Analisis Line Balancing Produksi Kain Grey Pada Perusahaan Textile
PT ABC merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri tekstil yang memproduksi kain grey. PT ABC mengalami kendala karena dalam proses produksi kain grey terdapat perbedaan waktu pengerjaan yang tinggi untuk setiap workstation di lantai produksi. Kondisi tersebut mengakibatkan terjadinya bott...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim
2023-06-01
|
| Series: | Jurnal Teknik Industri: Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri |
| Online Access: | https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/jti/article/view/12817 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850173658526384128 |
|---|---|
| author | Ayu Anggraeni Sibarani Rizky Ramdhani Dewanto Firdhani Faujiyah |
| author_facet | Ayu Anggraeni Sibarani Rizky Ramdhani Dewanto Firdhani Faujiyah |
| author_sort | Ayu Anggraeni Sibarani |
| collection | DOAJ |
| description | PT ABC merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri tekstil yang memproduksi kain grey. PT ABC mengalami kendala karena dalam proses produksi kain grey terdapat perbedaan waktu pengerjaan yang tinggi untuk setiap workstation di lantai produksi. Kondisi tersebut mengakibatkan terjadinya bottleneck yang menyebabkan PT ABC terlambat memenuhi permintaan dari pelanggan. Masalah ini dapat diatasi dengan line balancing. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan keseimbangan antara stasiun kerja dalam proses produksi kain grey dan memberikan usulan line balancing yang dapat meningkatkan kecepatan produksi untuk setiap stasiun kerja di lantai produksi. Pada penelitian ini analisis line balancing dilakukan dengan Largest Candidate Rule dan Rank Positional Weight. Hasil analisis kemudian dibandingkan dengan kondisi aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Largest Candidate Rule memberikan hasil yang terbaik, yaitu jumlah workstation berkurang yang semula dari 6 menjadi 4, efisiensi lintasan sebesar 71.77%, balance delay sebesar 28.23%, waktu idle sebesar 91.05 menit, dan smoothing indeks sebesar 54.3.
Kata Kunci: Line balancing, Largest Candidate Rule, Ranked Positional Weight, Bottleneck |
| format | Article |
| id | doaj-art-be6344ea2dad4b93a012083f8d817aa8 |
| institution | OA Journals |
| issn | 2460-898X 2714-6235 |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2023-06-01 |
| publisher | Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Teknik Industri: Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri |
| spelling | doaj-art-be6344ea2dad4b93a012083f8d817aa82025-08-20T02:19:48ZindUniversitas Islam Negeri Sultan Syarif KasimJurnal Teknik Industri: Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri2460-898X2714-62352023-06-019242643510.24014/jti.v9i2.128178081Analisis Line Balancing Produksi Kain Grey Pada Perusahaan TextileAyu Anggraeni Sibarani0Rizky Ramdhani Dewanto1Firdhani Faujiyah2Universitas Jenderal SoedirmanUniversitas Jenderal SoedirmanPoliteknik APP JakartaPT ABC merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri tekstil yang memproduksi kain grey. PT ABC mengalami kendala karena dalam proses produksi kain grey terdapat perbedaan waktu pengerjaan yang tinggi untuk setiap workstation di lantai produksi. Kondisi tersebut mengakibatkan terjadinya bottleneck yang menyebabkan PT ABC terlambat memenuhi permintaan dari pelanggan. Masalah ini dapat diatasi dengan line balancing. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan keseimbangan antara stasiun kerja dalam proses produksi kain grey dan memberikan usulan line balancing yang dapat meningkatkan kecepatan produksi untuk setiap stasiun kerja di lantai produksi. Pada penelitian ini analisis line balancing dilakukan dengan Largest Candidate Rule dan Rank Positional Weight. Hasil analisis kemudian dibandingkan dengan kondisi aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Largest Candidate Rule memberikan hasil yang terbaik, yaitu jumlah workstation berkurang yang semula dari 6 menjadi 4, efisiensi lintasan sebesar 71.77%, balance delay sebesar 28.23%, waktu idle sebesar 91.05 menit, dan smoothing indeks sebesar 54.3. Kata Kunci: Line balancing, Largest Candidate Rule, Ranked Positional Weight, Bottleneckhttps://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/jti/article/view/12817 |
| spellingShingle | Ayu Anggraeni Sibarani Rizky Ramdhani Dewanto Firdhani Faujiyah Analisis Line Balancing Produksi Kain Grey Pada Perusahaan Textile Jurnal Teknik Industri: Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri |
| title | Analisis Line Balancing Produksi Kain Grey Pada Perusahaan Textile |
| title_full | Analisis Line Balancing Produksi Kain Grey Pada Perusahaan Textile |
| title_fullStr | Analisis Line Balancing Produksi Kain Grey Pada Perusahaan Textile |
| title_full_unstemmed | Analisis Line Balancing Produksi Kain Grey Pada Perusahaan Textile |
| title_short | Analisis Line Balancing Produksi Kain Grey Pada Perusahaan Textile |
| title_sort | analisis line balancing produksi kain grey pada perusahaan textile |
| url | https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/jti/article/view/12817 |
| work_keys_str_mv | AT ayuanggraenisibarani analisislinebalancingproduksikaingreypadaperusahaantextile AT rizkyramdhanidewanto analisislinebalancingproduksikaingreypadaperusahaantextile AT firdhanifaujiyah analisislinebalancingproduksikaingreypadaperusahaantextile |