Analisis Fisik Madu Akasia Setelah diproses dengan Mesin Evaporator Vacuum Cooling Four in One Skala Industri
Madu memiliki manfaat kesehatan yang tinggi berkat kandungan nutrisi, enzim, dan senyawa bioaktifnya. Namun, metode pengolahan konvensional seperti pasteurisasi berpotensi menurunkan kualitas fisik dan kimia madu, termasuk kadar air, densitas, total padatan terlarut, viskositas, dan stabilitas warna...
Saved in:
| Main Authors: | , , , , , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram
2025-03-01
|
| Series: | Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://jrpb.unram.ac.id/index.php/jrpb/article/view/1153 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Madu memiliki manfaat kesehatan yang tinggi berkat kandungan nutrisi, enzim, dan senyawa bioaktifnya. Namun, metode pengolahan konvensional seperti pasteurisasi berpotensi menurunkan kualitas fisik dan kimia madu, termasuk kadar air, densitas, total padatan terlarut, viskositas, dan stabilitas warna. Penelitian ini menguji efektivitas teknologi Evaporator Vacuum Cooling Four in One dalam mempertahankan kualitas madu Akasia, dibandingkan dengan berbagai durasi pasteurisasi. Hasil menunjukkan bahwa teknologi pendinginan vakum secara signifikan menjaga kualitas madu berdasarkan kadar air, densitas, dan total padatan terlarut madu pada tingkat yang lebih baik dibandingkan metode konvensional. Selain itu, pendinginan vakum juga mempertahankan viskositas dan warna madu secara optimal, menunjukkan keunggulannya dalam mengurangi kerusakan komponen bioaktif. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan teknologi pengolahan madu yang lebih efisien di industri, guna menyediakan madu dengan kualitas tinggi yang memenuhi standar kesehatan konsumen. |
|---|---|
| ISSN: | 2301-8119 2443-1354 |