Produksi Gula Reduksi dari Batang Ubi Kayu dengan Hidrolisis Menggunakan Asam Encer dan Induksi Medan Elektromagnetik

Batang ubi kayu yang dihasilkan dari limbah pertanian merupakan biomassa lignoselulosa dengan komposisi selulosa 39,30%, hemiselulosa 24,34% dan lignin 13,42%. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonversi limbah batang ubi kayu menjadi gula reduksi. Proses konversi lignoselulosa menjadi gula reduksi...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Lia Lismeri, Rhiki Sekti Utami, Yuli Darni, Muhammad Hanif, Agus Riyanto
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Syiah Kuala, Chemical Engineering Department 2018-03-01
Series:Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Online Access:https://jurnal.usk.ac.id/RKL/article/view/8840
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Batang ubi kayu yang dihasilkan dari limbah pertanian merupakan biomassa lignoselulosa dengan komposisi selulosa 39,30%, hemiselulosa 24,34% dan lignin 13,42%. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonversi limbah batang ubi kayu menjadi gula reduksi. Proses konversi lignoselulosa menjadi gula reduksi secara hidrolisis umumnya dilakukan pada temperatur dan tekanan tinggi dengan menggunakan katalis asam. Pada penelitian ini, digunakan induksi medan elektromagnetik pada proses hidrolisis lignoselulosa dengan menggunakan asam encer sehingga proses hidrolisis dapat berlangsung pada kondisi yang rendah. Hasil penelitian menunjukkan komponen gula reduksi yang dihasilkan berupa xylosa, arabinosa dan glukosa. Kadar gula reduksi sebesar 10 mg/ml menggunakan pelarut HCl 5%, induksi medan elektromagnetik sebesar 7,18×10-4 Tesla, pada temperature 100°C selama 60 menit. Hasil ini sebanding dengan penelitian serupa yang berlangsung pada suhu lebih tinggi dengan menggunakan asam kuat.  Parameter operasi yang lunak dapat mengatasi degradasi gula reduksi menjadi komponen HMF dan furfural, sehingga proses hidrolisis menjadi lebih efektif.
ISSN:1412-5064
2356-1661