:http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/abdimas/article/view/5725
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk menambah wawasan guru-guru PAUD tentang bahan yang dapat digunakan untuk membuat cloth book educatif, dan untuk meningkatkan keterampilan tentang pembuatan alat peraga cloth book educatif. Cloth Book Educatif yaitu buku yang terbuat dari kain lembut dan diisi dengan serat polyester yang empuk seperti bantal yang dapat digunakan sebagai alat peraga edukatif di PAUD. Cloth Book Edukatif disertai dengan gambar-gambar lucu-lucu disesuaikan dengan tema yang dipelajari, dengan cerita sederhana, sehingga mudah dimengerti oleh anak-anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi identifikasi peserta, pengorganisasian yaitu negosiasi dengan pihak terkait, penjelasan, pengenalan model Cloth Book Educatif , demonstrasi cara pembuatan dan selanjutnya peserta membuat Cloth Book Educatif. Hasil pelatihan menunjukkan guru-guru PAUD UPTD Kecamatan Gajahmungkur mendapatkan tambahan pengetahuan membuat Cloth Book Educatif, mampu menciptakan Cloth Book Educatif dengan tema: lingkungan, angka, warna, alat transportasi, hewan, tumbuhan, taman dan lingkungan sekitar yang nantinya dapat digunakan untuk diterapkan di PAUD tempat mengajar sehingga siswa dapat belajar lebih bermakna dan menyenangkan. Selain itu guru dapat mengembangkan SKH (Satuan Kegiatan Harian) yang dapat diterapkan pada proses pembelajaran serta melatih guru kreatif menciptakan alat peraga edukatif dengan bahan-bahan dari lingkungan sekitar. Setelah pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini, disarankan kepada guru-guru PAUD untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di sekolah masing- masing untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD.
ISSN:1410-2765
2503-1252