Mungkinkah Mewujudkan Peradaban Tanpa Orang Miskin?
Dalam pemikiran beberapa ilmuan, cendikiawan, juga stakeholders, jika dengan metodologi yang tepat, orang miskin bisa tidak lagi wujud dalam strata sosial.Dengan berbagai pendekatan dan instrumen finansial yang pernah menjadi penetrasi dalam agenda mereka, menambah keyakinan merekaakan cita-cita itu...
Saved in:
| Main Author: | |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
LPPM Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis
2017-12-01
|
| Series: | Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://ejournal.stiesyariahbengkalis.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/106 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849727628037062656 |
|---|---|
| author | Saiful Bahri |
| author_facet | Saiful Bahri |
| author_sort | Saiful Bahri |
| collection | DOAJ |
| description | Dalam pemikiran beberapa ilmuan, cendikiawan, juga stakeholders, jika dengan metodologi yang tepat, orang miskin bisa tidak lagi wujud dalam strata sosial.Dengan berbagai pendekatan dan instrumen finansial yang pernah menjadi penetrasi dalam agenda mereka, menambah keyakinan merekaakan cita-cita itu.Namun, masalah menghilangkan orang miskin atau cita-cita untuk mengangkat derajat ekonomi mereka bukan menjadi model dalam Islam. Islam, melalui instrumen filantrofi serta instrumen karitasnya seperti zakat, infak, sedekah, danwakaf (ziswaf) hanya termanifestasi dalam bentuk uluran dan gandengan tangan dengan mereka yang dalam kacamata duniawi belum diuntungkan tersebut, namun tidak dengan kemuliaan dan keutamaan mereka dalam pandangan Allah swt. dan Rasul-Nya.Dengan menggunakan metode deskriptif, kajian ini bermaksud untuk mengkritisi dan mengajukan pertimbangan skeptis terhadap kebijakan yang menganggap bahwa orang miskin bisa ‘disulap’ untuk menjadi kaya.Walhasil, dari dulu sampai sekarang, orang miskin selalu melekat dalam strata sosial, karena eksistensi mereka merupakan sunnatullah. |
| format | Article |
| id | doaj-art-bf10261900ca43c091ae8fa985e9b9c3 |
| institution | DOAJ |
| issn | 2303-3568 2684-8228 |
| language | English |
| publishDate | 2017-12-01 |
| publisher | LPPM Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis |
| record_format | Article |
| series | Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita |
| spelling | doaj-art-bf10261900ca43c091ae8fa985e9b9c32025-08-20T03:09:47ZengLPPM Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) BengkalisIqtishaduna: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita2303-35682684-82282017-12-0162108115106Mungkinkah Mewujudkan Peradaban Tanpa Orang Miskin?Saiful Bahri0STIE Syariah BengkalisDalam pemikiran beberapa ilmuan, cendikiawan, juga stakeholders, jika dengan metodologi yang tepat, orang miskin bisa tidak lagi wujud dalam strata sosial.Dengan berbagai pendekatan dan instrumen finansial yang pernah menjadi penetrasi dalam agenda mereka, menambah keyakinan merekaakan cita-cita itu.Namun, masalah menghilangkan orang miskin atau cita-cita untuk mengangkat derajat ekonomi mereka bukan menjadi model dalam Islam. Islam, melalui instrumen filantrofi serta instrumen karitasnya seperti zakat, infak, sedekah, danwakaf (ziswaf) hanya termanifestasi dalam bentuk uluran dan gandengan tangan dengan mereka yang dalam kacamata duniawi belum diuntungkan tersebut, namun tidak dengan kemuliaan dan keutamaan mereka dalam pandangan Allah swt. dan Rasul-Nya.Dengan menggunakan metode deskriptif, kajian ini bermaksud untuk mengkritisi dan mengajukan pertimbangan skeptis terhadap kebijakan yang menganggap bahwa orang miskin bisa ‘disulap’ untuk menjadi kaya.Walhasil, dari dulu sampai sekarang, orang miskin selalu melekat dalam strata sosial, karena eksistensi mereka merupakan sunnatullah.https://ejournal.stiesyariahbengkalis.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/106muhammad yunusal-qur’anal-haditskemuliaankeutamaan |
| spellingShingle | Saiful Bahri Mungkinkah Mewujudkan Peradaban Tanpa Orang Miskin? Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita muhammad yunus al-qur’an al-hadits kemuliaan keutamaan |
| title | Mungkinkah Mewujudkan Peradaban Tanpa Orang Miskin? |
| title_full | Mungkinkah Mewujudkan Peradaban Tanpa Orang Miskin? |
| title_fullStr | Mungkinkah Mewujudkan Peradaban Tanpa Orang Miskin? |
| title_full_unstemmed | Mungkinkah Mewujudkan Peradaban Tanpa Orang Miskin? |
| title_short | Mungkinkah Mewujudkan Peradaban Tanpa Orang Miskin? |
| title_sort | mungkinkah mewujudkan peradaban tanpa orang miskin |
| topic | muhammad yunus al-qur’an al-hadits kemuliaan keutamaan |
| url | https://ejournal.stiesyariahbengkalis.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/106 |
| work_keys_str_mv | AT saifulbahri mungkinkahmewujudkanperadabantanpaorangmiskin |