Gambaran Angka Bakteri Di Laboratorium Mikroskopik Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura
Tujuan: Mengetahui angka dan jenis bakteri udara, lantai, dan meja berdasarkan pewarnaan Gram di laboratorium Mikroskopik Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Metode: Penelitian ini menggunakan metode settling plate, selama 15 menit dengan media agar darah untuk sampel bakteri udara. Sampel...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Universitas Andalas
2023-04-01
|
| Series: | Majalah Kedokteran Andalas |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://jurnalmka.fk.unand.ac.id/index.php/art/article/view/1041 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850194884839866368 |
|---|---|
| author | Nur - Atirah Mardhia Mardhia Delima Fajar Liana |
| author_facet | Nur - Atirah Mardhia Mardhia Delima Fajar Liana |
| author_sort | Nur - Atirah |
| collection | DOAJ |
| description | Tujuan: Mengetahui angka dan jenis bakteri udara, lantai, dan meja berdasarkan pewarnaan Gram di laboratorium Mikroskopik Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Metode: Penelitian ini menggunakan metode settling plate, selama 15 menit dengan media agar darah untuk sampel bakteri udara. Sampel lantai dan meja diambil menggunakan swab lidi kapas steril dengan cairan buffer phospate, kemudian digores pada media agar darah. Semua media sampel diinkubasi pada suhu 36℃ selama 24 jam, kemudian dilakukan penghitungan koloni serta pewarnaan Gram untuk melihat variasi jenis bakterinya. Hasil: Angka bakteri udara tertinggi adalah 208,33 CFU/m3, dan yang paling rendah 52,08 CFU/m3. Dari pewarnaan Gram, bentuk morfologi bakteri udara yaitu kokkus Gram positif dan negatif, serta basil Gram negatif. Sedangkan angka bakteri swab permukaan lantai dan meja yang paling tinggi adalah 200 CFU/m2, terendah adalah 18 CFU/m2. Morfologi bakteri permukaan lantai dan meja yang paling banyak yaitu diplobasil Gram negatif. Kesimpulan: Rata – rata angka bakteri udara laboratorium Mikroskopik adalah 52,08 CFU/m3, dan masih memenuhi standar nilai batas yang ditetapkan. Rata-rata angka bakteri swab permukaan adalah 64 CFU/m2 yang cukup tinggi, melebihi standar nilai batas permukaan dinding dan lantai ruang perawatan yang ditetapkan oleh Kepmenkes. |
| format | Article |
| id | doaj-art-dd8a2a3f669b4eb28cc6d0a83fa7d81d |
| institution | OA Journals |
| issn | 0126-2092 2442-5230 |
| language | English |
| publishDate | 2023-04-01 |
| publisher | Universitas Andalas |
| record_format | Article |
| series | Majalah Kedokteran Andalas |
| spelling | doaj-art-dd8a2a3f669b4eb28cc6d0a83fa7d81d2025-08-20T02:13:53ZengUniversitas AndalasMajalah Kedokteran Andalas0126-20922442-52302023-04-0146223224410.25077/mka.v46.i2.p232-244.2023710Gambaran Angka Bakteri Di Laboratorium Mikroskopik Fakultas Kedokteran Universitas TanjungpuraNur - Atirah0Mardhia Mardhia1Delima Fajar Liana2Tanjungpura UniversityTanjungpura UniversityTanjungpura UniversityTujuan: Mengetahui angka dan jenis bakteri udara, lantai, dan meja berdasarkan pewarnaan Gram di laboratorium Mikroskopik Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Metode: Penelitian ini menggunakan metode settling plate, selama 15 menit dengan media agar darah untuk sampel bakteri udara. Sampel lantai dan meja diambil menggunakan swab lidi kapas steril dengan cairan buffer phospate, kemudian digores pada media agar darah. Semua media sampel diinkubasi pada suhu 36℃ selama 24 jam, kemudian dilakukan penghitungan koloni serta pewarnaan Gram untuk melihat variasi jenis bakterinya. Hasil: Angka bakteri udara tertinggi adalah 208,33 CFU/m3, dan yang paling rendah 52,08 CFU/m3. Dari pewarnaan Gram, bentuk morfologi bakteri udara yaitu kokkus Gram positif dan negatif, serta basil Gram negatif. Sedangkan angka bakteri swab permukaan lantai dan meja yang paling tinggi adalah 200 CFU/m2, terendah adalah 18 CFU/m2. Morfologi bakteri permukaan lantai dan meja yang paling banyak yaitu diplobasil Gram negatif. Kesimpulan: Rata – rata angka bakteri udara laboratorium Mikroskopik adalah 52,08 CFU/m3, dan masih memenuhi standar nilai batas yang ditetapkan. Rata-rata angka bakteri swab permukaan adalah 64 CFU/m2 yang cukup tinggi, melebihi standar nilai batas permukaan dinding dan lantai ruang perawatan yang ditetapkan oleh Kepmenkes.https://jurnalmka.fk.unand.ac.id/index.php/art/article/view/1041bacterial numberlaboratorycfusettling plateswab |
| spellingShingle | Nur - Atirah Mardhia Mardhia Delima Fajar Liana Gambaran Angka Bakteri Di Laboratorium Mikroskopik Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Majalah Kedokteran Andalas bacterial number laboratory cfu settling plate swab |
| title | Gambaran Angka Bakteri Di Laboratorium Mikroskopik Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura |
| title_full | Gambaran Angka Bakteri Di Laboratorium Mikroskopik Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura |
| title_fullStr | Gambaran Angka Bakteri Di Laboratorium Mikroskopik Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura |
| title_full_unstemmed | Gambaran Angka Bakteri Di Laboratorium Mikroskopik Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura |
| title_short | Gambaran Angka Bakteri Di Laboratorium Mikroskopik Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura |
| title_sort | gambaran angka bakteri di laboratorium mikroskopik fakultas kedokteran universitas tanjungpura |
| topic | bacterial number laboratory cfu settling plate swab |
| url | https://jurnalmka.fk.unand.ac.id/index.php/art/article/view/1041 |
| work_keys_str_mv | AT nuratirah gambaranangkabakteridilaboratoriummikroskopikfakultaskedokteranuniversitastanjungpura AT mardhiamardhia gambaranangkabakteridilaboratoriummikroskopikfakultaskedokteranuniversitastanjungpura AT delimafajarliana gambaranangkabakteridilaboratoriummikroskopikfakultaskedokteranuniversitastanjungpura |