Pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Guru Yayasan Sunan Ampel Kecamatan Poncokusumo

Implikasi dari penerapan kurikulum merdeka, mengharuskan madrasah melakukan berbagai macam persiapan yang tidak ringan, salah satunya adalah menyiapkan sumber daya manusia, yang dalam hal ini adalah guru. Guru menjadi komponen kunci dalam penerapan kurikulum merdeka. Selain bertugas melaksanakan pem...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Rizki Amelia, Agus Mukti Wibowo, Sigit Priatmoko
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Islam Kadiri 2024-12-01
Series:Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Subjects:
Online Access:https://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/CENDEKIA/article/view/5156
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Implikasi dari penerapan kurikulum merdeka, mengharuskan madrasah melakukan berbagai macam persiapan yang tidak ringan, salah satunya adalah menyiapkan sumber daya manusia, yang dalam hal ini adalah guru. Guru menjadi komponen kunci dalam penerapan kurikulum merdeka. Selain bertugas melaksanakan pembelajaran sebagaimana biasanya, guru dituntut untuk merancang kegiatan kokurikuler yang mendukung terwujudnya Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Agama Kabupaten Malang menginstruksikan semua madrasah untuk mendaftarkan diri sebagai peserta implementasi kurikulum merdeka. Meski demikian, belum ada pendampingan teknis yang intensif kepada guru-guru madrasah. Pengetahuan guru mengenai implementasi kurikulum merdeka berasal dari sosialisasi yang hanya membahas secara umum mengenai implementasi kurikulum merdeka di madrasah. Dengan demikian, secara garis besar kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada guru Yayasan Sunan Ampel Poncokusumo dalam menyiapkan perangkat pembelajaran berbasis kurikulum merdeka. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan Participatory Action Research (PAR). Metode pelaksanaan pengabdian terdiri dari kegiatan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Secara umum, pelatihan penyusunan modul ajar berbasis kurikulum merdeka berjalan dengan baik. Beberapa peserta berhasil mengembangkan produk modul ajar berbasis kurikulum merdeka. Pendampingan berkelanjutan dari Tim Pengabdian ini sangat diperlukan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pembelajaran di lingkungan Yayasan Sunan Ampel Poncokusumo.
ISSN:2684-9003
2685-130X