Integrating Halal Assurance and Quality Management: A Strategic Framework for Sustainable Growth in the Food Industry

Abstract The rising demand for halal-certified food products necessitates a robust assurance system that ensures compliance with religious standards while maintaining food quality and safety. Integrating the Halal Assurance System (HAS) with the Quality Management System (QMS) enhances efficiency b...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Luki Hidayati, Muhammadtahir Cheumar, Sucipto Sucipto, Juliana Juliana
Format: Article
Language:English
Published: University of Brawijaya 2024-12-01
Series:Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri
Subjects:
Online Access:https://industria.ub.ac.id/index.php/industri/article/view/5732
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849315231718703104
author Luki Hidayati
Muhammadtahir Cheumar
Sucipto Sucipto
Juliana Juliana
author_facet Luki Hidayati
Muhammadtahir Cheumar
Sucipto Sucipto
Juliana Juliana
author_sort Luki Hidayati
collection DOAJ
description Abstract The rising demand for halal-certified food products necessitates a robust assurance system that ensures compliance with religious standards while maintaining food quality and safety. Integrating the Halal Assurance System (HAS) with the Quality Management System (QMS) enhances efficiency but faces challenges such as certification discrepancies, operational constraints, and regulatory complexities. This study employs a systematic literature review using the PRISMA framework, analyzing journals from Scopus, ScienceDirect, and Web of Science. Findings indicate that differences in halal certification standards, including JAKIM (Malaysia), BPJPH (Indonesia), and GSO (Gulf), hinder HAS-QMS harmonization. Small and medium enterprises (SMEs) struggle with implementation due to resource limitations and insufficient training. Technologies like blockchain and the Internet of Things (IoT) improve supply chain transparency and audit efficiency. This study emphasizes integrating halal standards with risk-based quality management, regulatory harmonization, and technological advancements to enhance HAS-QMS adoption. The implications of the research can be utilized by regulators, industry, and academics in designing more effective policies and strategies to implement the integration of halal assurance systems and quality management systems. Keywords: halal assurance system, halal certification, quality management system, risk management, system integration Abstrak Peningkatan permintaan produk pangan bersertifikat halal menuntut sistem jaminan yang memastikan kepatuhan terhadap standar keagamaan serta kualitas dan keamanan pangan. Integrasi Sistem Jaminan Halal (SJH) dengan Sistem Manajemen Mutu (SMM) meningkatkan efisiensi industri pangan tetapi menghadapi tantangan seperti perbedaan standar sertifikasi, kendala operasional, dan kompleksitas regulasi. Studi ini menggunakan metode systematic literature review dengan kerangka PRISMA untuk menganalisis literatur dari jurnal bereputasi yang terindeks di Scopus, ScienceDirect, dan Web of Science. Hasil studi mengidentifikasi bahwa perbedaan standar halal di berbagai negara, seperti JAKIM (Malaysia), BPJPH (Indonesia), dan GSO (Gulf), menjadi hambatan utama dalam harmonisasi SJH-SMM. Usaha kecil dan menengah (UKM) mengalami kesulitan dalam implementasi akibat keterbatasan sumber daya dan pelatihan. Adopsi teknologi seperti blockchain dan Internet of Things (IoT) dapat meningkatkan transparansi rantai pasok halal serta efektivitas sistem audit. Studi ini menekankan pentingnya integrasi standar halal dengan manajemen mutu berbasis risiko, harmonisasi regulasi, dukungan teknologi, dan peningkatan kapasitas industri untuk mempercepat adopsi SJH-SMM. Implikasi hasil penelitian dapat dimanfaatkan oleh regulator, industri, dan akademisi dalam merancang kebijakan serta strategi yang lebih efektif untuk mengimplementasikan integrasi sistem jaminan halal dan sistem manajemen mutu. Kata kunci: integrasi sistem, manajemen risiko, sertifikasi halal, sistem jaminan halal, sistem manajemen mutu
format Article
id doaj-art-d2bbfdfba5cf4da2b5b8c14658b61b2d
institution Kabale University
issn 2252-7877
2549-3892
language English
publishDate 2024-12-01
publisher University of Brawijaya
record_format Article
series Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri
spelling doaj-art-d2bbfdfba5cf4da2b5b8c14658b61b2d2025-08-20T03:52:11ZengUniversity of BrawijayaIndustria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri2252-78772549-38922024-12-0113223925410.21776/ub.industria.2024.013.02.8Integrating Halal Assurance and Quality Management: A Strategic Framework for Sustainable Growth in the Food IndustryLuki Hidayati0Muhammadtahir Cheumar1Sucipto Sucipto2 Juliana Juliana3Universitas BrawijayaUniversiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam ShahUniversitas BrawijayaUniversitas Pendidikan IndonesiaAbstract The rising demand for halal-certified food products necessitates a robust assurance system that ensures compliance with religious standards while maintaining food quality and safety. Integrating the Halal Assurance System (HAS) with the Quality Management System (QMS) enhances efficiency but faces challenges such as certification discrepancies, operational constraints, and regulatory complexities. This study employs a systematic literature review using the PRISMA framework, analyzing journals from Scopus, ScienceDirect, and Web of Science. Findings indicate that differences in halal certification standards, including JAKIM (Malaysia), BPJPH (Indonesia), and GSO (Gulf), hinder HAS-QMS harmonization. Small and medium enterprises (SMEs) struggle with implementation due to resource limitations and insufficient training. Technologies like blockchain and the Internet of Things (IoT) improve supply chain transparency and audit efficiency. This study emphasizes integrating halal standards with risk-based quality management, regulatory harmonization, and technological advancements to enhance HAS-QMS adoption. The implications of the research can be utilized by regulators, industry, and academics in designing more effective policies and strategies to implement the integration of halal assurance systems and quality management systems. Keywords: halal assurance system, halal certification, quality management system, risk management, system integration Abstrak Peningkatan permintaan produk pangan bersertifikat halal menuntut sistem jaminan yang memastikan kepatuhan terhadap standar keagamaan serta kualitas dan keamanan pangan. Integrasi Sistem Jaminan Halal (SJH) dengan Sistem Manajemen Mutu (SMM) meningkatkan efisiensi industri pangan tetapi menghadapi tantangan seperti perbedaan standar sertifikasi, kendala operasional, dan kompleksitas regulasi. Studi ini menggunakan metode systematic literature review dengan kerangka PRISMA untuk menganalisis literatur dari jurnal bereputasi yang terindeks di Scopus, ScienceDirect, dan Web of Science. Hasil studi mengidentifikasi bahwa perbedaan standar halal di berbagai negara, seperti JAKIM (Malaysia), BPJPH (Indonesia), dan GSO (Gulf), menjadi hambatan utama dalam harmonisasi SJH-SMM. Usaha kecil dan menengah (UKM) mengalami kesulitan dalam implementasi akibat keterbatasan sumber daya dan pelatihan. Adopsi teknologi seperti blockchain dan Internet of Things (IoT) dapat meningkatkan transparansi rantai pasok halal serta efektivitas sistem audit. Studi ini menekankan pentingnya integrasi standar halal dengan manajemen mutu berbasis risiko, harmonisasi regulasi, dukungan teknologi, dan peningkatan kapasitas industri untuk mempercepat adopsi SJH-SMM. Implikasi hasil penelitian dapat dimanfaatkan oleh regulator, industri, dan akademisi dalam merancang kebijakan serta strategi yang lebih efektif untuk mengimplementasikan integrasi sistem jaminan halal dan sistem manajemen mutu. Kata kunci: integrasi sistem, manajemen risiko, sertifikasi halal, sistem jaminan halal, sistem manajemen mutu https://industria.ub.ac.id/index.php/industri/article/view/5732halal assurance systemhalal certificationquality management systemrisk managementsystem integrationintegrasi sistemmanajemen risikosertifikasi halalsistem jaminan halalsistem manajemen mutu
spellingShingle Luki Hidayati
Muhammadtahir Cheumar
Sucipto Sucipto
Juliana Juliana
Integrating Halal Assurance and Quality Management: A Strategic Framework for Sustainable Growth in the Food Industry
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri
halal assurance system
halal certification
quality management system
risk management
system integration
integrasi sistem
manajemen risiko
sertifikasi halal
sistem jaminan halal
sistem manajemen mutu
title Integrating Halal Assurance and Quality Management: A Strategic Framework for Sustainable Growth in the Food Industry
title_full Integrating Halal Assurance and Quality Management: A Strategic Framework for Sustainable Growth in the Food Industry
title_fullStr Integrating Halal Assurance and Quality Management: A Strategic Framework for Sustainable Growth in the Food Industry
title_full_unstemmed Integrating Halal Assurance and Quality Management: A Strategic Framework for Sustainable Growth in the Food Industry
title_short Integrating Halal Assurance and Quality Management: A Strategic Framework for Sustainable Growth in the Food Industry
title_sort integrating halal assurance and quality management a strategic framework for sustainable growth in the food industry
topic halal assurance system
halal certification
quality management system
risk management
system integration
integrasi sistem
manajemen risiko
sertifikasi halal
sistem jaminan halal
sistem manajemen mutu
url https://industria.ub.ac.id/index.php/industri/article/view/5732
work_keys_str_mv AT lukihidayati integratinghalalassuranceandqualitymanagementastrategicframeworkforsustainablegrowthinthefoodindustry
AT muhammadtahircheumar integratinghalalassuranceandqualitymanagementastrategicframeworkforsustainablegrowthinthefoodindustry
AT suciptosucipto integratinghalalassuranceandqualitymanagementastrategicframeworkforsustainablegrowthinthefoodindustry
AT julianajuliana integratinghalalassuranceandqualitymanagementastrategicframeworkforsustainablegrowthinthefoodindustry