Deteksi crypstosporidium sp. pada pasien dengan kanker kolorektal
Cryptosporidium sp. adalah parasit obligat intraseluler yang menyerang sel epitel usus. Infeksinya mengakibatkan diare, malnutrisi, dehidrasi dan cedera usus terutama pada orang dengan gangguan imunitas. Tingginya infeksi Cryptosporidium pada pasien HIV-AIDS pada penelitian sebelumnya menandakan su...
Saved in:
| Main Authors: | , , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Universitas Andalas
2024-07-01
|
| Series: | Majalah Kedokteran Andalas |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://jurnalmka.fk.unand.ac.id/index.php/art/article/view/1472 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850194885371494400 |
|---|---|
| author | Sri Wahyuni Handayani Nuzulia Irawati Djong Hon Tjong Tofrizal Tofrizal Elli Firdamila |
| author_facet | Sri Wahyuni Handayani Nuzulia Irawati Djong Hon Tjong Tofrizal Tofrizal Elli Firdamila |
| author_sort | Sri Wahyuni Handayani |
| collection | DOAJ |
| description | Cryptosporidium sp. adalah parasit obligat intraseluler yang menyerang sel epitel usus. Infeksinya mengakibatkan diare, malnutrisi, dehidrasi dan cedera usus terutama pada orang dengan gangguan imunitas. Tingginya infeksi Cryptosporidium pada pasien HIV-AIDS pada penelitian sebelumnya menandakan sumber infeksi yang tinggi di lingkungan. Cryptosporidium dilaporkan memiliki hubungan dengan kanker kolorektal baru-baru ini. Tujuan: tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi infeksi Cryptosporidium pada pasien dengan kanker kolorektal. Metode: metode yang digunakan observasional dengan desain cross-sectional study pada 43 pasien kanker kolorektal yang sesuai dengan kriteria yaitu pasien yang baru didiagnosis dan belum mendapatkan terapi onkologis. Pengumpulan sampel feses dilakukan dari bulan April hingga Agustus 2023. Pemeriksaan ookista dilakukan secara mikroskopik dengan pewarnaan tahan asam modifikasi ziehl neelsen. Hasil: hasil penelitian didapatkan 46,5% (20/43) pasien positif terinfeksi Cryptosporidium. Kesimpulan: kesimpulan hasil penelitian, infeksi Cryptosporidium tinggi pada pasien kanker kolorektal, terutama pada lokasi kanker rektum. Penelitian lebih lanjut untuk mengetahui spesies Cryptosporidium diperlukan untuk mengetahui rute penularan dan sumber infeksi. |
| format | Article |
| id | doaj-art-e06891957e7a49abaaaa61707ac27a72 |
| institution | OA Journals |
| issn | 0126-2092 2442-5230 |
| language | English |
| publishDate | 2024-07-01 |
| publisher | Universitas Andalas |
| record_format | Article |
| series | Majalah Kedokteran Andalas |
| spelling | doaj-art-e06891957e7a49abaaaa61707ac27a722025-08-20T02:13:53ZengUniversitas AndalasMajalah Kedokteran Andalas0126-20922442-52302024-07-014671186119610.25077/mka.v46.i7.p%p.2023822Deteksi crypstosporidium sp. pada pasien dengan kanker kolorektalSri Wahyuni Handayani0Nuzulia Irawati1Djong Hon Tjong2Tofrizal TofrizalElli FirdamilaDoctoral Program Biomedical Science, Faculty of Medicine, Andalas University, Padang, Indonesia/ Department of Health Analyst , Faculty of Pharmacy and Science, Muhammadiyah University of Prof. Dr. HAMKA, Jakarta, IndonesiaBagian Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universitas AndalasDepartment of Biologi, Faculty of Science, Andalas UniversityCryptosporidium sp. adalah parasit obligat intraseluler yang menyerang sel epitel usus. Infeksinya mengakibatkan diare, malnutrisi, dehidrasi dan cedera usus terutama pada orang dengan gangguan imunitas. Tingginya infeksi Cryptosporidium pada pasien HIV-AIDS pada penelitian sebelumnya menandakan sumber infeksi yang tinggi di lingkungan. Cryptosporidium dilaporkan memiliki hubungan dengan kanker kolorektal baru-baru ini. Tujuan: tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi infeksi Cryptosporidium pada pasien dengan kanker kolorektal. Metode: metode yang digunakan observasional dengan desain cross-sectional study pada 43 pasien kanker kolorektal yang sesuai dengan kriteria yaitu pasien yang baru didiagnosis dan belum mendapatkan terapi onkologis. Pengumpulan sampel feses dilakukan dari bulan April hingga Agustus 2023. Pemeriksaan ookista dilakukan secara mikroskopik dengan pewarnaan tahan asam modifikasi ziehl neelsen. Hasil: hasil penelitian didapatkan 46,5% (20/43) pasien positif terinfeksi Cryptosporidium. Kesimpulan: kesimpulan hasil penelitian, infeksi Cryptosporidium tinggi pada pasien kanker kolorektal, terutama pada lokasi kanker rektum. Penelitian lebih lanjut untuk mengetahui spesies Cryptosporidium diperlukan untuk mengetahui rute penularan dan sumber infeksi.https://jurnalmka.fk.unand.ac.id/index.php/art/article/view/1472cryptosporidiumdiarekanker kolorektal |
| spellingShingle | Sri Wahyuni Handayani Nuzulia Irawati Djong Hon Tjong Tofrizal Tofrizal Elli Firdamila Deteksi crypstosporidium sp. pada pasien dengan kanker kolorektal Majalah Kedokteran Andalas cryptosporidium diare kanker kolorektal |
| title | Deteksi crypstosporidium sp. pada pasien dengan kanker kolorektal |
| title_full | Deteksi crypstosporidium sp. pada pasien dengan kanker kolorektal |
| title_fullStr | Deteksi crypstosporidium sp. pada pasien dengan kanker kolorektal |
| title_full_unstemmed | Deteksi crypstosporidium sp. pada pasien dengan kanker kolorektal |
| title_short | Deteksi crypstosporidium sp. pada pasien dengan kanker kolorektal |
| title_sort | deteksi crypstosporidium sp pada pasien dengan kanker kolorektal |
| topic | cryptosporidium diare kanker kolorektal |
| url | https://jurnalmka.fk.unand.ac.id/index.php/art/article/view/1472 |
| work_keys_str_mv | AT sriwahyunihandayani deteksicrypstosporidiumsppadapasiendengankankerkolorektal AT nuzuliairawati deteksicrypstosporidiumsppadapasiendengankankerkolorektal AT djonghontjong deteksicrypstosporidiumsppadapasiendengankankerkolorektal AT tofrizaltofrizal deteksicrypstosporidiumsppadapasiendengankankerkolorektal AT ellifirdamila deteksicrypstosporidiumsppadapasiendengankankerkolorektal |