Investigasi Pengelolaan Sampah Berbasis Twitter di Daerah Istimewa Yogyakarta

Yogyakarta merupakan kota tujuan wisata yang memperlukan lingkungan yang nyaman, meskipun demikian kota ini tidak terhindar dari permasalahan lingkungan berupa sampah. Yogyakarta mengalami darurat sampah setelah pelonggaran kembali aktifitas penduduk karena pandemi. Kejadian darurat sampah terjadi s...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Utma Rosseta Mukti, Nursida Arif
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Diponegoro University 2023-04-01
Series:Jurnal Ilmu Lingkungan
Subjects:
Online Access:https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/47036
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849697021324165120
author Utma Rosseta Mukti
Nursida Arif
author_facet Utma Rosseta Mukti
Nursida Arif
author_sort Utma Rosseta Mukti
collection DOAJ
description Yogyakarta merupakan kota tujuan wisata yang memperlukan lingkungan yang nyaman, meskipun demikian kota ini tidak terhindar dari permasalahan lingkungan berupa sampah. Yogyakarta mengalami darurat sampah setelah pelonggaran kembali aktifitas penduduk karena pandemi. Kejadian darurat sampah terjadi setelah lebaran 2022 memunculkan berbagai respon di media massa. Salah satu respon yang viral adalah munculnya taggar jogjatadaruratsampah pada media sosial twitter. Informasi tagar dimedia sosial twitter berupa big data dapat dimanfaatkan untuk mengetahui korelasi persebaran informasi dengan penaganan sampah di Yogyakarta.  Meskpun demikian pemanfaatan big data twitter dalam menganalisis isu sampah di yogjakarta masih kurang.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi persebaran tagar jogjadaruratsampah dengan penanganan sampah di Yogyakarta. Dengan mengetahui korelasi tersebut dapat meningkatkan penangganan sampah yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan social network analysis (SNA) dari situs web Netlytic.org dengan data beradius 30Km dari lokasi kejadian dan tanpa batasan radius lokasi. Kedua informasi analisis data tersebut dipadukan dengan informasi dari berbagai media yang berkaitan tagar jogjdaruratsampah. Berbagai informasi tersebut di padukan dan di analisis guna mendapatkan korelasi antara perkembangan persebaran informasi dengan penanganan permasalahan sampah di Provinsi Yogyakarta. Hasil dari penelitian didapati bahwa: Berdasarkan analisis big data dari situs netlytic.org perkembangan tagar jogjadaruratsampah dimulai tanggal 09/5/2022, setelah peristiwa penutupan TPST Piyungan tanggal 07/5/2022 yang berdampak penumpukan sampah di yogyakarta. Gerafik postingan jogjadaruratsampah menurun setelah tanggal 11/5/2022.  Berdasarkan informasi yang didapat telah terjadi pembukaan kembali TPST Piyungan pada tanggal 12/5/2022. Penanganan permasalahan penumpukan sampah tersebut di barengi dengan penurunan gerafik postingan tagar jogjadaruratsampah, hal ini mengindikasikan bahwa penurunan postingan tagar jogjadaruratsampah memiliki korelasi dengan penanganan tumpukan sampah yang berada diberbagai wilayah yogyakarta.  Dalam peristiwa ini pemerintah daerah dan lembaga terkait belom memiliki alternatif penangan sampah yang signifikan tanpa keberadaan TPST Piyungan. Agar permasalahan ini tidak kembali lagi terjadi hendaknya dilakukan pengelolaan sampah yang lebih terpadu tanpa mengandalkan suatu lokasi.
format Article
id doaj-art-cc7346e09cc64dc1a5ac8e53c0d721da
institution DOAJ
issn 1829-8907
language Indonesian
publishDate 2023-04-01
publisher Diponegoro University
record_format Article
series Jurnal Ilmu Lingkungan
spelling doaj-art-cc7346e09cc64dc1a5ac8e53c0d721da2025-08-20T03:19:17ZindDiponegoro UniversityJurnal Ilmu Lingkungan1829-89072023-04-0121230831710.14710/jil.21.2.308-31721818Investigasi Pengelolaan Sampah Berbasis Twitter di Daerah Istimewa YogyakartaUtma Rosseta Mukti0https://orcid.org/0000-0002-8960-2969Nursida Arif1Program Studi Pendidikan Geografi S-2, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta, Jl. Colombo No.1 Yogyakarta 55281, IndonesiaProgram Studi Pendidikan Geografi S-2, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta,, IndonesiaYogyakarta merupakan kota tujuan wisata yang memperlukan lingkungan yang nyaman, meskipun demikian kota ini tidak terhindar dari permasalahan lingkungan berupa sampah. Yogyakarta mengalami darurat sampah setelah pelonggaran kembali aktifitas penduduk karena pandemi. Kejadian darurat sampah terjadi setelah lebaran 2022 memunculkan berbagai respon di media massa. Salah satu respon yang viral adalah munculnya taggar jogjatadaruratsampah pada media sosial twitter. Informasi tagar dimedia sosial twitter berupa big data dapat dimanfaatkan untuk mengetahui korelasi persebaran informasi dengan penaganan sampah di Yogyakarta.  Meskpun demikian pemanfaatan big data twitter dalam menganalisis isu sampah di yogjakarta masih kurang.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi persebaran tagar jogjadaruratsampah dengan penanganan sampah di Yogyakarta. Dengan mengetahui korelasi tersebut dapat meningkatkan penangganan sampah yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan social network analysis (SNA) dari situs web Netlytic.org dengan data beradius 30Km dari lokasi kejadian dan tanpa batasan radius lokasi. Kedua informasi analisis data tersebut dipadukan dengan informasi dari berbagai media yang berkaitan tagar jogjdaruratsampah. Berbagai informasi tersebut di padukan dan di analisis guna mendapatkan korelasi antara perkembangan persebaran informasi dengan penanganan permasalahan sampah di Provinsi Yogyakarta. Hasil dari penelitian didapati bahwa: Berdasarkan analisis big data dari situs netlytic.org perkembangan tagar jogjadaruratsampah dimulai tanggal 09/5/2022, setelah peristiwa penutupan TPST Piyungan tanggal 07/5/2022 yang berdampak penumpukan sampah di yogyakarta. Gerafik postingan jogjadaruratsampah menurun setelah tanggal 11/5/2022.  Berdasarkan informasi yang didapat telah terjadi pembukaan kembali TPST Piyungan pada tanggal 12/5/2022. Penanganan permasalahan penumpukan sampah tersebut di barengi dengan penurunan gerafik postingan tagar jogjadaruratsampah, hal ini mengindikasikan bahwa penurunan postingan tagar jogjadaruratsampah memiliki korelasi dengan penanganan tumpukan sampah yang berada diberbagai wilayah yogyakarta.  Dalam peristiwa ini pemerintah daerah dan lembaga terkait belom memiliki alternatif penangan sampah yang signifikan tanpa keberadaan TPST Piyungan. Agar permasalahan ini tidak kembali lagi terjadi hendaknya dilakukan pengelolaan sampah yang lebih terpadu tanpa mengandalkan suatu lokasi.https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/47036sampah, informasi, korelasi, twitter, media massa, penanganan, social network analysis (sna)
spellingShingle Utma Rosseta Mukti
Nursida Arif
Investigasi Pengelolaan Sampah Berbasis Twitter di Daerah Istimewa Yogyakarta
Jurnal Ilmu Lingkungan
sampah, informasi, korelasi, twitter, media massa, penanganan, social network analysis (sna)
title Investigasi Pengelolaan Sampah Berbasis Twitter di Daerah Istimewa Yogyakarta
title_full Investigasi Pengelolaan Sampah Berbasis Twitter di Daerah Istimewa Yogyakarta
title_fullStr Investigasi Pengelolaan Sampah Berbasis Twitter di Daerah Istimewa Yogyakarta
title_full_unstemmed Investigasi Pengelolaan Sampah Berbasis Twitter di Daerah Istimewa Yogyakarta
title_short Investigasi Pengelolaan Sampah Berbasis Twitter di Daerah Istimewa Yogyakarta
title_sort investigasi pengelolaan sampah berbasis twitter di daerah istimewa yogyakarta
topic sampah, informasi, korelasi, twitter, media massa, penanganan, social network analysis (sna)
url https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/47036
work_keys_str_mv AT utmarossetamukti investigasipengelolaansampahberbasistwitterdidaerahistimewayogyakarta
AT nursidaarif investigasipengelolaansampahberbasistwitterdidaerahistimewayogyakarta