Optimalisasi Peran Perawat dalam Penerapan Atraumatic Care di Ruang Perawatan Anak

Atraumatik care sebagai bentuk perawatan terapeutik dapat diberikan kepada anak dan keluarga dengan mengurangi dampak psikologis dari tindakan keperawatan yang diberikan. Masalah yang terdidentifikasi adalah belum optimalnya pelaksanaan prinsip atraumatic care dalam layanan keperawatan anak di Ruma...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Hermalinda Herman, Lili Fajria, Deswita Nurshal, Yanti Puspita Sari, Dwi Novrianda, Ira Mulya Sari, Yelli Herien, Arif Rahman Mansyur
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas 2019-12-01
Series:Warta Pengabdian Andalas
Online Access:https://wartaandalas.lppm.unand.ac.id/index.php/jwa/article/view/358
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Atraumatik care sebagai bentuk perawatan terapeutik dapat diberikan kepada anak dan keluarga dengan mengurangi dampak psikologis dari tindakan keperawatan yang diberikan. Masalah yang terdidentifikasi adalah belum optimalnya pelaksanaan prinsip atraumatic care dalam layanan keperawatan anak di Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unand Padang. Hal ini disebabkan karena keterbatasan tenaga perawat dan masih minimnya pengalaman perawat terutama dalam praktik keperawatan anak. Berdasarkan permasalah tersebut, maka alternatif pemecahan masalah yang lakukan adalah melakukan seminar dan workshop terhadap perawat tentang optimalisasi peran perawat dalam penerapan prinsip atraumatic care di ruang perawatan anak. Adapun tujuan yang diharapkan adalah meningkatkan pengetahuan perawat tentang konsep atraumatic care  dan meningkatkan ketrampilan perawat dalam penerapan prinsip atraumatic care di ruang perawatan anak. Tempat kegiatan pengabdian masyarakat adalah di Rumah Sakit Unand Padang. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan mulai dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan (pelatihan dan sosialisasi), tahap monitoring dan evaluasi. Metode pelaksanaan kegiatan dengan ceramah, focus group discussion (FGD), role play, dan pembelajaran individu. Hasil dari kegiatan adalah adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan perawat tentang penerapan atraumatic care di ruang perawatan anak. Diharapkan pihak rumah sakit dapat melakukan kegiatan penyegaran secara berkelanjutan untuk meningkatan kualitas asuhan keperawatan anak.
ISSN:0854-655X
2797-1600