PENGGUNAAN CITRA LANDSAT 8 DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ESTIMASI DEBIT PUNCAK DI DAERAH ALIRAN SUNGAI UNDA PROVINSI BALI

Penelitian ini dilakukan di Daerah Aliran Sungai Unda Provinsi Bali dengan tujuan: (1) mengkaji kemampuan teknik penginderaan jauh dalam ekstraksi data karakteristik lingkungan fisik DAS untuk estimasi debit puncak; (2) memperkirakan besarnya perubahan debit puncak pada DAS Unda berdasarkan metode r...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: I Putu Sriartha
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Pendidikan Ganesha 2015-10-01
Series:Jurnal Sains dan Teknologi
Online Access:http://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JST/article/view/6054
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850057329651744768
author I Putu Sriartha
author_facet I Putu Sriartha
author_sort I Putu Sriartha
collection DOAJ
description Penelitian ini dilakukan di Daerah Aliran Sungai Unda Provinsi Bali dengan tujuan: (1) mengkaji kemampuan teknik penginderaan jauh dalam ekstraksi data karakteristik lingkungan fisik DAS untuk estimasi debit puncak; (2) memperkirakan besarnya perubahan debit puncak pada DAS Unda berdasarkan metode rasional dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang dikumpulkan mencakup data spasial dengan melibatkan teknik penginderaan jauh untuk ekstraksi parameter-parameter fisik DAS (kemiringan lereng, tutupan lahan, infiltrasi tanah dan timbunan air permukaan). Ujiakurasi dan pengukuran lapangan diperlukan untuk memvalidasi data yang sudah dikumpulkan. Data yang sudah dikumpulkan selanjutnya dianalisis menggunakan Sistem Informasi Geografis untuk menentukan tingkat pengaruh masing-masing parameter dalam perhitungan debit puncak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Citra Landsat 8 OLI (Onboard Operational Land Imagery) komposit 563 (false color) memperoleh akurasi sebesar 85,7% dari interpretasi penutup lahan dan didukung data SRTM dapat digunakan untuk penentuan koefisien limpasan permukaan yang disusun dari overlay peta kemiringan lereng, peta penutup lahan, infiltrasi tanah dan timbunan air permukaan; (2) perhitungan debit puncak rerata dengan menggunakan metode rasional memberikan hasil sebesar 16,07 m3/detik, sedangakan perhitungan debit puncak dari hasil pengukuran lapangan menggunakan metode manning memberikan hasil sebesar 20,01 m3/detik. Mengacu pada hasil tersebut maka ketelitian yang diperoleh adalah sebesar 80,31%.
format Article
id doaj-art-dc4a9ef517e245e4a1eca0eb0ea8ba7a
institution DOAJ
issn 2303-3142
2548-8570
language English
publishDate 2015-10-01
publisher Universitas Pendidikan Ganesha
record_format Article
series Jurnal Sains dan Teknologi
spelling doaj-art-dc4a9ef517e245e4a1eca0eb0ea8ba7a2025-08-20T02:51:27ZengUniversitas Pendidikan GaneshaJurnal Sains dan Teknologi2303-31422548-85702015-10-014210.23887/jst-undiksha.v4i2.60545906PENGGUNAAN CITRA LANDSAT 8 DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ESTIMASI DEBIT PUNCAK DI DAERAH ALIRAN SUNGAI UNDA PROVINSI BALII Putu SriarthaPenelitian ini dilakukan di Daerah Aliran Sungai Unda Provinsi Bali dengan tujuan: (1) mengkaji kemampuan teknik penginderaan jauh dalam ekstraksi data karakteristik lingkungan fisik DAS untuk estimasi debit puncak; (2) memperkirakan besarnya perubahan debit puncak pada DAS Unda berdasarkan metode rasional dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang dikumpulkan mencakup data spasial dengan melibatkan teknik penginderaan jauh untuk ekstraksi parameter-parameter fisik DAS (kemiringan lereng, tutupan lahan, infiltrasi tanah dan timbunan air permukaan). Ujiakurasi dan pengukuran lapangan diperlukan untuk memvalidasi data yang sudah dikumpulkan. Data yang sudah dikumpulkan selanjutnya dianalisis menggunakan Sistem Informasi Geografis untuk menentukan tingkat pengaruh masing-masing parameter dalam perhitungan debit puncak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Citra Landsat 8 OLI (Onboard Operational Land Imagery) komposit 563 (false color) memperoleh akurasi sebesar 85,7% dari interpretasi penutup lahan dan didukung data SRTM dapat digunakan untuk penentuan koefisien limpasan permukaan yang disusun dari overlay peta kemiringan lereng, peta penutup lahan, infiltrasi tanah dan timbunan air permukaan; (2) perhitungan debit puncak rerata dengan menggunakan metode rasional memberikan hasil sebesar 16,07 m3/detik, sedangakan perhitungan debit puncak dari hasil pengukuran lapangan menggunakan metode manning memberikan hasil sebesar 20,01 m3/detik. Mengacu pada hasil tersebut maka ketelitian yang diperoleh adalah sebesar 80,31%.http://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JST/article/view/6054
spellingShingle I Putu Sriartha
PENGGUNAAN CITRA LANDSAT 8 DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ESTIMASI DEBIT PUNCAK DI DAERAH ALIRAN SUNGAI UNDA PROVINSI BALI
Jurnal Sains dan Teknologi
title PENGGUNAAN CITRA LANDSAT 8 DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ESTIMASI DEBIT PUNCAK DI DAERAH ALIRAN SUNGAI UNDA PROVINSI BALI
title_full PENGGUNAAN CITRA LANDSAT 8 DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ESTIMASI DEBIT PUNCAK DI DAERAH ALIRAN SUNGAI UNDA PROVINSI BALI
title_fullStr PENGGUNAAN CITRA LANDSAT 8 DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ESTIMASI DEBIT PUNCAK DI DAERAH ALIRAN SUNGAI UNDA PROVINSI BALI
title_full_unstemmed PENGGUNAAN CITRA LANDSAT 8 DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ESTIMASI DEBIT PUNCAK DI DAERAH ALIRAN SUNGAI UNDA PROVINSI BALI
title_short PENGGUNAAN CITRA LANDSAT 8 DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ESTIMASI DEBIT PUNCAK DI DAERAH ALIRAN SUNGAI UNDA PROVINSI BALI
title_sort penggunaan citra landsat 8 dan sistem informasi geografis untuk estimasi debit puncak di daerah aliran sungai unda provinsi bali
url http://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JST/article/view/6054
work_keys_str_mv AT iputusriartha penggunaancitralandsat8dansisteminformasigeografisuntukestimasidebitpuncakdidaerahaliransungaiundaprovinsibali