Demokratisasi di tingkat lokal: NU dan Muhammadiyah dalam Pilpres 2024 di Kota Salatiga

Penelitian ini mengkaji fenomena demokratisasi di tingkat lokal.  Hajatan elektoral di tahun 2024 menjadi momentum yang menarik untuk melihat bagaimana demokratisasi di tingkat lokal dan dinamikanya. Demokrasi merupakan agenda dan tuntutan reformasi yang perlu dikawal dan ditingkatkan oleh berbagai...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Imam Sumantri, Evany Sofia Prameswari, Agustinus Sugeng Priyanto
Format: Article
Language:English
Published: Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Bangka Belitung 2025-01-01
Series:Journal of Political Issues
Subjects:
Online Access:https://www.jpi.ubb.ac.id/index.php/JPI/article/view/302
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849725017721405440
author Imam Sumantri
Evany Sofia Prameswari
Agustinus Sugeng Priyanto
author_facet Imam Sumantri
Evany Sofia Prameswari
Agustinus Sugeng Priyanto
author_sort Imam Sumantri
collection DOAJ
description Penelitian ini mengkaji fenomena demokratisasi di tingkat lokal.  Hajatan elektoral di tahun 2024 menjadi momentum yang menarik untuk melihat bagaimana demokratisasi di tingkat lokal dan dinamikanya. Demokrasi merupakan agenda dan tuntutan reformasi yang perlu dikawal dan ditingkatkan oleh berbagai pihak, termasuk organisasi keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran dan analisis tentang bagaimana peran dan eksistensi NU dan Muhammadiyah dalam berkontribusi menjaga kualitas demokrasi yang berorientasi pada masyarakat, khususnya di tingkat lokal. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik wawancara dengan mewawancarai beberapa informan serta literatur dan Teknik analisis data untuk menganalisis dinamika NU dan Muhammadiyah di Tingkat lokal. Hasil penelitian tentang peran NU dan Muhammadiyah dalam kontestasi Pilpres 2024 menunjukkan bahwa kontestasi politik tidak dapat dilepaskan dari pengaruh NU dan Muhammadiyah. Modalitas yang dimiliki oleh kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia ini masih memberikan pengaruh yang nyata dalam proses elektoral dan memiliki implikasi pada eksistensi ormas. Afiliasi dengan partai politik yang sangat dekat, terutama antara Muhammadiyah dan Partai Amanat Nasional di Salatiga, juga menciptakan relasi politik yang kuat secara elektoral. Demikian juga dengan NU yang memiliki solidaritas yang diarahkan oleh elite, juga meningkatkan eksistensinya dalam menghadapi kontestasi politik.
format Article
id doaj-art-d5fa7fb6cae24c1e943d061f808991fd
institution DOAJ
issn 2685-7766
language English
publishDate 2025-01-01
publisher Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Bangka Belitung
record_format Article
series Journal of Political Issues
spelling doaj-art-d5fa7fb6cae24c1e943d061f808991fd2025-08-20T03:10:35ZengProgram Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Bangka BelitungJournal of Political Issues2685-77662025-01-016213514510.33019/jpi.v6i2.302302Demokratisasi di tingkat lokal: NU dan Muhammadiyah dalam Pilpres 2024 di Kota SalatigaImam Sumantri0Evany Sofia Prameswari1Agustinus Sugeng Priyanto2Universitas Negeri SemarangUniversitas Negeri SemarangUniversitas Negeri SemarangPenelitian ini mengkaji fenomena demokratisasi di tingkat lokal.  Hajatan elektoral di tahun 2024 menjadi momentum yang menarik untuk melihat bagaimana demokratisasi di tingkat lokal dan dinamikanya. Demokrasi merupakan agenda dan tuntutan reformasi yang perlu dikawal dan ditingkatkan oleh berbagai pihak, termasuk organisasi keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran dan analisis tentang bagaimana peran dan eksistensi NU dan Muhammadiyah dalam berkontribusi menjaga kualitas demokrasi yang berorientasi pada masyarakat, khususnya di tingkat lokal. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik wawancara dengan mewawancarai beberapa informan serta literatur dan Teknik analisis data untuk menganalisis dinamika NU dan Muhammadiyah di Tingkat lokal. Hasil penelitian tentang peran NU dan Muhammadiyah dalam kontestasi Pilpres 2024 menunjukkan bahwa kontestasi politik tidak dapat dilepaskan dari pengaruh NU dan Muhammadiyah. Modalitas yang dimiliki oleh kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia ini masih memberikan pengaruh yang nyata dalam proses elektoral dan memiliki implikasi pada eksistensi ormas. Afiliasi dengan partai politik yang sangat dekat, terutama antara Muhammadiyah dan Partai Amanat Nasional di Salatiga, juga menciptakan relasi politik yang kuat secara elektoral. Demikian juga dengan NU yang memiliki solidaritas yang diarahkan oleh elite, juga meningkatkan eksistensinya dalam menghadapi kontestasi politik.https://www.jpi.ubb.ac.id/index.php/JPI/article/view/302demokrasielektorallokalmuhammadiyahnu
spellingShingle Imam Sumantri
Evany Sofia Prameswari
Agustinus Sugeng Priyanto
Demokratisasi di tingkat lokal: NU dan Muhammadiyah dalam Pilpres 2024 di Kota Salatiga
Journal of Political Issues
demokrasi
elektoral
lokal
muhammadiyah
nu
title Demokratisasi di tingkat lokal: NU dan Muhammadiyah dalam Pilpres 2024 di Kota Salatiga
title_full Demokratisasi di tingkat lokal: NU dan Muhammadiyah dalam Pilpres 2024 di Kota Salatiga
title_fullStr Demokratisasi di tingkat lokal: NU dan Muhammadiyah dalam Pilpres 2024 di Kota Salatiga
title_full_unstemmed Demokratisasi di tingkat lokal: NU dan Muhammadiyah dalam Pilpres 2024 di Kota Salatiga
title_short Demokratisasi di tingkat lokal: NU dan Muhammadiyah dalam Pilpres 2024 di Kota Salatiga
title_sort demokratisasi di tingkat lokal nu dan muhammadiyah dalam pilpres 2024 di kota salatiga
topic demokrasi
elektoral
lokal
muhammadiyah
nu
url https://www.jpi.ubb.ac.id/index.php/JPI/article/view/302
work_keys_str_mv AT imamsumantri demokratisasiditingkatlokalnudanmuhammadiyahdalampilpres2024dikotasalatiga
AT evanysofiaprameswari demokratisasiditingkatlokalnudanmuhammadiyahdalampilpres2024dikotasalatiga
AT agustinussugengpriyanto demokratisasiditingkatlokalnudanmuhammadiyahdalampilpres2024dikotasalatiga