ANALISIS FENOMENA GOLONGAN PUTIH DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH (STUDI KASUS PEMILIHAN WALIKOTA DENPASAR TAHUN 2020)

Golongan putih (golput) merupakan istilah yang disematkan bagi seseorang atau sekelompok orang yang masuk dalam kategori pemilih dalam pelaksanakan pemilu maupun pemilihan, namun memutuskan untuk tidak menggunakan hak pilihnya ke TPS saat hari pemungutan suara. Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Ni Made Arie Darma Yanti
Format: Article
Language:English
Published: universitas jenderal achmad yani 2025-06-01
Series:Jurnal Caraka Prabu
Subjects:
Online Access:https://ejournal.fisip.unjani.ac.id/index.php/jurnal-caraka-prabu/article/view/3750
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849429816130928640
author Ni Made Arie Darma Yanti
author_facet Ni Made Arie Darma Yanti
author_sort Ni Made Arie Darma Yanti
collection DOAJ
description Golongan putih (golput) merupakan istilah yang disematkan bagi seseorang atau sekelompok orang yang masuk dalam kategori pemilih dalam pelaksanakan pemilu maupun pemilihan, namun memutuskan untuk tidak menggunakan hak pilihnya ke TPS saat hari pemungutan suara. Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar Tahun 2020 menjadi salah satu pemilihan dengan tingkat partisipasi rendah. Sebanyak 46% dari total pemilih yang terdaftar tidak menggunakan hak pilihnya, yang mengindikasikan tingginya angka golput pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar Tahun 2020. Partisipasi pemilih menjadi penting dalam penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan, karena partisipasi politik masyarakat dapat menjadi alat kontrol masyarakat terhadap pemerintahan dibawah kepemimpinan kepala daerah yang dipilihnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian studi kepustakaan (Library Research) dengan memanfaatkan sumber data sekunder yang diperoleh dari berbagai literatur, seperti artikel, berita online, jurnal, dan dokumentasi dari Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar yang tersedia melalui akses internet. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kemunculan Golput jelas mengindikasikan bahwa masyarakat mulai apatis terhadap proses politik yang sedang terjadi. Tingkat golput yang tinggi harus segera diatasi dengan strategi yang baik dari KPU beserta stakeholder terkait.
format Article
id doaj-art-b8adb66b8301424ab64b2d3a9fecb3b4
institution Kabale University
issn 2597-4890
2746-4741
language English
publishDate 2025-06-01
publisher universitas jenderal achmad yani
record_format Article
series Jurnal Caraka Prabu
spelling doaj-art-b8adb66b8301424ab64b2d3a9fecb3b42025-08-20T03:28:13Zenguniversitas jenderal achmad yaniJurnal Caraka Prabu2597-48902746-47412025-06-019110.36859/jcp.v9i1.3750ANALISIS FENOMENA GOLONGAN PUTIH DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH (STUDI KASUS PEMILIHAN WALIKOTA DENPASAR TAHUN 2020)Ni Made Arie Darma Yanti Golongan putih (golput) merupakan istilah yang disematkan bagi seseorang atau sekelompok orang yang masuk dalam kategori pemilih dalam pelaksanakan pemilu maupun pemilihan, namun memutuskan untuk tidak menggunakan hak pilihnya ke TPS saat hari pemungutan suara. Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar Tahun 2020 menjadi salah satu pemilihan dengan tingkat partisipasi rendah. Sebanyak 46% dari total pemilih yang terdaftar tidak menggunakan hak pilihnya, yang mengindikasikan tingginya angka golput pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar Tahun 2020. Partisipasi pemilih menjadi penting dalam penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan, karena partisipasi politik masyarakat dapat menjadi alat kontrol masyarakat terhadap pemerintahan dibawah kepemimpinan kepala daerah yang dipilihnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian studi kepustakaan (Library Research) dengan memanfaatkan sumber data sekunder yang diperoleh dari berbagai literatur, seperti artikel, berita online, jurnal, dan dokumentasi dari Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar yang tersedia melalui akses internet. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kemunculan Golput jelas mengindikasikan bahwa masyarakat mulai apatis terhadap proses politik yang sedang terjadi. Tingkat golput yang tinggi harus segera diatasi dengan strategi yang baik dari KPU beserta stakeholder terkait. https://ejournal.fisip.unjani.ac.id/index.php/jurnal-caraka-prabu/article/view/3750golongan putih, partisipasi pemilih, Pemilihan Walikota Denpasar 2020, apatisme politik, strategi peningkatan partisipasi
spellingShingle Ni Made Arie Darma Yanti
ANALISIS FENOMENA GOLONGAN PUTIH DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH (STUDI KASUS PEMILIHAN WALIKOTA DENPASAR TAHUN 2020)
Jurnal Caraka Prabu
golongan putih, partisipasi pemilih, Pemilihan Walikota Denpasar 2020, apatisme politik, strategi peningkatan partisipasi
title ANALISIS FENOMENA GOLONGAN PUTIH DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH (STUDI KASUS PEMILIHAN WALIKOTA DENPASAR TAHUN 2020)
title_full ANALISIS FENOMENA GOLONGAN PUTIH DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH (STUDI KASUS PEMILIHAN WALIKOTA DENPASAR TAHUN 2020)
title_fullStr ANALISIS FENOMENA GOLONGAN PUTIH DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH (STUDI KASUS PEMILIHAN WALIKOTA DENPASAR TAHUN 2020)
title_full_unstemmed ANALISIS FENOMENA GOLONGAN PUTIH DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH (STUDI KASUS PEMILIHAN WALIKOTA DENPASAR TAHUN 2020)
title_short ANALISIS FENOMENA GOLONGAN PUTIH DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH (STUDI KASUS PEMILIHAN WALIKOTA DENPASAR TAHUN 2020)
title_sort analisis fenomena golongan putih dalam pemilihan kepala daerah studi kasus pemilihan walikota denpasar tahun 2020
topic golongan putih, partisipasi pemilih, Pemilihan Walikota Denpasar 2020, apatisme politik, strategi peningkatan partisipasi
url https://ejournal.fisip.unjani.ac.id/index.php/jurnal-caraka-prabu/article/view/3750
work_keys_str_mv AT nimadeariedarmayanti analisisfenomenagolonganputihdalampemilihankepaladaerahstudikasuspemilihanwalikotadenpasartahun2020