Potensi Trichoderma sp. sebagai Agen Bioremediasi Limbah Cair Kelapa Sawit

Salah satu sektor yang sering hadir di Indonesia adalah bisnis kelapa sawit yang  berkaitan dengan limbah cair. Limbah cair yang dihasilkan industri kelapa sawit dapat menimbulkan ancaman dan mencemari lingkungan perairan. Penggunaan bioremediasi merupakan salah satu cara untuk mengurangi pencemara...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Luthfiah Ramadhani Kesuma, Ulfayani Mayasari, Rizki Amelia Nasution
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Nusa Nipa 2024-06-01
Series:Spizaetus
Subjects:
Online Access:https://spizaetus.nusanipa.ac.id/index.php/spizaetus/article/view/419
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849239064479268864
author Luthfiah Ramadhani Kesuma
Ulfayani Mayasari
Rizki Amelia Nasution
author_facet Luthfiah Ramadhani Kesuma
Ulfayani Mayasari
Rizki Amelia Nasution
author_sort Luthfiah Ramadhani Kesuma
collection DOAJ
description Salah satu sektor yang sering hadir di Indonesia adalah bisnis kelapa sawit yang  berkaitan dengan limbah cair. Limbah cair yang dihasilkan industri kelapa sawit dapat menimbulkan ancaman dan mencemari lingkungan perairan. Penggunaan bioremediasi merupakan salah satu cara untuk mengurangi pencemaran akibat limbah cair kelapa sawit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Trichoderma sp. mempunyai kemampuan dalam menurunkan kadar polutan limbah cair kelapa sawit melalui bioremediasi. Dalam penyelidikan ini menggunakan larutan yang mengandung Trichoderma sp. pada konsentrasi 5% dan 10% dalam jangka waktu yang lama. Selama 28 hari, parameter yang diukur adalah DO, BOD, COD, dan kadar minyak. Berdasarkan temuan, konsentrasi 5% Trichoderma sp. larutan meningkatkan oksigen terlarut (DO) sebesar 67,78% dan menurunkan kadar COD sebesar 72,84%, sedangkan konsentrasi 10% meningkatkan DO sebesar 72,78% dan menurunkan kadar BOD sebesar 59,87%. Pada konsentrasi 5% larutan Trichoderma sp mampu menurunkan kadar BOD sebesar 45,09% dan menurunkan kadar minyak sebesar 76,87%, dan pada konsentrasi 10% mampu menurunkan kadar BOD sebesar 59,87% dan menurunkan kadar minyak sebesar 90,75%. Dapat disimpulkan, Trichoderma sp. mempunyai kemampuan menurunkan kadar COD, BOD, dan minyak dalam limbah kelapa sawit sekaligus meningkatkan jumlah oksigen terlarut (DO) dalam air limbah. Hal ini menunjukkan bahwa jamur mempunyai potensi sebagai agen bioremediasi.
format Article
id doaj-art-e11b1220c7d0480f8d0d6bed5c989cf2
institution Kabale University
issn 2716-151X
2722-869X
language English
publishDate 2024-06-01
publisher Universitas Nusa Nipa
record_format Article
series Spizaetus
spelling doaj-art-e11b1220c7d0480f8d0d6bed5c989cf22025-08-20T04:01:15ZengUniversitas Nusa NipaSpizaetus2716-151X2722-869X2024-06-015210.55241/spibio.v5i2.419Potensi Trichoderma sp. sebagai Agen Bioremediasi Limbah Cair Kelapa SawitLuthfiah Ramadhani Kesuma0Ulfayani Mayasari1Rizki Amelia Nasution2Universitas Islam Negeri Sumatera UtaraUniversitas Islam Negeri Sumatera UtaraUniversitas Islam Negeri Sumatera UtaraSalah satu sektor yang sering hadir di Indonesia adalah bisnis kelapa sawit yang  berkaitan dengan limbah cair. Limbah cair yang dihasilkan industri kelapa sawit dapat menimbulkan ancaman dan mencemari lingkungan perairan. Penggunaan bioremediasi merupakan salah satu cara untuk mengurangi pencemaran akibat limbah cair kelapa sawit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Trichoderma sp. mempunyai kemampuan dalam menurunkan kadar polutan limbah cair kelapa sawit melalui bioremediasi. Dalam penyelidikan ini menggunakan larutan yang mengandung Trichoderma sp. pada konsentrasi 5% dan 10% dalam jangka waktu yang lama. Selama 28 hari, parameter yang diukur adalah DO, BOD, COD, dan kadar minyak. Berdasarkan temuan, konsentrasi 5% Trichoderma sp. larutan meningkatkan oksigen terlarut (DO) sebesar 67,78% dan menurunkan kadar COD sebesar 72,84%, sedangkan konsentrasi 10% meningkatkan DO sebesar 72,78% dan menurunkan kadar BOD sebesar 59,87%. Pada konsentrasi 5% larutan Trichoderma sp mampu menurunkan kadar BOD sebesar 45,09% dan menurunkan kadar minyak sebesar 76,87%, dan pada konsentrasi 10% mampu menurunkan kadar BOD sebesar 59,87% dan menurunkan kadar minyak sebesar 90,75%. Dapat disimpulkan, Trichoderma sp. mempunyai kemampuan menurunkan kadar COD, BOD, dan minyak dalam limbah kelapa sawit sekaligus meningkatkan jumlah oksigen terlarut (DO) dalam air limbah. Hal ini menunjukkan bahwa jamur mempunyai potensi sebagai agen bioremediasi. https://spizaetus.nusanipa.ac.id/index.php/spizaetus/article/view/419BioremediasiLimbah Cair Kelapa SawitTrichoderma sp.
spellingShingle Luthfiah Ramadhani Kesuma
Ulfayani Mayasari
Rizki Amelia Nasution
Potensi Trichoderma sp. sebagai Agen Bioremediasi Limbah Cair Kelapa Sawit
Spizaetus
Bioremediasi
Limbah Cair Kelapa Sawit
Trichoderma sp.
title Potensi Trichoderma sp. sebagai Agen Bioremediasi Limbah Cair Kelapa Sawit
title_full Potensi Trichoderma sp. sebagai Agen Bioremediasi Limbah Cair Kelapa Sawit
title_fullStr Potensi Trichoderma sp. sebagai Agen Bioremediasi Limbah Cair Kelapa Sawit
title_full_unstemmed Potensi Trichoderma sp. sebagai Agen Bioremediasi Limbah Cair Kelapa Sawit
title_short Potensi Trichoderma sp. sebagai Agen Bioremediasi Limbah Cair Kelapa Sawit
title_sort potensi trichoderma sp sebagai agen bioremediasi limbah cair kelapa sawit
topic Bioremediasi
Limbah Cair Kelapa Sawit
Trichoderma sp.
url https://spizaetus.nusanipa.ac.id/index.php/spizaetus/article/view/419
work_keys_str_mv AT luthfiahramadhanikesuma potensitrichodermaspsebagaiagenbioremediasilimbahcairkelapasawit
AT ulfayanimayasari potensitrichodermaspsebagaiagenbioremediasilimbahcairkelapasawit
AT rizkiamelianasution potensitrichodermaspsebagaiagenbioremediasilimbahcairkelapasawit