Instalasi publik patung naga dan gunungan wayang sebagai media informasi dan identitas budaya di Telaga Sarangan

<p class="5Abstract"><span lang="EN-US">Instalasi publik yang memiliki potensi untuk menjadi sarana pelestarian cerita rakyat dan nilai-nilai budaya lokal saat ini dapat dikatakan semakin terancam oleh modernisasi dan globalisasi. Permasalahan utama penelitian ini ada...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Rizqi Fajar Kusuma, Martadi Martadi, Indar Sabri, Welly Suryandoko, Yoga Adhi Agista
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Indraprasta PGRI 2025-02-01
Series:Jurnal Desain
Subjects:
Online Access:https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Jurnal_Desain/article/view/26626
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850211167355535360
author Rizqi Fajar Kusuma
Martadi Martadi
Indar Sabri
Welly Suryandoko
Yoga Adhi Agista
author_facet Rizqi Fajar Kusuma
Martadi Martadi
Indar Sabri
Welly Suryandoko
Yoga Adhi Agista
author_sort Rizqi Fajar Kusuma
collection DOAJ
description <p class="5Abstract"><span lang="EN-US">Instalasi publik yang memiliki potensi untuk menjadi sarana pelestarian cerita rakyat dan nilai-nilai budaya lokal saat ini dapat dikatakan semakin terancam oleh modernisasi dan globalisasi. Permasalahan utama penelitian ini adalah kurangnya kajian terhadap peran instalasi publik Gunungan Wayang dan Patung Naga di Telaga Sarangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis instalasi publik berupa Patung Naga dan Gunungan Wayang di Telaga Sarangan sebagai media informasi dan identitas visual yang mampu melestarikan budaya lokal sekaligus menambah daya tarik destinasi wisata. Penelitian dilakukan melalui studi observasi terhadap desain grafis lingkungan di Telaga Sarangan yang merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Jenis pendekatan yang digunakan adalah <em>signage pyramid method </em>dari Calori &amp; Eynden serta teori komunikasi non-verbal Rapoport untuk menyelidiki keterkaitan antara manusia dengan lingkungannya. Dari hasil </span>penelitian ini terungkap bahwa instalasi publik berupa Gunungan Wayang dan Patung Naga telah menjadi media untuk melestarikan nilai-nilai budaya lokal dan meningkatkan daya tarik wisata kawasan Telaga Sarangan. <span lang="DE">Keberadaan instalasi publik tersebut berfungsi sebagai elemen estetis dan identitas visual di Telaga Sarangan. </span></p>
format Article
id doaj-art-d89173977a6a4ca282f9e3b4bfbbee37
institution OA Journals
issn 2339-0107
2339-0115
language English
publishDate 2025-02-01
publisher Universitas Indraprasta PGRI
record_format Article
series Jurnal Desain
spelling doaj-art-d89173977a6a4ca282f9e3b4bfbbee372025-08-20T02:09:37ZengUniversitas Indraprasta PGRIJurnal Desain2339-01072339-01152025-02-0112229931210.30998/jd.v12i2.266266898Instalasi publik patung naga dan gunungan wayang sebagai media informasi dan identitas budaya di Telaga SaranganRizqi Fajar Kusuma0Martadi Martadi1Indar Sabri2Welly Suryandoko3Yoga Adhi Agista4Universitas Negeri SurabayaUniversitas Negeri SurabayaUniversitas Negeri SurabayaUniversitas Negeri SurabayaInstitut Seni Indonesia Surakarta<p class="5Abstract"><span lang="EN-US">Instalasi publik yang memiliki potensi untuk menjadi sarana pelestarian cerita rakyat dan nilai-nilai budaya lokal saat ini dapat dikatakan semakin terancam oleh modernisasi dan globalisasi. Permasalahan utama penelitian ini adalah kurangnya kajian terhadap peran instalasi publik Gunungan Wayang dan Patung Naga di Telaga Sarangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis instalasi publik berupa Patung Naga dan Gunungan Wayang di Telaga Sarangan sebagai media informasi dan identitas visual yang mampu melestarikan budaya lokal sekaligus menambah daya tarik destinasi wisata. Penelitian dilakukan melalui studi observasi terhadap desain grafis lingkungan di Telaga Sarangan yang merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Jenis pendekatan yang digunakan adalah <em>signage pyramid method </em>dari Calori &amp; Eynden serta teori komunikasi non-verbal Rapoport untuk menyelidiki keterkaitan antara manusia dengan lingkungannya. Dari hasil </span>penelitian ini terungkap bahwa instalasi publik berupa Gunungan Wayang dan Patung Naga telah menjadi media untuk melestarikan nilai-nilai budaya lokal dan meningkatkan daya tarik wisata kawasan Telaga Sarangan. <span lang="DE">Keberadaan instalasi publik tersebut berfungsi sebagai elemen estetis dan identitas visual di Telaga Sarangan. </span></p>https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Jurnal_Desain/article/view/26626desain grafis lingkungan, instalasi publik, telaga sarangan
spellingShingle Rizqi Fajar Kusuma
Martadi Martadi
Indar Sabri
Welly Suryandoko
Yoga Adhi Agista
Instalasi publik patung naga dan gunungan wayang sebagai media informasi dan identitas budaya di Telaga Sarangan
Jurnal Desain
desain grafis lingkungan, instalasi publik, telaga sarangan
title Instalasi publik patung naga dan gunungan wayang sebagai media informasi dan identitas budaya di Telaga Sarangan
title_full Instalasi publik patung naga dan gunungan wayang sebagai media informasi dan identitas budaya di Telaga Sarangan
title_fullStr Instalasi publik patung naga dan gunungan wayang sebagai media informasi dan identitas budaya di Telaga Sarangan
title_full_unstemmed Instalasi publik patung naga dan gunungan wayang sebagai media informasi dan identitas budaya di Telaga Sarangan
title_short Instalasi publik patung naga dan gunungan wayang sebagai media informasi dan identitas budaya di Telaga Sarangan
title_sort instalasi publik patung naga dan gunungan wayang sebagai media informasi dan identitas budaya di telaga sarangan
topic desain grafis lingkungan, instalasi publik, telaga sarangan
url https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Jurnal_Desain/article/view/26626
work_keys_str_mv AT rizqifajarkusuma instalasipublikpatungnagadangununganwayangsebagaimediainformasidanidentitasbudayaditelagasarangan
AT martadimartadi instalasipublikpatungnagadangununganwayangsebagaimediainformasidanidentitasbudayaditelagasarangan
AT indarsabri instalasipublikpatungnagadangununganwayangsebagaimediainformasidanidentitasbudayaditelagasarangan
AT wellysuryandoko instalasipublikpatungnagadangununganwayangsebagaimediainformasidanidentitasbudayaditelagasarangan
AT yogaadhiagista instalasipublikpatungnagadangununganwayangsebagaimediainformasidanidentitasbudayaditelagasarangan