Hubungan Karakteristik Pasien terhadap Luaran Pasien COVID-19 dengan Komorbid Kanker di RSUP Dr. M. Djamil Padang

Latar Belakang: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) rentan dialami oleh pasien kanker karena memiliki daya tahan tubuh yang rendah. Penelitian mengenai hubungan karakteristik pasien (jenis kelamin, usia, diagnosis kanker, derajat klinis COVID-19, dan komorbid lainnya) terhadap luaran pasien COVID-19...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Rhona Nivolla, Amirah Zatil Izzah, Nurhayati Nurhayati
Format: Article
Language:English
Published: Fakultas Kedokteran Universitas Andalas 2024-09-01
Series:Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia
Subjects:
Online Access:https://jikesi.fk.unand.ac.id/index.php/jikesi/article/view/1217
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Latar Belakang: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) rentan dialami oleh pasien kanker karena memiliki daya tahan tubuh yang rendah. Penelitian mengenai hubungan karakteristik pasien (jenis kelamin, usia, diagnosis kanker, derajat klinis COVID-19, dan komorbid lainnya) terhadap luaran pasien COVID-19 dengan komorbid kanker belum banyak dilakukan di Indonesia. Objektif:  Mengetahui hubungan karakteristik pasien terhadap luaran pasien COVID-19 dengan komorbid kanker di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Metode: Jenis penelitian ini adalah kohort retrospektif. Subjek penelitian ini adalah pasien rawat inap COVID-19 dengan komorbid kanker di RSUP Dr. M. Djamil Padang periode Maret 2020 – Desember 2022. Jumlah sampel penelitian adalah 43 pasien. Analisis data dilakukan dengan menggunakan chi square. Hasil: Hasil penelitian didapatkan karakteristik pasien COVID-19 dengan komorbid kanker dengan luaran meninggal terbanyak, yaitu perempuan (50,0%), usia di atas 60 tahun (60,0%), memiliki kanker darah (44,4%), memiliki derajat klinis COVID-19 sakit berat (60,0%), dan memiliki komorbid lainnya (72,7%). Uji statistik dengan chi square menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara karakteristik komorbid lainnya terhadap luaran pasien COVID-19 dengan komorbid kanker (p=0,038). Tidak terdapat hubungan bermakna antara karakteristik jenis kelamin (p=0,683), usia (p=0,385), diagnosis kanker (p=1,000), dan derajat klinis COVID-19 (0,640) terhadap luaran pasien COVID-19 dengan komorbid kanker. Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara karakteristik komorbid lainnya terhadap luaran pasien COVID-19 dengan komorbid kanker. Kata kunci: COVID-19, kanker, karakteristik pasien, luaran pasien.
ISSN:2722-4848