Hubungan Fungsi Sosialisasi Keluarga Terhadap Perilaku Menyimpang Remaja di SMAN 1 KAPUAS TENGAH

Latar Belakang: Perilaku menyimpang adalah respons atau reaksi individu yang tercermin dalam sikap, baik melalui ucapan maupun tindakan yang melanggar, bertentangan, atau menyimpang dari norma atau harapan yang ada di lingkungan sosial yang relevan. Keluarga memegang peran utama dalam proses ini, k...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Noor Khalilati, Roly Marwan Mathuridy, Mesti Nurjayanti
Format: Article
Language:Indonesian
Published: LPPM Universitas Sari Mulia 2024-12-01
Series:Journal of Nursing Invention
Subjects:
Online Access:https://ejurnal.unism.ac.id/index.php/JNI/article/view/582
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849715607231004672
author Noor Khalilati
Roly Marwan Mathuridy
Mesti Nurjayanti
author_facet Noor Khalilati
Roly Marwan Mathuridy
Mesti Nurjayanti
author_sort Noor Khalilati
collection DOAJ
description Latar Belakang: Perilaku menyimpang adalah respons atau reaksi individu yang tercermin dalam sikap, baik melalui ucapan maupun tindakan yang melanggar, bertentangan, atau menyimpang dari norma atau harapan yang ada di lingkungan sosial yang relevan. Keluarga memegang peran utama dalam proses ini, karena interaksi awal anak-anak terjadi di dalam keluarga dan kontak utama mereka terbatas pada anggota keluarga sendiri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fungsi sosialisasi keluarga dengan perilaku menyimpang remaja di SMAN 1 Kapuas Tengah. Metode: Desain penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan (cross-sectional). Populasi penelitian dilakukan kepada seluruh siswa kelas XI SMAN 1 Kapuas Tengah. Sampel yang diteliti sebanyak 145 siswa dengan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat menunjukkan hubungan yang signifikan antara fungsi sosialisasi keluarga dan perilaku menyimpang remaja, dengan nilai signifikansi variabel sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05 sebagai taraf yang telah ditentukan (p value < α) yang berarti terdapat hubungan antara fungsi sosialisasi keluarga yang mempengaruhi perilaku menyimpang remaja di SMAN 1 Kapuas Tengah. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Fungsi Sosialisasi Keluarga dengan Perilaku Menyimpang Remaja di SMAN 1 Kapuas Tengah
format Article
id doaj-art-c3853ef9b7ea42119a724a0067c07e2c
institution DOAJ
issn 2828-481X
language Indonesian
publishDate 2024-12-01
publisher LPPM Universitas Sari Mulia
record_format Article
series Journal of Nursing Invention
spelling doaj-art-c3853ef9b7ea42119a724a0067c07e2c2025-08-20T03:13:18ZindLPPM Universitas Sari MuliaJournal of Nursing Invention2828-481X2024-12-015210.33859/jni.v5i2.582525Hubungan Fungsi Sosialisasi Keluarga Terhadap Perilaku Menyimpang Remaja di SMAN 1 KAPUAS TENGAHNoor Khalilati0Roly Marwan Mathuridy1Mesti Nurjayanti2Universitas Muhammadiyah BanjarmasinUniversitas Muhammadiyah BanjarmasinUniversitas Muhammadiyah Banjarmasin Latar Belakang: Perilaku menyimpang adalah respons atau reaksi individu yang tercermin dalam sikap, baik melalui ucapan maupun tindakan yang melanggar, bertentangan, atau menyimpang dari norma atau harapan yang ada di lingkungan sosial yang relevan. Keluarga memegang peran utama dalam proses ini, karena interaksi awal anak-anak terjadi di dalam keluarga dan kontak utama mereka terbatas pada anggota keluarga sendiri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fungsi sosialisasi keluarga dengan perilaku menyimpang remaja di SMAN 1 Kapuas Tengah. Metode: Desain penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan (cross-sectional). Populasi penelitian dilakukan kepada seluruh siswa kelas XI SMAN 1 Kapuas Tengah. Sampel yang diteliti sebanyak 145 siswa dengan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat menunjukkan hubungan yang signifikan antara fungsi sosialisasi keluarga dan perilaku menyimpang remaja, dengan nilai signifikansi variabel sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05 sebagai taraf yang telah ditentukan (p value < α) yang berarti terdapat hubungan antara fungsi sosialisasi keluarga yang mempengaruhi perilaku menyimpang remaja di SMAN 1 Kapuas Tengah. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Fungsi Sosialisasi Keluarga dengan Perilaku Menyimpang Remaja di SMAN 1 Kapuas Tengah https://ejurnal.unism.ac.id/index.php/JNI/article/view/582Fungsi Sosialisasi keluargaPerilaku MenyimpangRemaja
spellingShingle Noor Khalilati
Roly Marwan Mathuridy
Mesti Nurjayanti
Hubungan Fungsi Sosialisasi Keluarga Terhadap Perilaku Menyimpang Remaja di SMAN 1 KAPUAS TENGAH
Journal of Nursing Invention
Fungsi Sosialisasi keluarga
Perilaku Menyimpang
Remaja
title Hubungan Fungsi Sosialisasi Keluarga Terhadap Perilaku Menyimpang Remaja di SMAN 1 KAPUAS TENGAH
title_full Hubungan Fungsi Sosialisasi Keluarga Terhadap Perilaku Menyimpang Remaja di SMAN 1 KAPUAS TENGAH
title_fullStr Hubungan Fungsi Sosialisasi Keluarga Terhadap Perilaku Menyimpang Remaja di SMAN 1 KAPUAS TENGAH
title_full_unstemmed Hubungan Fungsi Sosialisasi Keluarga Terhadap Perilaku Menyimpang Remaja di SMAN 1 KAPUAS TENGAH
title_short Hubungan Fungsi Sosialisasi Keluarga Terhadap Perilaku Menyimpang Remaja di SMAN 1 KAPUAS TENGAH
title_sort hubungan fungsi sosialisasi keluarga terhadap perilaku menyimpang remaja di sman 1 kapuas tengah
topic Fungsi Sosialisasi keluarga
Perilaku Menyimpang
Remaja
url https://ejurnal.unism.ac.id/index.php/JNI/article/view/582
work_keys_str_mv AT noorkhalilati hubunganfungsisosialisasikeluargaterhadapperilakumenyimpangremajadisman1kapuastengah
AT rolymarwanmathuridy hubunganfungsisosialisasikeluargaterhadapperilakumenyimpangremajadisman1kapuastengah
AT mestinurjayanti hubunganfungsisosialisasikeluargaterhadapperilakumenyimpangremajadisman1kapuastengah