Komunisme Sebuah Utopia dalam Era Globalisasi: Tinjauan Historis terhadap Pemikiran Karl Marx

Kehancuran negara-negara berhaluan komunis pasca Perang Dingin menyebabkan keabsahan ideologi komunis yang digagas Marx dipertanyakan kembali. Kendati demikian, hancurnya pemerintahan negara-negara komunis tersebut tidak berarti matinya komunisme. Banyak pemikiran baru muncul mereinterpretasi gagasa...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Nasrullah Nazsir
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Islam Bandung 2001-12-01
Series:MediaTor
Subjects:
Online Access:http://ejournal.unisba.ac.id/index.php/mediator/article/view/735
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Kehancuran negara-negara berhaluan komunis pasca Perang Dingin menyebabkan keabsahan ideologi komunis yang digagas Marx dipertanyakan kembali. Kendati demikian, hancurnya pemerintahan negara-negara komunis tersebut tidak berarti matinya komunisme. Banyak pemikiran baru muncul mereinterpretasi gagasan Marx berlandaskan pada kritik dan otokritik yang dilakukan sejumlah Marxis, mulai dari Friedrich Engels yang hidup sezaman dengan Marx, hingga Marxis-Marxis sesudahnya seperti Herbert Marcuse, Roger Garaudy, Jurgen Habermas dan T.W. Adorno. Disimpulkan, Marxisme sebagai sebuah gerakan pemikiran tidak akan pernah mati, karena akan selalu diinterpretasi untuk menjawab tantangan zaman dewasa ini, yang masih ditandai oleh saratnya permasalahan manusia, alienasi, ketimpangan, ketidakadilan, dan berbagai penyakit masyarakat lainnya. Dalam konteks masa kini, paham Marxis bertransformasi menjadi multimuka Marxisme yang menawarkan gagasan-gagasan segar, sekaligus kontroversial seperti Gerakan New Left dan usulan kerjasama antara kaum agamis dan komunis dalam Teologi Pembebasan Amerika Latin.
ISSN:1411-5883