PENGEMBANGAN PETERNAKAN AYAM BROILER SEBAGAI ALTERNATIF PENINGKATAN EKONOMI DAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT DI NAGARI SAKO PASIA TALANG KABUPATEN SOLOK SELATAN

Ketersediaan sumber protein hewani dan keterbatasan lapangan usaha menjadi tantangan signifikan bagi masyarakat Nagari Sako Pasia Talang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan pe...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Sosmiarti Sosmiarti, Yuliati Shafan Nur, Arfai Arfai, Andani Eka Putra
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Andalas, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) 2025-06-01
Series:Buletin Ilmiah Nagari Membangun
Subjects:
Online Access:https://buletinnagari.lppm.unand.ac.id/index.php/bln/article/view/754
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Ketersediaan sumber protein hewani dan keterbatasan lapangan usaha menjadi tantangan signifikan bagi masyarakat Nagari Sako Pasia Talang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan peternakan ayam broiler di Nagari Sako Pasia Talang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi melalui pelatihan dan workshop peternakan, konsultasi dengan pakar Universitas Andalas. Kegiatan ini menerapkan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan teknis budidaya ayam broiler, pembangunan kandang standar, penyuluhan pakan berbasis bahan lokal, manajemen kesehatan ternak, serta pelatihan analisis ekonomi usaha. Selain itu, disalurkan bantuan sarana produksi berupa kandang, DOC, pakan, dan peralatan pendukung lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait teknis budidaya ayam broiler yang efisien dan adaptif terhadap sumber daya lokal. Telah terbentuk satu unit usaha peternakan percontohan yang dikelola secara kolektif, dengan hasil produksi mencapai 970 ekor ayam siap panen dari 1.020 ekor DOC, serta tingkat efisiensi konversi pakan (FCR) yang kompetitif. Analisis finansial menunjukkan potensi keuntungan bersih sebesar Rp9.131.160 per siklus (35 hari), yang memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi rumah tangga. Program ini juga berhasil memperluas akses masyarakat terhadap pangan bergizi serta mendorong tumbuhnya model kewirausahaan baru berbasis peternakan. Ke depan, kegiatan ini memiliki prospek untuk direplikasi sebagai strategi penguatan ekonomi dan ketahanan pangan berbasis nagari secara berkelanjutan. Selain itu, penguatan peran Bumnag, koordinasi pemerintah nagari, dan pengembangan inovasi agar keberlanjutan program terjamin.
ISSN:2622-9978