MUSIK KLASIK MENURUNKAN TINGKAT STRES MAHASISWA YANG AKAN MENGHADAPI UJIAN

Latar belakang:  Ujian merupakan salah satu penyebab utama stres pada mahasiswa. Terdapat berbagai cara untuk menurunkan tingkat stres pada mahasiswa, salah satunya menggunakan terapi musik. Tujuan:  Membuktikan bahwa musik klasik dapat menurunkan tingkat stres mahasiswa yang akan menghadapi ujian....

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Therisa Adareth, Yosef Purwoko
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2017-06-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18640
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849683204935516160
author Therisa Adareth
Yosef Purwoko
author_facet Therisa Adareth
Yosef Purwoko
author_sort Therisa Adareth
collection DOAJ
description Latar belakang:  Ujian merupakan salah satu penyebab utama stres pada mahasiswa. Terdapat berbagai cara untuk menurunkan tingkat stres pada mahasiswa, salah satunya menggunakan terapi musik. Tujuan:  Membuktikan bahwa musik klasik dapat menurunkan tingkat stres mahasiswa yang akan menghadapi ujian. Metode:  Penelitian ini adalah eksperimental dengan pre test post test randomized control group design dan post test only randomized control group design. Penelitian dilaksanakan di laboratorium fisiologi FK Undip pada tanggal 18 April 2016. Subjek penelitian adalah mahasiswa Kedokteran FK Undip angkatan 2015, dibagi menjadi kelompok perlakuan (n=20) dan kelompok kontrol (n=20). Denyut jantung diukur menggunakan pulse oxymeter, tekanan darah diukur menggunakan sfigmomanometer digital sebelum dan sesudah diberikan musik klasik, dan kecemasan diukur menggunakan CTAS sesudah diberikan musik klasik. Data berdistribusi normal diuji menggunakan uji t tak berpasangan dan data berdistribusi tidak normal diuji menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil:  Uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna pada tekanan darah sistolik antara kedua kelompok (p=0,002), sedangkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada denyut jantung (p=0,308), tekanan darah diastolik (p=0,205), dan kecemasan (p=0,721) antara kedua kelompok. Kesimpulan:  Perbedaan yang bermakna hanya didapatkan pada tekanan darah sistolik, menunjukkan bahwa musik klasik tidak dapat menurunkan tingkat stres mahasiswa yang akan menghadapi ujian secara signifikan.
format Article
id doaj-art-c7cc5faadda44f508784cd3745d23d38
institution DOAJ
issn 2540-8844
language English
publishDate 2017-06-01
publisher Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
record_format Article
series Jurnal Kedokteran Diponegoro
spelling doaj-art-c7cc5faadda44f508784cd3745d23d382025-08-20T03:23:59ZengFaculty of Medicine, Universitas DiponegoroJurnal Kedokteran Diponegoro2540-88442017-06-01621269127810.14710/dmj.v6i2.1864018133MUSIK KLASIK MENURUNKAN TINGKAT STRES MAHASISWA YANG AKAN MENGHADAPI UJIANTherisa AdarethYosef PurwokoLatar belakang:  Ujian merupakan salah satu penyebab utama stres pada mahasiswa. Terdapat berbagai cara untuk menurunkan tingkat stres pada mahasiswa, salah satunya menggunakan terapi musik. Tujuan:  Membuktikan bahwa musik klasik dapat menurunkan tingkat stres mahasiswa yang akan menghadapi ujian. Metode:  Penelitian ini adalah eksperimental dengan pre test post test randomized control group design dan post test only randomized control group design. Penelitian dilaksanakan di laboratorium fisiologi FK Undip pada tanggal 18 April 2016. Subjek penelitian adalah mahasiswa Kedokteran FK Undip angkatan 2015, dibagi menjadi kelompok perlakuan (n=20) dan kelompok kontrol (n=20). Denyut jantung diukur menggunakan pulse oxymeter, tekanan darah diukur menggunakan sfigmomanometer digital sebelum dan sesudah diberikan musik klasik, dan kecemasan diukur menggunakan CTAS sesudah diberikan musik klasik. Data berdistribusi normal diuji menggunakan uji t tak berpasangan dan data berdistribusi tidak normal diuji menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil:  Uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna pada tekanan darah sistolik antara kedua kelompok (p=0,002), sedangkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada denyut jantung (p=0,308), tekanan darah diastolik (p=0,205), dan kecemasan (p=0,721) antara kedua kelompok. Kesimpulan:  Perbedaan yang bermakna hanya didapatkan pada tekanan darah sistolik, menunjukkan bahwa musik klasik tidak dapat menurunkan tingkat stres mahasiswa yang akan menghadapi ujian secara signifikan.https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18640ujian, stres, musik klasik
spellingShingle Therisa Adareth
Yosef Purwoko
MUSIK KLASIK MENURUNKAN TINGKAT STRES MAHASISWA YANG AKAN MENGHADAPI UJIAN
Jurnal Kedokteran Diponegoro
ujian, stres, musik klasik
title MUSIK KLASIK MENURUNKAN TINGKAT STRES MAHASISWA YANG AKAN MENGHADAPI UJIAN
title_full MUSIK KLASIK MENURUNKAN TINGKAT STRES MAHASISWA YANG AKAN MENGHADAPI UJIAN
title_fullStr MUSIK KLASIK MENURUNKAN TINGKAT STRES MAHASISWA YANG AKAN MENGHADAPI UJIAN
title_full_unstemmed MUSIK KLASIK MENURUNKAN TINGKAT STRES MAHASISWA YANG AKAN MENGHADAPI UJIAN
title_short MUSIK KLASIK MENURUNKAN TINGKAT STRES MAHASISWA YANG AKAN MENGHADAPI UJIAN
title_sort musik klasik menurunkan tingkat stres mahasiswa yang akan menghadapi ujian
topic ujian, stres, musik klasik
url https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18640
work_keys_str_mv AT therisaadareth musikklasikmenurunkantingkatstresmahasiswayangakanmenghadapiujian
AT yosefpurwoko musikklasikmenurunkantingkatstresmahasiswayangakanmenghadapiujian