Evaluasi Kinerja Improved Spread Spectrum Steganography pada Advanced Audio Coding
Penelitian ini mengevaluasi kinerja Improved Spread Spectrum (ISS) Steganography pada Advanced Audio Coding (AAC), sebuah format kompresi audio yang efisien namun proses kompresinya yang kompleks dapat mempengaruhi akurasi teknik Steganography. Metode embedding ISS yang digunakan meliputi Maximum Di...
Saved in:
| Main Authors: | , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Universitas Andalas
2025-01-01
|
| Series: | Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://teknosi.fti.unand.ac.id/index.php/teknosi/article/view/2798 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849324346787495936 |
|---|---|
| author | Amirul Luthfi Novirman Jamarun |
| author_facet | Amirul Luthfi Novirman Jamarun |
| author_sort | Amirul Luthfi |
| collection | DOAJ |
| description | Penelitian ini mengevaluasi kinerja Improved Spread Spectrum (ISS) Steganography pada Advanced Audio Coding (AAC), sebuah format kompresi audio yang efisien namun proses kompresinya yang kompleks dapat mempengaruhi akurasi teknik Steganography. Metode embedding ISS yang digunakan meliputi Maximum Distortion dan Optimum ISS serta pemanfaatan noise feedback untuk mengoptimalkan keutuhan data selama proses kompresi dan dekompresi. Penelitian ini juga melibatkan Spread Spectrum (SS) Steganography standar sebagai referensi pengukuran kinerja ISS Steganografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Maximum Distortion ISS memberikan peningkatan kinerja yang signifikan, untuk mencapai error probability mendekati -5, ISS membutuhkan watermark energy sekitar 18 pada bitrate 80 kbps dibandingkan dengan metode SS standar yang membutuhkan watermark energy sebesar 104. Sebaliknya, metode Optimum ISS menunjukkan performa yang kurang memadai dengan error probability sekitar -0.5 pada kompresi AAC. Penggunaan noise feedback terbukti mampu mencapai kinerja optimal pada seluruh bitrate transmisi yang diuji dibandingkan dengan masukan level noise statis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode Maximum Distortion ISS dengan noise feedback direkomendasikan untuk digunakan pada kanal transmisi digital dengan kompresi AAC, memberikan kinerja yang lebih baik dalam menjaga data tersembunyi selama proses kompresi dan dekompresi. |
| format | Article |
| id | doaj-art-d57970bfac054f72a373fadb18f5e405 |
| institution | Kabale University |
| issn | 2460-3465 2476-8812 |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2025-01-01 |
| publisher | Universitas Andalas |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi |
| spelling | doaj-art-d57970bfac054f72a373fadb18f5e4052025-08-20T03:48:45ZindUniversitas AndalasJurnal Teknologi dan Sistem Informasi2460-34652476-88122025-01-0110310.25077/TEKNOSI.v10i3.2024.223-2302120Evaluasi Kinerja Improved Spread Spectrum Steganography pada Advanced Audio CodingAmirul Luthfi0Novirman Jamarun1Departemen Teknik Elektro, Universitas AndalasFakultas Peternakan, Universitas AndalasPenelitian ini mengevaluasi kinerja Improved Spread Spectrum (ISS) Steganography pada Advanced Audio Coding (AAC), sebuah format kompresi audio yang efisien namun proses kompresinya yang kompleks dapat mempengaruhi akurasi teknik Steganography. Metode embedding ISS yang digunakan meliputi Maximum Distortion dan Optimum ISS serta pemanfaatan noise feedback untuk mengoptimalkan keutuhan data selama proses kompresi dan dekompresi. Penelitian ini juga melibatkan Spread Spectrum (SS) Steganography standar sebagai referensi pengukuran kinerja ISS Steganografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Maximum Distortion ISS memberikan peningkatan kinerja yang signifikan, untuk mencapai error probability mendekati -5, ISS membutuhkan watermark energy sekitar 18 pada bitrate 80 kbps dibandingkan dengan metode SS standar yang membutuhkan watermark energy sebesar 104. Sebaliknya, metode Optimum ISS menunjukkan performa yang kurang memadai dengan error probability sekitar -0.5 pada kompresi AAC. Penggunaan noise feedback terbukti mampu mencapai kinerja optimal pada seluruh bitrate transmisi yang diuji dibandingkan dengan masukan level noise statis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode Maximum Distortion ISS dengan noise feedback direkomendasikan untuk digunakan pada kanal transmisi digital dengan kompresi AAC, memberikan kinerja yang lebih baik dalam menjaga data tersembunyi selama proses kompresi dan dekompresi.https://teknosi.fti.unand.ac.id/index.php/teknosi/article/view/2798SteganographyImproved Spread SpectrumNoise FeedbackAdvanced Audio Coding |
| spellingShingle | Amirul Luthfi Novirman Jamarun Evaluasi Kinerja Improved Spread Spectrum Steganography pada Advanced Audio Coding Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Steganography Improved Spread Spectrum Noise Feedback Advanced Audio Coding |
| title | Evaluasi Kinerja Improved Spread Spectrum Steganography pada Advanced Audio Coding |
| title_full | Evaluasi Kinerja Improved Spread Spectrum Steganography pada Advanced Audio Coding |
| title_fullStr | Evaluasi Kinerja Improved Spread Spectrum Steganography pada Advanced Audio Coding |
| title_full_unstemmed | Evaluasi Kinerja Improved Spread Spectrum Steganography pada Advanced Audio Coding |
| title_short | Evaluasi Kinerja Improved Spread Spectrum Steganography pada Advanced Audio Coding |
| title_sort | evaluasi kinerja improved spread spectrum steganography pada advanced audio coding |
| topic | Steganography Improved Spread Spectrum Noise Feedback Advanced Audio Coding |
| url | https://teknosi.fti.unand.ac.id/index.php/teknosi/article/view/2798 |
| work_keys_str_mv | AT amirulluthfi evaluasikinerjaimprovedspreadspectrumsteganographypadaadvancedaudiocoding AT novirmanjamarun evaluasikinerjaimprovedspreadspectrumsteganographypadaadvancedaudiocoding |