Analisis Kemampuan Resapan Air pada Perubahan Tata Guna Lahan di DAS Melawi Kabupaten Melawi

Sub DAS Melawi mengalami peningkatan banjir setiap tahun akibat penurunan daerah resapan air yang disebabkan oleh perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tata guna lahan dan kemampuan resapan air di sub DAS Melawi menggunakan parameter penggunaan lahan, curah h...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Yuni Arinata Putri Kelana, Muhammad Pramulya, Ochih Saziati, Jumiati Jumiati
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Diponegoro University 2024-11-01
Series:Jurnal Ilmu Lingkungan
Subjects:
Online Access:https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/61168
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849714179119775744
author Yuni Arinata Putri Kelana
Muhammad Pramulya
Ochih Saziati
Jumiati Jumiati
author_facet Yuni Arinata Putri Kelana
Muhammad Pramulya
Ochih Saziati
Jumiati Jumiati
author_sort Yuni Arinata Putri Kelana
collection DOAJ
description Sub DAS Melawi mengalami peningkatan banjir setiap tahun akibat penurunan daerah resapan air yang disebabkan oleh perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tata guna lahan dan kemampuan resapan air di sub DAS Melawi menggunakan parameter penggunaan lahan, curah hujan, kemiringan lereng, tekstur tanah, geohidrologi, dan gambut. Analisa data dilakukan untuk menghasilkan peta kondisi resapan air. Tata guna lahan sub DAS Melawi menggunakan periode tahun 1990 dan tahun 2020 untuk dibandingkan sehingga terlihat perubahan tata guna lahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lahan tidak terlalu banyak mengalami perubahan. Penggunaan lahan terbesar yaitu pertanian lahan kering campur dan kawasan hutan. Perubahan kondisi daerah resapan air tidak terlalu terlihat namun cukup mengalami peningkatan dan penurunan luasan, yang didominasi oleh kondisi cukup kritis dengan peningkatan dari 50% menjadi 62% di tahun 2020. Sementara itu penurunan signifikan terjadi pada kondisi kritis yang mengalami penurunan sebesar 12% dengan luas mencapai 15% menjadi 3%. Kondisi daerah resapan air cukup kritis dengan persentase mencapai 62% melebihi dari setengah luas sub DAS menunjukkan bahwa kemampuan resapan air buruk.
format Article
id doaj-art-cdbec1caff854340bee14b20f59b073a
institution DOAJ
issn 1829-8907
language Indonesian
publishDate 2024-11-01
publisher Diponegoro University
record_format Article
series Jurnal Ilmu Lingkungan
spelling doaj-art-cdbec1caff854340bee14b20f59b073a2025-08-20T03:13:45ZindDiponegoro UniversityJurnal Ilmu Lingkungan1829-89072024-11-012261594160110.14710/jil.22.6.1594-160124670Analisis Kemampuan Resapan Air pada Perubahan Tata Guna Lahan di DAS Melawi Kabupaten MelawiYuni Arinata Putri Kelana0Muhammad Pramulya1https://orcid.org/0000-0001-6558-6717Ochih Saziati2Jumiati Jumiati3Environmental Engineering Faculty, Universitas Tanjungpura, Indonesia, IndonesiaDepartment of Agriculture Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Indonesia, IndonesiaDepartment of Environmental Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura, Indonesia, IndonesiaDepartment of Environmental Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura, Indonesia, IndonesiaSub DAS Melawi mengalami peningkatan banjir setiap tahun akibat penurunan daerah resapan air yang disebabkan oleh perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tata guna lahan dan kemampuan resapan air di sub DAS Melawi menggunakan parameter penggunaan lahan, curah hujan, kemiringan lereng, tekstur tanah, geohidrologi, dan gambut. Analisa data dilakukan untuk menghasilkan peta kondisi resapan air. Tata guna lahan sub DAS Melawi menggunakan periode tahun 1990 dan tahun 2020 untuk dibandingkan sehingga terlihat perubahan tata guna lahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lahan tidak terlalu banyak mengalami perubahan. Penggunaan lahan terbesar yaitu pertanian lahan kering campur dan kawasan hutan. Perubahan kondisi daerah resapan air tidak terlalu terlihat namun cukup mengalami peningkatan dan penurunan luasan, yang didominasi oleh kondisi cukup kritis dengan peningkatan dari 50% menjadi 62% di tahun 2020. Sementara itu penurunan signifikan terjadi pada kondisi kritis yang mengalami penurunan sebesar 12% dengan luas mencapai 15% menjadi 3%. Kondisi daerah resapan air cukup kritis dengan persentase mencapai 62% melebihi dari setengah luas sub DAS menunjukkan bahwa kemampuan resapan air buruk.https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/61168kawasan hutanresapan airdasperubahantata guna lahan
spellingShingle Yuni Arinata Putri Kelana
Muhammad Pramulya
Ochih Saziati
Jumiati Jumiati
Analisis Kemampuan Resapan Air pada Perubahan Tata Guna Lahan di DAS Melawi Kabupaten Melawi
Jurnal Ilmu Lingkungan
kawasan hutan
resapan air
das
perubahan
tata guna lahan
title Analisis Kemampuan Resapan Air pada Perubahan Tata Guna Lahan di DAS Melawi Kabupaten Melawi
title_full Analisis Kemampuan Resapan Air pada Perubahan Tata Guna Lahan di DAS Melawi Kabupaten Melawi
title_fullStr Analisis Kemampuan Resapan Air pada Perubahan Tata Guna Lahan di DAS Melawi Kabupaten Melawi
title_full_unstemmed Analisis Kemampuan Resapan Air pada Perubahan Tata Guna Lahan di DAS Melawi Kabupaten Melawi
title_short Analisis Kemampuan Resapan Air pada Perubahan Tata Guna Lahan di DAS Melawi Kabupaten Melawi
title_sort analisis kemampuan resapan air pada perubahan tata guna lahan di das melawi kabupaten melawi
topic kawasan hutan
resapan air
das
perubahan
tata guna lahan
url https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/61168
work_keys_str_mv AT yuniarinataputrikelana analisiskemampuanresapanairpadaperubahantatagunalahandidasmelawikabupatenmelawi
AT muhammadpramulya analisiskemampuanresapanairpadaperubahantatagunalahandidasmelawikabupatenmelawi
AT ochihsaziati analisiskemampuanresapanairpadaperubahantatagunalahandidasmelawikabupatenmelawi
AT jumiatijumiati analisiskemampuanresapanairpadaperubahantatagunalahandidasmelawikabupatenmelawi