KONFRONTASI KEBERPIHAKAN PADA KOMENTAR MEDIA DIGITAL DAN RAGAM IDEOLOGICAL STATE APPARATUS

Setiap peristiwa yang diekspresikan dalam media massa, khususnya media digital, menjadi peristiwa yang berifat open-ended. Siapapun yang membaca dan memahaminya dengan lebih dalam memiliki ruang yang lebih luasAliran Frankfurt juga menyatakan bahwa ternyata media bisa menjadi alat pemerintah untuk m...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Pidekso Adi
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Negeri Malang 2024-12-01
Series:BASINDO: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Online Access:https://journal2.um.ac.id/index.php/basindo/article/view/50952
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Setiap peristiwa yang diekspresikan dalam media massa, khususnya media digital, menjadi peristiwa yang berifat open-ended. Siapapun yang membaca dan memahaminya dengan lebih dalam memiliki ruang yang lebih luasAliran Frankfurt juga menyatakan bahwa ternyata media bisa menjadi alat pemerintah untuk mengontrol publik. Artinya media bisa menjadi bagian dari ideological state apparatus. Dengan analisis wacana kritis, sebuah komentar dari berita media, akan memberikan gambaran tentang kondisi psikologis dan sosial masyarakat. Analisis struktural dan jaringan semantik akan memperkuat analisis wacana kritis untuk mendalapi sebuah ekspresi, salah satunya komentar pembaca di media. Simpulannya hubungan proposisi dan konten pada komentar mampu membangun gambaran tentang kecenderungan  kontra, pro, dan netral. Jika berita yang dimuat berhubungan dengan masalah yang bersifat sakral, maka komentar yang muncul akan lebih seimbang. Jika berita itu menggambarkan kebijakan pemerintah atau janji saat kampanye, muncul komentar pesimistis, dan pada setiap isu sensitif, ragam upaya ideological state apparatus selalu dilakukan oleh pihak pemerintah.
ISSN:2579-3799