Kompetensi Guru Matematika SMP dalam Membuat Soal Higher Order Thinking Skills

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru dalam membuat soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada mata pelajaran matematika. Kemampuan guru dalam membuat soal yang bertipe HOTS merupakan salah satu kompetensi yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan Kurikulum 2013. Soal bertipe HO...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Zamsir, Kodirun, Busnawir, Anwar Bey, La Arapu
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo 2022-07-01
Series:Jurnal Pendidikan Matematika
Subjects:
Online Access:https://jpm.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/10
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru dalam membuat soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada mata pelajaran matematika. Kemampuan guru dalam membuat soal yang bertipe HOTS merupakan salah satu kompetensi yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan Kurikulum 2013. Soal bertipe HOTS merupakan instrumen yang dapat dipergunakan guru untuk mengetahui kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Disamping itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui faktor atau kendala yang dialami guru dalam membuat soal HOTS, baik dalam ujian formatif (ulangan harian), maupun pada ujian sumatif (UTS dan UAS). Hasil penelitian menyimpulkan: 1) Kemampuan guru dalam membuat kisi-kisi soal pada umumnya sudah baik. Sebanyak 88% guru mampu membuat kisi-kisi penulisan soal dengan baik, sisanya 12 % masih perlu banyak berlatih membuat kisi-kisi penulisan soal;2) Sebanyak 80% guru sudah mampu membuat soal HOTS dengan tipe tanpa stimulus; 3) Sebanyak 60% guru mampu membuat soal HOTS dengan stimulus; dan 4) Faktor atau kendala yang dialami guru dalam membuat soal HOTS adalah guru masih terbiasa membuat soal yang bersifat LOTS dan belum ada kebijakan khusus dari sekolah tentang penggunaan soal HOTS dalam ujian, Penggunaan soal HOTS di sekolah masih bersifat himbauan.
ISSN:2086-8235
2597-3592