PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) TERHADAP GAMBARAN MIKROSKOPIS GINJAL MENCIT BALB/C

Latar Belakang: Cabe rawit merupakan salah satu tanaman yang memiliki kekhasan rasa pedas memberikan kesegaran dan mempunyai nilai ekonomi tinggi. cabai rawit mengandung senyawa utama yaitu kapsaisin. Kapsaisin bersifat iritan terhadap mamalia termasuk manusia dan memunculkan sensasi nyeri terbakar,...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Lia Ernawati, Bambang Witjahyo, Akhmad Ismail
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2018-11-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/22259
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849424060220440576
author Lia Ernawati
Bambang Witjahyo
Akhmad Ismail
author_facet Lia Ernawati
Bambang Witjahyo
Akhmad Ismail
author_sort Lia Ernawati
collection DOAJ
description Latar Belakang: Cabe rawit merupakan salah satu tanaman yang memiliki kekhasan rasa pedas memberikan kesegaran dan mempunyai nilai ekonomi tinggi. cabai rawit mengandung senyawa utama yaitu kapsaisin. Kapsaisin bersifat iritan terhadap mamalia termasuk manusia dan memunculkan sensasi nyeri terbakar, jika di konsumsi berlebihan bisa menyebabkan toksik. Dilihat dari efek tosiknya organ ginjal merupakan salah satu organ sasarannya. Tujuan: Membuktikan adanya pengaruh ekstrak cabai rawit (Capsicum frutescens L)  terhadap mikroskopis ginjal mencit Balb/c. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian true eksperimental laboratorik dengan Post test only with control group design. Sampel sebanyak 20 ekor mencit Balb/c jantan yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, diadaptasi selama 7 hari. Kelompok K hanya diberi pakan dan minum standar. Kelompok P1, P2, dan P3 diberi pakan dan pemberian ekstrak cabai rawit (Capsicum frutescens L.) dengan dosis 10, 20, dan 40 mg/kgBB/hari selama 14 hari. Setelah 15 hari, mencit Balb/c dianestesi lalu dideterminasi kemudian dilakukan pemeriksaan histopatologi ginjal berupa degenerasi dan nekrosis. Hasil: Rerata degenerasi dan nekrosis tertinggi sel epitel tubulus proksimal ginjal terdapat pada kelompok P3. Pada degenerasi, terdapat perbedaan yang bermakna (p<0.05) antara seluruh kelompok perlakuan, kecuali K-P1 dan P1-P2 tidak didapatkan perbedaan yang bermakna. Pada nekrosis, tidak didapatkan perbedaan yang bermakna (p>0.05) antara kelompok kontrol dengan seluruh kelompok perlakuan maupun antar seluruh kelompok perlakuan. Simpulan: Pemberian ekstrak cabai rawit (Capsicum frutescens L) dosis bertingkat  menyebabkan terjadinya perubahan gambaran mikroskopis ginjal mencit Balb/c. Kata Kunci: ekstrak cabai rawit, kapsaisin, ginjal, degenerasi, nekrosis
format Article
id doaj-art-c2fc5db3a3ac444f86b7090b7607f6ed
institution Kabale University
issn 2540-8844
language English
publishDate 2018-11-01
publisher Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
record_format Article
series Jurnal Kedokteran Diponegoro
spelling doaj-art-c2fc5db3a3ac444f86b7090b7607f6ed2025-08-20T03:30:23ZengFaculty of Medicine, Universitas DiponegoroJurnal Kedokteran Diponegoro2540-88442018-11-01741647166010.14710/dmj.v7i4.2225921026PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) TERHADAP GAMBARAN MIKROSKOPIS GINJAL MENCIT BALB/CLia ErnawatiBambang WitjahyoAkhmad IsmailLatar Belakang: Cabe rawit merupakan salah satu tanaman yang memiliki kekhasan rasa pedas memberikan kesegaran dan mempunyai nilai ekonomi tinggi. cabai rawit mengandung senyawa utama yaitu kapsaisin. Kapsaisin bersifat iritan terhadap mamalia termasuk manusia dan memunculkan sensasi nyeri terbakar, jika di konsumsi berlebihan bisa menyebabkan toksik. Dilihat dari efek tosiknya organ ginjal merupakan salah satu organ sasarannya. Tujuan: Membuktikan adanya pengaruh ekstrak cabai rawit (Capsicum frutescens L)  terhadap mikroskopis ginjal mencit Balb/c. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian true eksperimental laboratorik dengan Post test only with control group design. Sampel sebanyak 20 ekor mencit Balb/c jantan yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, diadaptasi selama 7 hari. Kelompok K hanya diberi pakan dan minum standar. Kelompok P1, P2, dan P3 diberi pakan dan pemberian ekstrak cabai rawit (Capsicum frutescens L.) dengan dosis 10, 20, dan 40 mg/kgBB/hari selama 14 hari. Setelah 15 hari, mencit Balb/c dianestesi lalu dideterminasi kemudian dilakukan pemeriksaan histopatologi ginjal berupa degenerasi dan nekrosis. Hasil: Rerata degenerasi dan nekrosis tertinggi sel epitel tubulus proksimal ginjal terdapat pada kelompok P3. Pada degenerasi, terdapat perbedaan yang bermakna (p<0.05) antara seluruh kelompok perlakuan, kecuali K-P1 dan P1-P2 tidak didapatkan perbedaan yang bermakna. Pada nekrosis, tidak didapatkan perbedaan yang bermakna (p>0.05) antara kelompok kontrol dengan seluruh kelompok perlakuan maupun antar seluruh kelompok perlakuan. Simpulan: Pemberian ekstrak cabai rawit (Capsicum frutescens L) dosis bertingkat  menyebabkan terjadinya perubahan gambaran mikroskopis ginjal mencit Balb/c. Kata Kunci: ekstrak cabai rawit, kapsaisin, ginjal, degenerasi, nekrosishttps://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/22259ekstrak cabai rawit, kapsaisin, ginjal, degenerasi, nekrosis
spellingShingle Lia Ernawati
Bambang Witjahyo
Akhmad Ismail
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) TERHADAP GAMBARAN MIKROSKOPIS GINJAL MENCIT BALB/C
Jurnal Kedokteran Diponegoro
ekstrak cabai rawit, kapsaisin, ginjal, degenerasi, nekrosis
title PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) TERHADAP GAMBARAN MIKROSKOPIS GINJAL MENCIT BALB/C
title_full PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) TERHADAP GAMBARAN MIKROSKOPIS GINJAL MENCIT BALB/C
title_fullStr PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) TERHADAP GAMBARAN MIKROSKOPIS GINJAL MENCIT BALB/C
title_full_unstemmed PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) TERHADAP GAMBARAN MIKROSKOPIS GINJAL MENCIT BALB/C
title_short PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) TERHADAP GAMBARAN MIKROSKOPIS GINJAL MENCIT BALB/C
title_sort pengaruh pemberian ekstrak cabai rawit capsicum frutescens l terhadap gambaran mikroskopis ginjal mencit balb c
topic ekstrak cabai rawit, kapsaisin, ginjal, degenerasi, nekrosis
url https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/22259
work_keys_str_mv AT liaernawati pengaruhpemberianekstrakcabairawitcapsicumfrutescenslterhadapgambaranmikroskopisginjalmencitbalbc
AT bambangwitjahyo pengaruhpemberianekstrakcabairawitcapsicumfrutescenslterhadapgambaranmikroskopisginjalmencitbalbc
AT akhmadismail pengaruhpemberianekstrakcabairawitcapsicumfrutescenslterhadapgambaranmikroskopisginjalmencitbalbc