Faktor-Faktor yang Mempengaruhi keberhasilan Terapi Antibiotik Empirik pada Pasien Sepsis Berat dan Syok Sepsis di Bangsal Rawat Inap Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo
Pendahuluan. Salah satu faktor utama yang berperan pada keberhasilan terapi pada pasien sepsis berat dan syok sepsis adalah penggunaan antibiotika empirik yang adekuat. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui faktor utama apa yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan pengobatan antibiotika em...
Saved in:
| Main Authors: | , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Department of Internal Medicine, Faculty of Medicine Universitas Indonesia
2015-06-01
|
| Series: | Jurnal Penyakit Dalam Indonesia |
| Subjects: | |
| Online Access: | http://jurnalpenyakitdalam.ui.ac.id/index.php/jpdi/article/view/72/68 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850160854873407488 |
|---|---|
| author | Sudirman Katu Suhendro Suwarto Herdiman T. Pohan Murdani Abdullah |
| author_facet | Sudirman Katu Suhendro Suwarto Herdiman T. Pohan Murdani Abdullah |
| author_sort | Sudirman Katu |
| collection | DOAJ |
| description | Pendahuluan. Salah satu faktor utama yang berperan pada keberhasilan terapi pada pasien sepsis berat dan syok sepsis adalah penggunaan antibiotika empirik yang adekuat. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui faktor utama apa yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan pengobatan antibiotika empirik pada pasien sepsis berat dan syok sepsis.
Metode. Studi kohort retrospektif dengan subyek dari data rekam medik (RM) pasien yang telah di rawat inap di ruang ICU dan perawatan Penyakit dalam RSCM Jakarta antara bulan Januari 2011 - Juni 2012. Kriteria inklusi adalah semua data RM pasien dewasa dengan sepsis, sepsis berat dan syok sepsis yang di rawat di ruang rawat inap penyakit dalam/HCU/ICU RSCM. Kriteria eksklusi adalah data tidak lengkap dan SOFA skor >14. Analisis multivariat dilakukan untuk menilai kuat hubungan relative risk (RR) di antara masing-masing variabel determinan yang memiliki kemaknaan statistik sebagai prediktor kesesuaian dosis, jenis, kombinasi dan waktu pemberian antibiotika empirik terhadap akhir perawatan sepsis berat dan syok sepsis dengan ROC (receiver operator curve) dan nilai AUC (area under curve) serta mencari faktor yang paling berperan dari variabel determinan tersebut.
Hasil. Waktu pemberian antibiotika empirik lebih dari 6 jam, pemberian jenis antibiotika empirik yang tidak sesuai berdasarkan sumber infeksi, pemberian dosis antibiotika empirik yang tidak sesuai, pemberian antibiotika empirik tunggal, jumlah disfungsi organ yang lebih dari 3 berdasarkan skor SOFA berpengaruh terhadap meningkatnya angka kematian pada pasien sepsis berat dan syok sepsis. Dari faktor tersebut di atas yang paling berpengaruh terhadap meningkatnya angka kematian adalah waktu pemberian antibiotika lebih dari 6 jam, dosis antibiotika yang tidak sesuai, penggunaan antibiotika empirik tunggal dan skor SOFA yang lebih dari 8.
Simpulan. Hal yang paling berpengaruh terhadap meningkatnya angka kematian adalah waktu pemberian antibiotika lebih dari 6 jam, dosis antibiotika yang tidak sesuai, penggunaan antibiotika empirik tunggal dan skor SOFA yang lebih dari 8. |
| format | Article |
| id | doaj-art-c50b4de5e9fa4f62b0f4a63f6d0b374e |
| institution | OA Journals |
| issn | 2406-8969 2549-0621 |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2015-06-01 |
| publisher | Department of Internal Medicine, Faculty of Medicine Universitas Indonesia |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Penyakit Dalam Indonesia |
| spelling | doaj-art-c50b4de5e9fa4f62b0f4a63f6d0b374e2025-08-20T02:23:03ZindDepartment of Internal Medicine, Faculty of Medicine Universitas IndonesiaJurnal Penyakit Dalam Indonesia2406-89692549-06212015-06-012296106http://dx.doi.org/10.7454/jpdi.v2i2.72Faktor-Faktor yang Mempengaruhi keberhasilan Terapi Antibiotik Empirik pada Pasien Sepsis Berat dan Syok Sepsis di Bangsal Rawat Inap Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto MangunkusumoSudirman Katu0Suhendro Suwarto1Herdiman T. Pohan2Murdani Abdullah3Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI Indonesia Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM Indonesia Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM IndonesiaDivisi Gastroenterologi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM IndonesiaPendahuluan. Salah satu faktor utama yang berperan pada keberhasilan terapi pada pasien sepsis berat dan syok sepsis adalah penggunaan antibiotika empirik yang adekuat. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui faktor utama apa yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan pengobatan antibiotika empirik pada pasien sepsis berat dan syok sepsis. Metode. Studi kohort retrospektif dengan subyek dari data rekam medik (RM) pasien yang telah di rawat inap di ruang ICU dan perawatan Penyakit dalam RSCM Jakarta antara bulan Januari 2011 - Juni 2012. Kriteria inklusi adalah semua data RM pasien dewasa dengan sepsis, sepsis berat dan syok sepsis yang di rawat di ruang rawat inap penyakit dalam/HCU/ICU RSCM. Kriteria eksklusi adalah data tidak lengkap dan SOFA skor >14. Analisis multivariat dilakukan untuk menilai kuat hubungan relative risk (RR) di antara masing-masing variabel determinan yang memiliki kemaknaan statistik sebagai prediktor kesesuaian dosis, jenis, kombinasi dan waktu pemberian antibiotika empirik terhadap akhir perawatan sepsis berat dan syok sepsis dengan ROC (receiver operator curve) dan nilai AUC (area under curve) serta mencari faktor yang paling berperan dari variabel determinan tersebut. Hasil. Waktu pemberian antibiotika empirik lebih dari 6 jam, pemberian jenis antibiotika empirik yang tidak sesuai berdasarkan sumber infeksi, pemberian dosis antibiotika empirik yang tidak sesuai, pemberian antibiotika empirik tunggal, jumlah disfungsi organ yang lebih dari 3 berdasarkan skor SOFA berpengaruh terhadap meningkatnya angka kematian pada pasien sepsis berat dan syok sepsis. Dari faktor tersebut di atas yang paling berpengaruh terhadap meningkatnya angka kematian adalah waktu pemberian antibiotika lebih dari 6 jam, dosis antibiotika yang tidak sesuai, penggunaan antibiotika empirik tunggal dan skor SOFA yang lebih dari 8. Simpulan. Hal yang paling berpengaruh terhadap meningkatnya angka kematian adalah waktu pemberian antibiotika lebih dari 6 jam, dosis antibiotika yang tidak sesuai, penggunaan antibiotika empirik tunggal dan skor SOFA yang lebih dari 8.http://jurnalpenyakitdalam.ui.ac.id/index.php/jpdi/article/view/72/68antibiotika empiriksepsis beratsyok sepsis |
| spellingShingle | Sudirman Katu Suhendro Suwarto Herdiman T. Pohan Murdani Abdullah Faktor-Faktor yang Mempengaruhi keberhasilan Terapi Antibiotik Empirik pada Pasien Sepsis Berat dan Syok Sepsis di Bangsal Rawat Inap Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jurnal Penyakit Dalam Indonesia antibiotika empirik sepsis berat syok sepsis |
| title | Faktor-Faktor yang Mempengaruhi keberhasilan Terapi Antibiotik Empirik pada Pasien Sepsis Berat dan Syok Sepsis di Bangsal Rawat Inap Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo |
| title_full | Faktor-Faktor yang Mempengaruhi keberhasilan Terapi Antibiotik Empirik pada Pasien Sepsis Berat dan Syok Sepsis di Bangsal Rawat Inap Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo |
| title_fullStr | Faktor-Faktor yang Mempengaruhi keberhasilan Terapi Antibiotik Empirik pada Pasien Sepsis Berat dan Syok Sepsis di Bangsal Rawat Inap Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo |
| title_full_unstemmed | Faktor-Faktor yang Mempengaruhi keberhasilan Terapi Antibiotik Empirik pada Pasien Sepsis Berat dan Syok Sepsis di Bangsal Rawat Inap Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo |
| title_short | Faktor-Faktor yang Mempengaruhi keberhasilan Terapi Antibiotik Empirik pada Pasien Sepsis Berat dan Syok Sepsis di Bangsal Rawat Inap Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo |
| title_sort | faktor faktor yang mempengaruhi keberhasilan terapi antibiotik empirik pada pasien sepsis berat dan syok sepsis di bangsal rawat inap penyakit dalam rumah sakit cipto mangunkusumo |
| topic | antibiotika empirik sepsis berat syok sepsis |
| url | http://jurnalpenyakitdalam.ui.ac.id/index.php/jpdi/article/view/72/68 |
| work_keys_str_mv | AT sudirmankatu faktorfaktoryangmempengaruhikeberhasilanterapiantibiotikempirikpadapasiensepsisberatdansyoksepsisdibangsalrawatinappenyakitdalamrumahsakitciptomangunkusumo AT suhendrosuwarto faktorfaktoryangmempengaruhikeberhasilanterapiantibiotikempirikpadapasiensepsisberatdansyoksepsisdibangsalrawatinappenyakitdalamrumahsakitciptomangunkusumo AT herdimantpohan faktorfaktoryangmempengaruhikeberhasilanterapiantibiotikempirikpadapasiensepsisberatdansyoksepsisdibangsalrawatinappenyakitdalamrumahsakitciptomangunkusumo AT murdaniabdullah faktorfaktoryangmempengaruhikeberhasilanterapiantibiotikempirikpadapasiensepsisberatdansyoksepsisdibangsalrawatinappenyakitdalamrumahsakitciptomangunkusumo |