UPAYA PENGENTASAN STUNTING DENGAN PEMANFAATAN DIGITALISASI MEDIA DAN MAKANAN TAMBAHAN BERBASIS PANGAN LOKAL UNTUK PENINGKATAN STATUS GIZI TERINTEGRASI KKN UNAND

Permasalahan yang masih dihadapi Indonesia adalah permasalahan gizi yang memiliki dampak signifikan terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu masalah kekurangan gizi yang masih cukup tinggi di Indonesia terutama masalah pendek (stunting). Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Yeffi Masnarivan, Yoko Masna Rivan M, Eris Agung Abdul Haris Sukas, Viony Elvis, Aris Abdullah Syauqi Yulson, Aulia Sasia Berlian, Salsabilla Al Khanza, Rahma Rani
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas 2025-03-01
Series:Warta Pengabdian Andalas
Subjects:
Online Access:https://wartaandalas.lppm.unand.ac.id/index.php/jwa/article/view/1271
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Permasalahan yang masih dihadapi Indonesia adalah permasalahan gizi yang memiliki dampak signifikan terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu masalah kekurangan gizi yang masih cukup tinggi di Indonesia terutama masalah pendek (stunting). Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sejak dalam kandungan sehingga anak lebih pendek untuk usianya dan mengalami keterlambatan dalam tumbuh kembang. Angka prevalensi stunting Sumatera Barat tahun 2022 masih berada di atas rata-rata nasional (21,6%) yaitu sebesar 25,2%. Kabupaten Pesisir Selatan mengalami peningkatan prevalensi balita mengalami stunting dari tahun 2022 terhadap tahun 2021. Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia merupakan salah satu Nagari di Kabupaten Pesisir Selatan yang masih memiliki balita stunting.  Kegiatan pengabmas ini dilakukan untuk menangani dan mengatasi masalah stunting yang dilaksanakan dalam bentuk keterlibatan aktif dalam kegiatan posyandu, dilakukan pada bulan Juli-Agustus tahun 2024. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode pemantauan, penyuluhan dan pelatihan terhadap kader dan Ibu balita yang ada di Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia. Setelah dilakukan pengukuran dan penimbangan balita maka data dianalisis secara deskriptif dalam penentuan status gizi balita. Berdasarkan hasil pemantauan status gizi balita di Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia, dari dari 76 balita yang dipantau status gizinya ada sebanyak 25 balita (32,9%) mengalami stunting yaitu status gizi pendek 20 balita (26,3%) dan sangat pendek 5 balita (6,6%). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini disambut baik oleh seluruh kader dan pemerintahan setempat. Disarankan kepada kader agar selalu berinovasi dalam melaksanakan posyandu sehingga meningkatkan kunjungan dan minat balita datang ke posyandu.
ISSN:0854-655X
2797-1600