ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK SINARMAS TAHUN 2016-2020 DENGAN METODE CAMEL

ABSTRAK   Menyikapi kondisi yang berkembang saat ini, kendati Bank Sinarmas tidak sepenuhnya mengubah target pasar, namun ada sejumlah penyesuaian. Untuk menjaga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap bank, maka bank Sinarmas harus dapat menjaga kesehatan kinerjanya, karena kesehatan bank m...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Dwi Budi Srisulistiowati
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Buana Perjuangan Karawang 2022-04-01
Series:Jurnal Manajemen dan Bisnis Kreatif
Online Access:http://103.174.114.164/index.php/Manajemen/article/view/2287
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849427811867033600
author Dwi Budi Srisulistiowati
author_facet Dwi Budi Srisulistiowati
author_sort Dwi Budi Srisulistiowati
collection DOAJ
description ABSTRAK   Menyikapi kondisi yang berkembang saat ini, kendati Bank Sinarmas tidak sepenuhnya mengubah target pasar, namun ada sejumlah penyesuaian. Untuk menjaga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap bank, maka bank Sinarmas harus dapat menjaga kesehatan kinerjanya, karena kesehatan bank menggambarkan sebagian faktor yang mempengaruhi kepercayaan masyarakat. dari lembaga perbankan itu sendiri atau sebagai investor. Bank Indonesia selaku bank sentral dan regulator bagi perbankan di Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Bank Indonesia No.6/10/PBI/2004 Tanggal 12 April 2004 mengenai penilaian tingkat kesehatan bank umum dengan menggunakan metode CAMEL (Capital, Asset, Management, Earning, Liquidity). Hasil analisis akan menunjukkan kondisi kesehatan bank yang digolongkan ke dalam peringkat komposit yaitu peringkat akhir hasil penilaian tingkat kesehatan bank. Hal ini menjadi daya tarik yang mendorong peneliti untuk melakukan analisis dari fenomena diatas selain bertujuan melakukan kajian empiris terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan perbankan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada masing-masing faktor CAMEL secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa Bank Sinarmas dalam kondisi TIDAK SEHAT. Hal ini dikarenakan Manajemen belum mampu mengelola dana secara efisien, dapat dilihat dari laporan keuangan bank bahwa beban biaya operasional yang dikeluarkan oleh Bank Sinarmas sangat besar kemudian penaganan kredit bermasalah pada bank ini juga masih terbilang cukup tinggi. Serta laba yang dihasilkan masih cukup minim baik yang dihasilkan dari pendapatan operasional mau pun dari feebase income. Kata kunci:  Bank Sinarmas, Tingkat Kesehatan, CAMEL
format Article
id doaj-art-b8d1cbde704d4b62b7357160fd44c276
institution Kabale University
issn 2528-0597
2580-5428
language Indonesian
publishDate 2022-04-01
publisher Universitas Buana Perjuangan Karawang
record_format Article
series Jurnal Manajemen dan Bisnis Kreatif
spelling doaj-art-b8d1cbde704d4b62b7357160fd44c2762025-08-20T03:28:54ZindUniversitas Buana Perjuangan KarawangJurnal Manajemen dan Bisnis Kreatif2528-05972580-54282022-04-017210.36805/manajemen.v7i2.2287ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK SINARMAS TAHUN 2016-2020 DENGAN METODE CAMELDwi Budi Srisulistiowati0Universitas Bhayangkara Jakarta Raya ABSTRAK   Menyikapi kondisi yang berkembang saat ini, kendati Bank Sinarmas tidak sepenuhnya mengubah target pasar, namun ada sejumlah penyesuaian. Untuk menjaga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap bank, maka bank Sinarmas harus dapat menjaga kesehatan kinerjanya, karena kesehatan bank menggambarkan sebagian faktor yang mempengaruhi kepercayaan masyarakat. dari lembaga perbankan itu sendiri atau sebagai investor. Bank Indonesia selaku bank sentral dan regulator bagi perbankan di Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Bank Indonesia No.6/10/PBI/2004 Tanggal 12 April 2004 mengenai penilaian tingkat kesehatan bank umum dengan menggunakan metode CAMEL (Capital, Asset, Management, Earning, Liquidity). Hasil analisis akan menunjukkan kondisi kesehatan bank yang digolongkan ke dalam peringkat komposit yaitu peringkat akhir hasil penilaian tingkat kesehatan bank. Hal ini menjadi daya tarik yang mendorong peneliti untuk melakukan analisis dari fenomena diatas selain bertujuan melakukan kajian empiris terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan perbankan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada masing-masing faktor CAMEL secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa Bank Sinarmas dalam kondisi TIDAK SEHAT. Hal ini dikarenakan Manajemen belum mampu mengelola dana secara efisien, dapat dilihat dari laporan keuangan bank bahwa beban biaya operasional yang dikeluarkan oleh Bank Sinarmas sangat besar kemudian penaganan kredit bermasalah pada bank ini juga masih terbilang cukup tinggi. Serta laba yang dihasilkan masih cukup minim baik yang dihasilkan dari pendapatan operasional mau pun dari feebase income. Kata kunci:  Bank Sinarmas, Tingkat Kesehatan, CAMEL http://103.174.114.164/index.php/Manajemen/article/view/2287
spellingShingle Dwi Budi Srisulistiowati
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK SINARMAS TAHUN 2016-2020 DENGAN METODE CAMEL
Jurnal Manajemen dan Bisnis Kreatif
title ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK SINARMAS TAHUN 2016-2020 DENGAN METODE CAMEL
title_full ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK SINARMAS TAHUN 2016-2020 DENGAN METODE CAMEL
title_fullStr ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK SINARMAS TAHUN 2016-2020 DENGAN METODE CAMEL
title_full_unstemmed ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK SINARMAS TAHUN 2016-2020 DENGAN METODE CAMEL
title_short ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK SINARMAS TAHUN 2016-2020 DENGAN METODE CAMEL
title_sort analisis tingkat kesehatan bank sinarmas tahun 2016 2020 dengan metode camel
url http://103.174.114.164/index.php/Manajemen/article/view/2287
work_keys_str_mv AT dwibudisrisulistiowati analisistingkatkesehatanbanksinarmastahun20162020denganmetodecamel