Identifikasi Problematika Mahasiswa Calon Guru SD/MI dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Dasar

Pentingnya keberadaan dan peran matematika dalam segala lini kehidupan menuntut untuk dipahami dan dikuasai dengan baik. Terlebih bagi guru atau calon guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah yang akan menanamkan konsep matematika dasar pada para peserta didik. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengide...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Edi Irawan
Format: Article
Language:English
Published: STAIN Ponorogo 2019-06-01
Series:Ibriez: Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains
Subjects:
Online Access:https://ibriez.iainponorogo.ac.id/index.php/ibriez/article/view/68
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850276193761230848
author Edi Irawan
author_facet Edi Irawan
author_sort Edi Irawan
collection DOAJ
description Pentingnya keberadaan dan peran matematika dalam segala lini kehidupan menuntut untuk dipahami dan dikuasai dengan baik. Terlebih bagi guru atau calon guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah yang akan menanamkan konsep matematika dasar pada para peserta didik. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi oleh mahasiswa calon guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah dalam menyelesaikan masalah matematika dasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian mahasiswa Prodi PGMI IAIN Ponorogo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, terdapat dua problematika utama yang dihadapi mahasiswa calon guru sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah di IAIN Ponorogo. Pertama, masih rendahnya pemahaman terhadap konsep dasar matematika. Logika matematika merupakan materi dengan angka ketidakpahaman tertinggi dibandingkan materi lain. Ketidakpahaman konsep terjadi secara merata pada masing-masing kelompok mahasiswa, baik yang berasal dari MA, SMA, maupun SMK. Namun, angka ketidakpahaman konsep pada mahasiswa yang berasal dari SMK cenderung lebih tinggi. Kedua, terjadinya miskonsepsi. Miskonsepsi tertinggi terjadi pada materi bilangan dan operasi aljabar. Namun demikian, meskipun dalam jumlah terbatas, ditemukan juga miskonsepsi pada konsep matematika dasar lainnya. Miskonsepsi cenderung terjadi pada mahasiswa yang berasal dari SMA dan MA.
format Article
id doaj-art-d57389da07b74dfd974671d6bd161cab
institution OA Journals
issn 2548-3447
2548-4176
language English
publishDate 2019-06-01
publisher STAIN Ponorogo
record_format Article
series Ibriez: Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains
spelling doaj-art-d57389da07b74dfd974671d6bd161cab2025-08-20T01:50:22ZengSTAIN PonorogoIbriez: Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains2548-34472548-41762019-06-014111713210.21154/ibriez.v4i1.6864Identifikasi Problematika Mahasiswa Calon Guru SD/MI dalam Menyelesaikan Masalah Matematika DasarEdi Irawan0IAIN PonorogoPentingnya keberadaan dan peran matematika dalam segala lini kehidupan menuntut untuk dipahami dan dikuasai dengan baik. Terlebih bagi guru atau calon guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah yang akan menanamkan konsep matematika dasar pada para peserta didik. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi oleh mahasiswa calon guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah dalam menyelesaikan masalah matematika dasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian mahasiswa Prodi PGMI IAIN Ponorogo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, terdapat dua problematika utama yang dihadapi mahasiswa calon guru sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah di IAIN Ponorogo. Pertama, masih rendahnya pemahaman terhadap konsep dasar matematika. Logika matematika merupakan materi dengan angka ketidakpahaman tertinggi dibandingkan materi lain. Ketidakpahaman konsep terjadi secara merata pada masing-masing kelompok mahasiswa, baik yang berasal dari MA, SMA, maupun SMK. Namun, angka ketidakpahaman konsep pada mahasiswa yang berasal dari SMK cenderung lebih tinggi. Kedua, terjadinya miskonsepsi. Miskonsepsi tertinggi terjadi pada materi bilangan dan operasi aljabar. Namun demikian, meskipun dalam jumlah terbatas, ditemukan juga miskonsepsi pada konsep matematika dasar lainnya. Miskonsepsi cenderung terjadi pada mahasiswa yang berasal dari SMA dan MA.https://ibriez.iainponorogo.ac.id/index.php/ibriez/article/view/68matematikamiskonsepsipenguasaan konsep
spellingShingle Edi Irawan
Identifikasi Problematika Mahasiswa Calon Guru SD/MI dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Dasar
Ibriez: Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains
matematika
miskonsepsi
penguasaan konsep
title Identifikasi Problematika Mahasiswa Calon Guru SD/MI dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Dasar
title_full Identifikasi Problematika Mahasiswa Calon Guru SD/MI dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Dasar
title_fullStr Identifikasi Problematika Mahasiswa Calon Guru SD/MI dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Dasar
title_full_unstemmed Identifikasi Problematika Mahasiswa Calon Guru SD/MI dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Dasar
title_short Identifikasi Problematika Mahasiswa Calon Guru SD/MI dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Dasar
title_sort identifikasi problematika mahasiswa calon guru sd mi dalam menyelesaikan masalah matematika dasar
topic matematika
miskonsepsi
penguasaan konsep
url https://ibriez.iainponorogo.ac.id/index.php/ibriez/article/view/68
work_keys_str_mv AT ediirawan identifikasiproblematikamahasiswacalongurusdmidalammenyelesaikanmasalahmatematikadasar